Pertanian Tradisional

Metode pertanian tradisional efektif melindungi masyarakat dari dampak krisis global. Pertanian berbasis masyarakat dapat digunakan sebagai sarana melawan pertanian industri yang merusak lingkungan. Pertanian berbasis keluarga lebih efisien dibandingkan pertanian industri.
Pertanian tradisional dapat dikembangkan lebih baik dari yang pernah ada. Asalkan terdapat komitmen antara pemerintahan pusat dan daerah. Artinya, suatu pertanian tradisional biarlah tetap tradisional. Sebab, jika hal tersebut dikelola melalui mekanisme industri-kapitalis, kebanyakan malah merusak lingkungan.
Mengapa petani-petani tradisional masih miskin? Karena mereka terkadang diperlakukan seperti budak. Stigma ini harus dihapus, terutama untuk petani-petani yang kurang beruntung belum memiliki lahan sendiri, masih menjadi petani penggarap. Media massa sebaiknya juga ikut mendukung pemberitaan positif seputar keberhasilan pertanian tradisional.






