logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Hiburan    Musik    Musik Daerah    Pertunjukan Musik Tradisional

Pertunjukan Musik Tradisional

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Adakah orang yang belum pernah mendengarkan musik seumur hidupnya? Setiap orang yang dapat mendengar pasti pernah mendengarkan musik, orang yang hidup di hutan atau daerah pedalaman sekalipun.

Apalagi, dewasa ini, perkembangan musik sangat berkembang pesat. Musik sudah merupakan bagian dari hidup dan hampir selalu ada di setiap sisi kehidupan.

Bayangkan, kita hidup tanpa ada musik. Tidak ada harmoni, tidak ada senandung. Mungkin akan terasa sepi dan seakan tidak ada kehidupan.

Indonesia tidak hanya kaya akan hasil alamnya, memiliki banyak keanekaragaman adat istiadat dengan tarian dan bahasanya yang bermacam-macam, tetapi juga kaya akan musik tradisionalnya.

Setiap daerah memiliki alat musik khas yang juga menghasilkan bunyi-bunyian khas tempat alat musik itu berasal. Beberapa alat musik yang rata-rata sederhana itu dapat menghasilkan musik yang tidak sederhana.

Kita seringkali mendengar pertunjukan musik modern, seperti pertunjukan musik pop, rock, R&B, jazz, dan hip hop. Namun, jarang sekali mendengar pertunjukan musik tradisional.

Bahkan, hampir setiap hari di saluran TV swasta bisa dilihat acara pertunjukan musik sejak pagi hingga malam dengan penonton yang tidak pernah sepi. Sebut saja Dahsyat (RCTI), Inbox (SCTV), On the Spot (Trans 7), Derings (TransTV), dan masih banyak lagi.

Adakah dari sekian banyak stasiun TV yang mengadakan pertunjukan musik tradisional secara khusus? Belum ada, kecuali TVRI. Itu pun masih jarang dan yang menyaksikannya pun hanya orang-orang tertentu.

Musik tradisional adalah musik yang lahir, hidup, dan berkembang disuatu daerah atau tempat tertentu sebagai sarana hiburan masyarakat daerah tersebut secara turun-temurun.

Musik tradisional biasanya dipertunjukan ketika ada upacara, syukuran dan hiburan atau penyambutan tamu agung di daerah musik itu berasal. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, kini musik tradisional sudah berkembang.

Mulai banyak orang yang ingin melestarikan alat-alat musik tradisional. Tidak hanya mengenal dan menyimpannya saja, tetapi mampu memainkannya dengan baik.

Para musisi muda kini mulai banyak yang melirik alat-alat musik tradisional. Bahkan, ada beberapa musisi yang memang sengaja mempelajari dan konsen di musik tradisional ini.

Contohnya, Vicky Sianipar dan Dwiki Darmawan yang pernah beberapa kali mengadakan pertunjukan musik tradisional di pentas nasional sehingga orang dari berbagai daerah dapat menyaksikan keindahan musik tradisional Indonesia.

Sayangnya, hanya sebagian orang yang dapat memainkan alat musik tradisional. Bahkan, orang yang berasal dari daerahnya pun belum tentu dapat memainkannya.

Beberapa  Alat Musik Tradisional Indonesia

  1. Alat musik yang ditiup. Suling, yaitu alat musik yang terbuat dari bambu berbentuk bulat panjang dan ada lubang untuk mengatur nada yang akan keluar. Banyak dimainkan di daerah Jawa barat. Terompet, yaitu alat musik yang berbentuk corong.
  2. Alat musik yang dipetik. Kecapi, yaitu alat musik berbentuk kotak kayu yang diatasnya terdapat dawai atau senar. Banyak di mainkan di daerah Jawa Barat. Sampek, yaitu alat musik yang bentuknya menyerupai gitar. Banyak dimainkan di daerah Kalimantan. Sasando yaitu, alat musik yang berbentuk setengah lingkaran, hampir menyerupai gitar. Banyak dimainkan di daerah Nusa Tenggara timur.
  3. Alat musik yang digesek. Rebab, yaitu alat musik yang terbuat dari kayu dan mempunyai dua buah senar atau dawai di atasnya.

Alat Musik Lain yang Sudah Cukup populer

  • Angklung, Jawa Barat
  • Calung, Jawa Barat
  • Gamelan, Jawa Barat
  • Kendang Jawa, Jawa Barat
  • Kulintang, Minahasa
  • Kecapi suling, Jawa Barat

Seperti halnya musik modern, musik tradisional ini biasanya mengiringi sebuah lagu tradisional juga. Seperti halnya musik tradisional, lagu tradisional juga lahir dari putra/putri daerah mereka berasal. Dinyanyikan secara turun-temurun dan jadilah lagu tradisional daerah.

Berikut ini beberapa nama lagu tradisional.

  • Bubuy Bulan, Manuk Dadali, Jawa barat
  • Ampar-ampar Pisang, Kalimantan Selatan
  • Angin Mamiri, Sulawesi Selatan
  • Gundul Pacul, Jawa Tengah
  • Bungong Jeumpa, Aceh, Sumatra Utara
  • Jali-jali, Kicir-kicir, DKI Jakarta
  • Kampung nan Jauh di Mato, Sumatra Utara
  • Butet, Sumatra Utara
  • Apuse, Papua
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Eksistensi Pertunjukan Musik Daerah
  • Geguritan Bahasa Jawa, Kini Menjadi Klasik
  • Sejarah dan Jenis Gamelan Daerah di Indonesia
  • Ayam Den Lapeh: Lagu Minang yang Akrab di Panggung Hiburan
  • Geguritan Jawa: Sastra Jawa yang Tidak Pernah Mati
  • Tips Mudah Download Mp3 Sunda
  • Menghargai Lagu-lagu Daerah sebagai Bentuk Penghargaan terhadap Nilai Budaya
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA