Jelajah Kuliner Nusantara Berbekal Peta Indonesia
Ilustrasi peta indonesia
Indonesia, merupakan gugusan pulau yang terangkum dengan indahnya. Kalau kita lihat di peta Indonesia, negeri ini membentang dari ujung barat di Sabang sampai ujung timur di Merauke. Sungguh cantik, elok, dan memancarkan nuansa budaya yang beraneka ragam. Demikian juga dengan kuliner yang dimiliki oleh masing-masing daerah di seluruh nusantara yang bisa kita saksikan satu per satu lewat peta Indonesia.
Semua daerah yang terangkum dalam peta Indonesia tersebut memiliki ciri khas dalam budaya, adat-istiadat, dan hidangan khas masing-masing. Berbagai pengaruh budaya asing dan asli membuat cita rasa khas yang berbeda antara daerah satu dengan lainnya.
Dalam peta Indonesia kita bisa saksikan wilayah Pulau Sumatera yang dekat dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura. Maka tentu saja kuliner khas daerahnya juga terpengaruh dengan budaya Melayu yang sangat kental. Demikian pula apabila kita tengok wilayah Papua di peta Indonesia, yang sangat jauh letaknya dari Sumatera pastilah memiliki ciri khas kuliner yang berbeda lagi.
Pengaruh masakan western dan suku asli sangat terasa di sana. Sekarang marilah kita berwisata kuliner ke seluruh wilayah yang dapat dilihat di peta Indonesia:
Menjelajah Kuliner Sumatera Berbekal Peta Indonesia
Daerah sebelah barat yang dapat kita lihat di peta Indonesia ini memiliki beberapa macam masakan. Mulai dari Banda Aceh sampai Lampung memiliki ciri khas yang ada kemiripan satu dengan lainnya. Beberapa masakan khas dari Sumatera yang terpengaruh budaya Melayu, Jawa, dan Cina adalah sebagai berikut:
1. Menjelajah Kuliner Aceh dengan Peta Indonesia
DI Aceh. Provinsi yang apabila kita lihat pada peta Indonesia ada di ujung barat Pulau Sumatera ini memiliki beberapa kuliner khas yang sangat lezat. Ada kue bernama Timphan yang terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan santan dan pisang raja, dihaluskan bersama kemudian diberi isian.
Isian Timphan yang banyak kita temui di daerah Banda Aceh, sebuah ibukota provinsi yang bisa juga kita lihat keberadaannya di peta Indonesia ini bisa dibuat sendiri. Isiannya berupa buah nangka dan kelapa muda yang diparut, kemudian dimasak dengan santan kental dan telur ayam. Lapisan kulit diberi isian lalu digulung dan dibungkus dengan daun pisang. Setelahnya lalu dikukus dan jadilah kue nagasari yang gurih dan lezat.
Selain Thimpan, wilayah di ujung barat peta Indonesia ini memiliki jenis kuliner lain yaitu sayur Anyang. Sayur Anyang berupa beberapa sayuran yang direbus dan diiris kecil kemudian dibuatkan bumbu dari kelapa muda parut yang disangrai. Sebelum disangrai, kelapa dibumbuin dengan bawang putih, cabe, dan daun jeruk. Rasanya nikmat apabila dimakan bersama nasi pulen.
2. Menjelajah Kuliner Sumatera Utara dengan Peta Indonesia
Seperti halnya Aceh, wilayah sebelah barat di peta Indonesia ini memiliki masakan dengan pengaruh para pedagang Arab dan penduduk asli suku Melayu. Ada anyang ayam dan jantung pisang yang bumbunya hampir sama dengan sayur anyang dari Aceh. Ada juga gulai lemak tahu tempe yang gurih menggigit karena santan kental dan lemak sapinya.
3. Menjelajah Kuliner Palembang dengan Peta Indonesia
Dalam peta Indonesia, Palembang merupakan ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Wilayah yang dalam peta Indonesia terletak di antara kota Kayuagung dan Sekayu ini terkenal dengan empek-empeknya. Makanan yang terbuat dari daging ikan halus yang digiling bersama tepung sagu ini sangat mudah ditemui di berbagai jalan wilayah Palembang. Selain itu Palembang juga terkenal dengan kerupuk kemplang dan kue sembilan jam yang legit menggoda.
4. Menjelajah Kuliner Padang dengan Peta Indonesia
Kota Padang merupakan ibukota Provinsi Sumatera Barat. Dalam peta Indonesia, wilayah Padang berada di tepian laut Samudera Indonesia. Taksalah jika masakan Padang terkenal pedas dan gurih, sesuai dengan suasana pantai yang panas.
Gulai kepala ikan merupakan masakan khas yang berasal dari Padang. Aroma masakan khas wilayah Pulau Sumatera yang ketika kita lihat di peta Indonesia berdekatan dengan Bukit Tinggi itu memang sangat khas. Ada lagi yang tak bisa dilupakan dari masakan Padang yaitu sambal ijonya yang pedas menggoda.
5. Menjelajah Kuliner Lampung dengan Peta Indonesia
Kalau kita lihat di peta Indonesia, wilayah Lampung paling dekat dengan Pulau Jawa. Di Lampung terkenal dengan tanaman pisang dan duriannya. Taksalah kalau keripik pisang menjadi kuliner khas Lampung yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh apabila kita berkunjung ke sana.
Dalam peta Indonesia, Provinsi Lampung beribukota di Tanjung Karang. Kota ini sangat terkenal dengan aneka sambalnya, antara lain sambal lingkung, sambal hijau, dan sambal bawang putih.
Menjelajah Kuliner Jawa Berbekal Peta Indonesia
Pusat budaya dan peradaban di Indonesia ini sudah terkenal semenjak zaman kerajaan Majapahit. Budaya dan kuliner khas Jawa menjadikan wilayah ini tersohor ke seantero negeri. Jawa selalu menjadi pusat perhatian dari keseluruhan daerah-daerah yang berada di kawasan peta Indonesia lainnya. Hal tersebut karena memang pusat pemerintahan ada di sana. Beberapa kuliner khas Jawa yang perlu untuk dicicipi antara lain:
1. Menjelajah Kuliner Banten dan Jawa Barat dengan Peta Indonesia
Dalam peta Indonesia, letak wilayah Banten dan Jawa Barat memang berdampingan. Taksalah kalau kuliner khas kedua daerah tersebut juga hampir sama. Masakan Sunda menjadi sebuah ikon yang perlu untuk dicicipi apabila kita berkunjung ke sana. Ada nasi timbel, pepes ikan mas, dan jangan haseum. Jangan lupa juga untuk mencicipi peyeum yang legit sebagai pencuci mulut setelah menikmati gurihnya kuliner Sunda.
2. Menjelejah Kuliner DKI Jakarta dengan Peta Indonesia
Dalam peta Indonesia, Jakarta memang berdampingan dengan Banten dan Jawa Barat. Namun demikian, Jakarta bisa dikatakan berbeda dengan Jawa Barat yang terkenal dengan budaya Sundanya. Wilayah yang terletak di pinggir teluk ini merupakan daerah dengan budaya khas suku Betawi. Kuliner pun berbeda dengan wilayah Jawa Barat.
Jakarta terkenal dengan kerak telornya, soto betawinya, dan juga mie ayamnya. Coba kalau kita berkunjung ke seantero daerah yang terdapat dalam peta Indonesia, pastilah kita akan menemukan mie ayam Jakarta.
3. Menjelajah Kuliner Yogyakarta dengan Peta Indonesia
Wilayah tengah Pulau Jawa yang bisa dilihat dengan jelas dalam peta Indonesia ini begitu khas dengan nuansa keraton dan penduduknya yang ramah. Yogyakarta terkenal dengan gudegnya yang manis dan gurih. Sayur nangka yang dimasak kental dan berwarna merah tua ini sangat nikmat dimakan bersama sambal goreng krecek dan tempe bacem. Ada juga kelengkapan lain seperti ayam goreng, tahu bacem, dan lalapan.
Gudeg memiliki penggemar dari seluruh wilayah yang terdapat di peta Indonesia. Bahkan sampai di mancanegara pun masakan gudeg selalu dicari oleh mahasiswa dan pekerja dari Indonesia.
4. Menjelajah Kuliner Surakarta dengan Peta Indonesia
Kota Surakarta merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah. Dalam peta Indonesia wilayah Surakarta atau yang biasa disebut dengan Kota Solo ini sebenarnya berdekatan dengan Yogyakarta. Namun karena kedua daerah itu dulunya terdiri dari dua kerajaan yang berebut tahta maka budaya dan kuliner daerahnya pun sangat berbeda.
Solo terkenal dengan masakan tongseng dan timlo. Tongseng yang biasanya dibuat dari daging kambing tersebut terasa manis dan lezat, sedangkan timlo lebih segar dengan siraman kuah bening bercampur jamur kuping dan sosis Solo di atasnya.
5. Menjelajah Kuliner Surabaya dengan Peta Indonesia
Wilayah yang terlihat paling timur di Pulau Jawa apabila kita lihat di peta Indonesia ini memiliki banyak kuliner yang lezat. Ada rujak cingur yang berbumbu petis udang nan sedap, ada pula lonting balap yang dahulu kala pedagangnya berjualan sambil balapan lari. Selain itu Surabaya juga merupakan gudang makanan khas Jawa Timur seperti bandeng asap dari Sidoarjo, nasi Krawu dari Gresik, dan keripik tempe dari Malang.
Ilustrasi peta indonesia
Keberadaan sebuah peta sangat penting. Saking pentingnya, peta ini bisa menjadi sengketa tidak hanya antar warga masyarakat tetapi bisa juga menyebabkan pertikaian antarnegara. Bagi khalayak umum peta bukan merupakan hal yang asing. Terlebih peta Indonesia yang telah Anda kenali sejak di bangku Sekolah Dasar. Peta dalam ilmu geografi atau ilmu tata rupa bumi merupakan suatu bentuk perupaan bumi ke dalam dua dimensi terhadap ruang tiga dimensi. Pengertian tersebut mengacu kepada pemahaman bahwa peta merupakan tiruan bumi tetapi dalam bidang datar.
Pembuatan dan Manfaat Peta
Pada awalnya peta Indonesia dibuat oleh BAKOSURTANAL yang merupakan kepanjangan dari Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional. Kemudian peta yang sudah dibuat tersebut disimpan di BPN atau Badan Pemetaan Nasional. Apabila suatu saat Anda memerlukan, maka dapat mencari informasi mengenai peta ini di BPN.
Pemetaan itu sangat penting sebagai bagian dari kedaulatan negara. Peta ini juga bisa mencehag terjadinya perkelahian antarkampung. Tapal batas terkadang menjadi pemicu pertengkaran hingga menyebabkan perkelahian yang merenggut korban jiwa. Apalagi kalau tapal batas itu mempunyai kandungan gas atau minyak bumi dan hasil bumi lainnya yang akan memberikan keuntungan secara finansial bagi pemilik lahan.
Apa yang terjadi di berbagai daerah dengan pertikaian mengenai kepemilikan lahan merupakan contoh kasus betapa kalau peta ini tidak dibuat dengan sangat spesifik, maka batas-batas itu akan membuat sakit hati beberapa orang. Rasa sakit hati itu akan menuai dendam yang akan menjadikannya maslaah yang turun-temurun. Kalau tidak diselesaikan dengan baik, maka saudara akan makan saudara. Adik akan makan kakak dan anak akan makan orangtua. Begitu sangat mengerikannya permasalahan tentang batas-batas tanah dalam peta ini.
Antarprovinsi pun bisa terlibat masalah tentang peta ini. Batas-batas yang tidak jelas tentu saja akan mempengarhi batas wilayah. Batas wilayah ini mempengaruhi penarikan pajak dan kewajiban baik dari warga maupun dan pemerintah. Apalagi kalau sudah menyangkut batas wilayah negara. Ketika Malaysia mengklaim wilayah Indonesia, bangsa yang besar ini meradang. Ketika satu atau dua wilayah diambil orang, itu artinya ada batasan yang lain juga yang diambil. Koordinat yang digeser sedikit saja sudah berarti begitu banyak tanah yang dicaplok oleh pihak Malaysia.
Rasa nasionalisme memberontak. Bangsa ini langsung memasang kuda-kuda bersiap angkat senjata. Tentunya bukan itu cara yang terbaik mempertahankan tanah air tumpah darah sejati. Keterkaitan antara batas wilayah dan kedaulatan sangat erat. Satu bangsa yang tak mampu mempertahankan kedaulatannya adalah satu bangsa yang lemah yang akan dijajah secara fisik, mental, dan jiwa oleh orang lain dari bangsa lain.
Kalau ada peta yang jelas, maka semua orang bisa merujuk pada peta yang jelas itu. Dari rujukan tersebut, permasalahan tentunya bisa diselesaikan dengan jiwa besar an rendah hati. Kebesaran jiwa dan kerendahan hati ini tentunya akan menghindarkan diri dari dendam kesumat dan kebencian. Pemerintah harus sangat hati-hati dalam pembuatan peta ini agar tidak ada dokumen yang bisa dipalsukan. Kesalahan sedikit saja pasti akan membuat banyak orang merasa dirugikan. Kalau terlalu banyak yang dirugikan, ditakutkan akan berlaku hukuk rimba.
Peta Raster & Peta Garis
Ada kalanya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat atau faktor kepentingan negara diperlukan informasi mendetail gambaran umum suatu tempat yang dituangkan dalam peta. Sebagai contoh adalah saat terjadi bencana alam. Maka pada saat itu BPN berperan dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan detil suatu wilayah atau daerah yang memerlukan bantuan atau evakuasi. Berdasarkan peta itulah para tim SAR akan bergerak menuju lokasi yang terkadang memang sangat sulit untuk dijangkau.
Informasi dari peta itu juga, bantuan yang dibutuhkan bisa disediakan sesuai dengan keadaan alam dan medan menuju ke sana. Kalau lahan penuh dengan rawa, tentunya tenda yang disediakan tidak akan berupa tenda yang biasa dipakai di tempat yang kering. Pasti akan ada penyesuaian yang dilakukan agar bala bantuan yang disalurkan akan ada manfaatnya. Akan sia-sia bila bentuk bantuan tidak sesuai dengan kondisi dan situasi tempat kejadian bencana.
Bentuk informasi yang disampaikan adalah dalam bentuk peta raster atau peta garis. Peta Raster adalah hasil dari produk citra satelit atau foto udara. Sedangkan Peta Garis adalah berupa peta dasar, peta pendaftaran serta peta tata guna tanah. Kedua jenis peta ini sangat berguna. Setiap anggota tim SAR harus tahu bagaimana membaca peta ini. Mereka juga harus tahu kira-kira seperti apa medan yang akan dihadapi. Hal ini sangat penting diketahui agar gerakan menuju medan bisa direncanakan dengan baik dan dengan peralatan yang tentunya akan disesuaikan dengan kondisi di wilayah yang akan dituju.
Lima Karakter Peta
Sebelum menggunakan peta, ada beberapa hal yang harus diketahui. Minimal ada lima karakter yang harus disebutkan saat Anda membutuhkan peta Indonesia di BPN ataupun BAKOSURTANAL. Biasanya petugas akan bertanya tentang format peta, mau yang berdasarkan digital dan analog. Sistem proyeksi yang berbasis TM-30, UTM, LB serta Lokal. Waktu dan tahun pembuatan peta serta waktu dan tahun revisi peta. Penomeran lembar peta, dan Tingkat akurasinya.
Titik Kerangka Dasar
Dalam peta Indonesia biasanya memuat KDKN (Kerangka Dasar Kadastral Nasional). Umumnya KDKN berfungsi menampilkan informasi yang berupa titik-titik orde KDKN serta lokasi. Orde titik KDKN terdiri atas empat, yakni orde 1, 2, 3 dan 4.
Maka, apabila Anda bermaksud mencari lokasi atau wilayah dalam peta dalam wilayah Indonesia, sebaiknya Anda mengetahui lebih dahulu nomer pengurutan KDKN serta tingkat ordenya.
Wilayah Administrasi
Apa saja hal-hal yang termuat dalam peta wilayah Indonesia. Biasanya peta wilayah Indonesia memuat segala informasi wilayah administrasi yang meliputi tiga wilayah teratas dalam sistem pemerintahan Indonesia, yakni Propinsi, Kabupaten dan kecamatan. Untuk mendapatkan informasi mendetail semisal jumlah Kelurahan/Desa, maka Anda bisa mencarinya dalam peta turunan yang disebut Peta Tematik. Peta Tematik dibuat berdasarkan suatu kebutuhan dan permintaan dari instalasi pemerintah.
Pembuatan Peta Indonesia
Membuat peta wilayah Indonesia tidak sekedar harus sesuai dengan jumlah propinsi sesuai fakta. Namun perlu ilmu khusus untuk dapat membuat peta. Ilmu pendidikan Geografi pada perguruan tinggi diajarkan ilmu untuk membuat peta yang disebut dengan Kartografi.
Perguruan-perguruan tinggi seperti UI, UGM atau ITB yang mempunyai Fakultas atau Jurusan Geografi, biasanya mengajarkan Kartografi pada mahasiswa. Pengembangannya tergantung kepada kreatifitas dan keaktifan mahasiswa itu sendiri. Ilmu pembuatan peta atau Kartografi akan berdampingan dengan pengetahuan lain seputar pembuatan peta, seperti GIS atau Geography System Information.
Fungsi, Jenis serta Syarat Peta
Peta memiliki fungsi antara lain sebagai penyeleksi data, pemapar ukuran, penunjuk lokasi relatif, penampil bentuk. Sedangkan, jenis peta ada berbagai macam. Yang umum dikenal adalah Peta Dasar, Peta Tematik serta Atlas. Atlas merupakan sekumpulan beberapa buah peta yang sejenis. Semisal Atlas Indonesia, berarti kumpulan peta-peta Indonesia baik pulau, kepulauan ataupun lautnya. Sedangkan Atlas Dunia memuat kumpulan berbagai peta-peta benua, lautan dan samudranya.
Syarat sebuah peta yang umum dikenal oleh para Kartograf (ahli pembuat peta) adalah:
Peta harus realistis
Artinya bentuk benua, daerah, atau pulaunya, digambarkan harus sesuai bentuk asli serta kondisi fakta di di lapangan. Hanya menggunakan sistem grid atau skala. untuk membantu.
Peta sebaiknya ekuivalen atau setara
Dengan pengertian bahwa daerah yang digambar harus sama luas dengan yang tertuang dalam peta. Dalam hal ini harus menggunakan sistem grid atau skala. Seorang Kartograf harus mampu menghitung korelasi lintang dan bujurnya, serta luas dan panjang area.
Peta harus ekuidistan
Maksudnya bahwa jarak-jarak yang tergambar dalam peta harus memiliki perbandingan yang tepat dengan jarak sesungguhnya di lapangan.
Penggambaran peta harus rapi dan bersih
Suatu titik noda atau sedikit noktah, akan bisa menimbulkan intepretasi lain bagi pengguna peta. Isi peta tidak boleh membingungkan pengguna. Keseluruhan isi dan tampilan peta harus mudah dipahami semua orang. Peta harus memliki Legenda Peta yang memuat indeks, daftar isi,petunjuk serta keterangan.
Jadi, tidak mudah untuk membuat peta Indonesia.

