Perusahaan Peternakan

Keberhasilan suatu peternakan tergantung kepada tata laksana yang dilakukan. Tanpa tata laksana yang teratur dan baik produksi yang dihasilkan ternak tidak akan sesuai dengan yang diharapkan, bahkan suatu kerugian dan kehancuran yang cukup besar akan senantiasa mengancam.
Peranan manajer dalam suatu usaha perusahaan peternakan sangat menonjol, kehadiran tenaga terlatih yang sangat terampil melakukan segala tata laksana peternakan disertai penataan perlengkapan dan peralatan. Perusahaan peternakan yang disesuaikan dengan faktor fisik dan ekonomi akan menentukan keberhasilan tujuan tersebut (Santosa, 2001).
Salah satu usaha yang masih bisa dikembangkan peternak di tengah kondisi perekonomian yang mencekik ini adalah sapi perah. Produktivitas sapi perah sebagai penghasil susu utama, salah satunya ditentukan oleh pakan yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan sapi perah.
Pada saat ini di daerah tropis sekurang-kurangnya terdapat 3 tipe perusahaan sapi perah, yaitu produksi tingkat pedesaan, peternak sapi perah, biasanya skala menengah, namun banyak pada skala kecil, dan produsen skala besar.






