logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Fisika

Perubahan Fisika dan Kimia dalam Kehidupan


Ilustrasi perubahan fisika dan kimia

Dalam kehidupan ini, telah dikenal tiga macam zat yang sangat berarti bagi kehidupan manusia. Ketiga zat tersebut adalah zat padat, zat cair, dan zat gas. Zat-zat ini akan saling mengisi dan melengkapi sehingga kebutuhan hidup manusia dapat terpenuhi. Oleh karena itulah, maka pada setiap zat dapat mengalami perubahan fisika dan kimia. Perubahan inilah yang selanjutnya menjadi cara alamiah ataupun buatan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Perubahan Fisika dan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

Bahwa, zat padat dapat mengalami perubahan dari bentuk padat menjadi cair dan pada akhirnya menjadi gas. Hal ini dapat terjadi jika pada zat padat tersebut diberikan panas yang cukup sehingga mampu mencapai titik-titik tertentu yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan fisika dan kimia. Begitu juga halnya pada zat cair dan gas. Perubahan yang diperlakukan kepada zat padat, zat cair, maupun gas adalah semata-mata untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) atau ilmu pasti, perubahan zat dibahas sebagai satu sifat zat. Seperti yang ketahui, setiap zat mempunyai sifat masing-masing, yaitu:

Zat Padat, adalah zat yang susunan atomnya rapat sehingga tidak memungkinkan pergerakan atom. Akibatnya, bentuk zat ini tetap, begitu juga volumenya.

Zat Cair, adalah zat yang susunan atomnya agak longgar sehingga memungkinkan pergerakan atom. Akibatnya, bentuk zat ini dapat berubah sesuai tempatnya, tetapi volumenya tetap.

Zat Gas, adalah zat yang susunan atomnya sangat longgar sehingga pergerakan atomnya sangat bebas. Akibatnya, bentuk zat ini dapat berubah sesuai tempatnya dan volumenya sesuai dengan wadahnya.

Perubahan Dalam Wujud Zat

Setiap zat yang ada dalam kehidupan ini dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Pengaruh tersebut dapat menyebabkan terjadinya perubahan fisika atau kimia. Kedua macam perubahan ini merupakan satu kondisi yang diberikan oleh zat jika padanya diberikan stimulus dari luar. Stimulus ini dapat berupa energi yang secara teratur diberikan kepada zat tersebut.

Perubahan wujud tersebut ada dua macam, yaitu perubahan fisika atau perubahan kimia. Kedua perubahan ini menyebabkan perubahan secara sementara susunan atom, bahkan berubahnya secara permanen. Hal ini tentu saja memberikan efek yang berbeda bagi zat tersebut. Dalam kehidupan ini, perubahan yang terjadi pada setiap zat membawa pengaruh yang berbeda dan peruntukan yang berbeda pula.

Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah bagian dari perubahan fisika dan perubahan kimia yang lebih ditekankan pada perubahan secara fisik dari zat yang berubah. Perubahan ini dapat dikatakan sebagai perubahan sementara. Dikatakan sementara sebab jika diberlakukan reaksi kebalikan, maka zat tersebut kembali ke bentuk semula.

Ada banyak perubahan fisika yang ditemukan dan dimanfaatkan dalam kehidupan. Ini merupakan bagian dari perubahan fisika dan perubahan kimia yang terjadi pada zat. Ketika air didinginkan, maka pada suhu tertentu air tersebut memadat menjadi es. Ketika batang besi dipanaskan hingga titik panas tertentu, maka besi tersebut mencair.

Ini merupakan perubahan fisika sebab jika diperlakukan reaksi balik, maka zat baru tadi akan kembali pada bentuk semula. Es yang dipanaskan akan mencair. Besi cair jika didinginkan, maka akan menjadi batang atau padatan besi lagi. Ini merupakan konsep dasar dari ilmu pasti.

Perubahan Kimia

Perubahan kimia adalah bagian dari perubahan fisika dan perubahan kimia yang lebih ditekankan pada perubahan secara kimia dari zat yang berubah. Perubahan ini dapat dikatakan sebagai perubahan yang tetap. Dikatakan tetap sebab jika suatu zat telah mengalami perubahan kimia, maka untuk mengembalikan wujud semula, tidak dapat sekadar melakukan reaksi balik.

Perubahan kimia ini banyak dimanfaatkan untuk mengadakan reaksi kimia antar zat sehingga didapatkan zat baru yang diinginkan. Perubahan kimia sebenarnya merupakan bagian dari perubahan struktur atom zat. Artinya, ketika melakukan perubahan kimia, sebenarnya Anda sedang melakukan penguraian atau penggabungan atom zat sehingga terbentuklah zat baru.

Dengan demikian, pada perubahan kimia, sebenarnya terjadi perubahan fisika dan kimia secara bersamaan. Anda dapat ambil contoh untuk perubahan kimia adalah kertas yang dibakar dan berubah menjadi arang. Ketika sudah menjadi arang, maka pada saat itu telah terjadi penguraian atom penyusun kayu dan akibat reaksi kimia, maka yang tersisa adalah arang.

Arang sulit untuk dikembalikan menjadi kertas lagi dengan reaksi kebalikan biasa. Contoh yang lain adalah  batu karbit yang direaksikan dengan air, maka didapatkan gas asetilin yang mudah terbakar. Inilah yang menunjukkan pada Anda perubahan fisika dan kimia atau ilmu pasti.

Dalam kehidupan, perubahan fisika dan kimia memang sangat terkait dengan kehidupan. Setiap kegiatan hidup selalu dilingkupi dengan dua perubahan ini. Bahkan, nasi yang dimakan adalah hasil perubahan fisika dan kimia dari padi yang dipanen dari sawah. Kedua perubahan tersebut termasuk dalam kelompok ilmu pasti.

Efek Perubahan Fisika dan Kimia Terhadap Manusia

Konsep yang sangat sederhana ini selalu berlangsung tanpa kebanyakan orang menyadari bahwa semua itu adalah kegiatan yang sangat ilmiah. Pengetahuan seperti ini akan membuat batin kaya. Saat batik telah semakin kaya, rasa syukur dan rasa pengakuan betaap kecilnya manusia di ahadapan Pencipta. Kerendahan hati karena terus bersyukur ini akan membuat manusia terjauh dari rasa galau.

Inilah bentuk berkah mempunyai ilmu yang banyak. Orang yang berilmu itu tak sempat berpikir melakukan hal-hal konyol karena otak dan hatinya terus menemukan ilmu-ilmu yang selama ini tak diketahuinya. Ilmu alam seperti perubahan bentuk secara fisika dan perubahan bentuk secara kimia ini akan sangat bermanfaat bagi kehidupan. Padahal, ilmu tersebut adalh ilmu dasar yang sangat sederhana. Betapa mudahnya untuk mengtahui suatu ilmu kalau ingin terus belajar dan terus merendahkan hati di hadapan-Nya.

Agar hati terus terbuka untuk belajar, kadang kala temuilah para ahli dan dengarkanlah apa-apa yang akan dikatakan oleh apra ahli itu. Jangan terlalu berapriori. Terimalah dahulu ilmu itu dengan tangan terbuka dan hati yang lapang. Setelah itu cernalah dan bandingkanlah dengan ilmu yang lain. Otak yang selalu dipakai untuk berpikir seperti ini akan terus aktif.

Ketika otak terus aktif, kemunduran memori dan kecepatan gerak tubuh akan teratasi walaupun usia terus bertambah. Yakinlah bahwa perkembangan otak itu terbalik dengan perkembangan tubuh. Bil atubuh semakin dipakai semakin aus. Otak sebaliknya. Semakin otak itu dipakai, otak akan semakin bagus dan tak menjadi aus. Otak yang tak aus inilah yang akan membuat orang tidak terkena pikun dan penyakit yang menyerang otak lainnya.

Belajar Perubahan Fisika dan Kimia Sedini Mungkin

Anak-anak perlu memahami tentang perubahan fisika atau perubahan kimia ini sedini mungkin. Bukan saja hal ini akan membuat mereka sadar begitu luasnya ilmu yang harus mereka pelajari, tetapi juga akan membukakan wawasan mereka bahwa kejadian apa pun yang ada di dunia ini, ada ilmunya dan dapat diterangkan dengan jelas dan sangat logis.

Ketika anak-anak sudah paham tentang konsep keilmuan yang begitu menarik ini, mata mereka akan terbuka dan mereka akan dengan senang hati untuk terus belajar dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Ilmu itu nantinya tidak saja akan bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak, tetapi juga akab berguna bagi dunia dan seisinya. Orang-orang yang berilmu dengan hati yang rendah dan terus berusaha untuk mengabadikan dirinya kepada lingkungannya, akan menjdi orang yang sangat bermanfaat. Hanya orang yang paling bermanfaatlah yang akan menajdi orang terbaik di sekitarnya.

Menjadi orang yang bermanfaat artinya harus mempunyai ilmu yang banyak. Sebagai sumber ilmu adalah satu hal yang sangat menyenangkan. Akan banyak orang yang bertanya dan akan menjadi sumber referensi. Betapa berkahnya hidup kalau bisa menjadi sumber ilmu.

Kematian juga bisa dijadikan sebagai bentuk perubahan kimia. Saat manusia meninggal, Tubuhnya akan dikubur. Ketika tubuhnya dikubur, tubuhnya hancur dan tak akan bisa bangkit lagi kecuali dibangkitkan oleh Allah Swt nanti ketika hari kiamat telah tiba. Nasi yang menjadi bubur juga merupakan perubahan kimia. Begitu banyak perubahan kimia di sekitar kita. Bagaimana dengan perasaan manusia? Apakah mengalami perubahan kimia atau perubahan fisika? Ternyata perasaan manusia itu bisa mengalami perubahan fisika dan kimia.

 

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Unit Arus Listrik dan Hukum Ampere
  • Kompas, Alat dengan 16 Arah Mata Angin
  • Mengamati Berbagai Fenomena Fisika
  • Fisika Gelombang Bunyi Sederhana
  • Hukum Bernoulli - Konsep Dasar Mekanika Fluida
  • Macam Pesawat Sederhana
  • Dinamika Iklim Dunia
  • Manfaat Energi Kalor Dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Energi Angin, Penerapan Fisika Mekanika
  • Tornado, Jenis Angin Topan Multi-Pusaran
  • Komputerisasi, Sebuah Penemuan Fisika Kesehatan
  • Memahami Hukum Ohm
  • Energi Panas Bumi sebagai Energi Alternatif
  • Energi Pasang Surut Karena Kurang Cairan Tubuh
  • Cuaca di Bumi Berdasarkan Iklim – Antara Dingin dan Panas
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA