logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Industri & Perdagangan    Pertanian    Masalah Pertanian

Pestisida Nabati yang Ramah Lingkungan


Ilustrasi pestisida

Penggunaan pestisida di lingkungan pertanian menjadi masalah yang sangat dilematis. Di satu pihak bila pestisida digunakan maka kehilangan hasil yang diakibatkan organisme pengganggu tanaman (OPT) dapat ditekan, tetapi akan menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Di lain pihak, tanpa pestisida akan sulit menekan kehilangan hasil yang diakibatkan OPT.

Pestisida secara umum adalah suatu zat yang dapat bersifat racun, menghambat pertumbuhan/perkembangan yang mempengaruhi OPT. Dalam beberapa kasus, OPT dapat mengakibatkan gagal panen.

Dilema yang dihadapi dalam menangani masalah produksi pertanian, khususnya pangan, adalah apabila kegiatan pertanian dilaksanakan tanpa penggunaan pestisida, maka sulit diperoleh produksi pertanian yang memadai.

Namun di lain pihak dengan penggunaan pestisida yang kurang bijaksana (khususnya yang bersifat sistesis) sering merugikan lingkungan. Beberapa kasus diantaranya polusi lingkungan (kontaminasi air, tanah, udara dan dalam jangka panjang terjadi kontaminasi terhadap manusia dan kehidupan lainnya), perkembangan serangga menjadi resisten atau toleran terhadap pestisida, dan kasus keracunan.

Pestisida Nabati

Untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan pertanian, pemerintah bersama masyarakat harus mampu membuat terobosan dengan berbagai alternatif solusi yang mengedepankan kepedulian lingkungan. Suatu alternatif pengendalian hama penyakit yang murah, praktis dan relatif aman terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, sudah tiba saatnya untuk memasyarakatkan pestisida nabati yang ramah lingkungan.

Secara umum, pestisida nabati diartikan sebagai pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan . Pestisida nabati relatif mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas.

Oleh karena terbuat dari bahan alami/nabati, maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai (biodegradable) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan dan relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang.

Pestisida nabati bersifat hit and run, yaitu apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu, dan setelah hamanya terbunuh maka residunya akan cepat menghilang di alam. Dengan demikian tanaman akan terbebas dari residu pestisida dan aman untuk dikonsumsi.

Penggunaan pestisida nabati dimaksudkan bukan untuk meninggalkan penggunaan pestisida sintesis, tetapi hanya merupakan alternatif dengan tujuan agar petani tidak hanya tergantung kepada pestisida sintesis. Tujuan lainnya, agar penggunaan sintesis dapat diminimalkan sehingga kerusakan lingkungan dapat dikurangi.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Cara Membasmi Tikus Sawah Tanpa Merusak Tanaman
  • Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Bawang Merah
  • Hasil Melimpah dengan Penerapan Intensifikasi Pertanian
  • Bekicot, Si Hama yang Kaya Manfaat
  • Ekstensifikasi Pertanian di Indonesia
  • Prospek Bisnis Pertanian Hijau
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA