logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Peta Penyebaran Agama Islam Di Indonesia

Peta Penyebaran Agama Islam di Indonesia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Agama Islam sebagai agama yang ada di dunia merupakan agama yang berkembang pesat. Sebagai agama baru, Islam disebarkan ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Agama Islam berkembang di Indonesia melalui jalur perdagangan yang dibawa para saudagar dan para pelaut dari Arab, Persia, dan Gujarat (India). Berikut ini adalah sejarah atau peta penyebaran agama Islam di Indonesia.

Awal Masuk Islam

Agama Islam sampai ke Indonesia sekitar abad ke-11 sampai abad ke-13. Awalnya, agama Islam hanya diyakini dengan berimannya orang per orang. Akan tetapi, setelah datangnya para saudagar dan para pelaut yang menyebarkan agama Islam melalui perdagangan, banyak yang tertarik untuk mengetahui, bahkan memeluk agama Islam. Yang tertarik memeluk agama Islam adalah kalangan rakyat biasa, pedagang, sampai para sultan.

Kerajaan Islam Pertama

Kerajaan pertama yang bercorak Islam adalah Samudera Pasai di Aceh. Saat itu, kerajaan Samudera Pasai dipimpin oleh rajanya yang terkenal, Sultan Malik as Shaleh, yang wafat pada 1297. Kerajaan Samudera Pasai selanjutnya dipimpin oleh Sultan Zainal Abidin Bahiyan Syah.

Kerajaan Islam di Jawa

Di daerah Jawa, penyebaran agama Islam pun berkembang sangat cepat di tengah keberagamaan kalangan masyarakat yang beragama Hindu dan menganut animisme. Islam menjadi agama baru yang hadir memenuhi hati masyarakat Jawa kala itu.

Penyebaran Islam di Jawa dilakukan oleh para wali. Kerajaan yang bercorak Islam di Jawa adalah Demak dan Mataram. Kerajaan Demak dipimpin oleh Raden Patah dan mencapai puncak kejayaan pada pemerintahan Sultan Trenggana (1521-1546).

Sementara Kerajaan Mataram, didirikan oleh Panembahan Senopati pada 1577 dan mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645). Kerajaan Mataram memiliki daerah kekuasaan yang luas, meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Barat.

Wali Songo

Para wali yang menyebarkan agama Islam dikenal dengan sebutan wali songo, yaitu wali yang terdiri dari sembilan wali. Para wali songo ini merupakan utusan yang dikirim langsung oleh seorang khalifah dari negara Islam pada masa itu. Pada 808H/1404M, para wali diutus pertama kali oleh Sultan Muhammad I (khalifah dari kesultanan Utsmani-Turki) ke pulau Jawa.

Setiap periode, terdapat utusan yang tetap dan ada pula yang diganti. Khalifah melakukan pengiriman utusan ke pulau Jawa selama lima periode. Pada periode pertama, khalifah mengirim utusan beberapa utusan.

  1. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Malik Ibrahim), beliau merupakan ahli tata pemerintahan di Turki.
  2. Maulana Ishaq dari Samarqand yang terkenal dengan nama Syekh Awwalul Islam.
  3. Maulana Jumadil Kubra dari Mesir.
  4. Maulana Muhammad al-Maghrabi dari Maroko.
  5. Maulana Malik Israil dari Turki.
  6. Maulana Hasanuddin dari Palestina.
  7. Maulana Aliyuddin dari Palestina.
  8. Syekh Subakir dari Persia.

Perjalanan pertama Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishaq ke pulau Jawa diantarkan oleh Sultan Zainal Abidin Bahiyan Syah yang merupakan raja Kerajaan Samudera Pasai. Pada periode selanjutnya, khalifah mengirim tiga ulama yang akan menggantikan wali yang wafat pada 1421-1436M. Ketiga orang tersebut adalah Sayyid Ja’far Shadiq (Sunan Kudus) dari Palestina, Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati), dan Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel).

Kemudian, pada 1463M, khalifah banyak mengirim utusan baru untuk menggantikan para wali yang telah wafat. Mereka adalah Raden Paku (Sunan Giri), Raden Said (Sunan Kalijaga), Raden Makdum Ibrahim (Sunan Bonang), dan Raden Qasim Dua (Sunan Drajat).

Kerajaan Islam di Sulawesi

Di Sulawesi, agama Islam juga berkembang dan diyakini. Orang-orang yang berjasa menyebarkan agama Islam adalah Datori Bandang dan Datori Sulaeman. Kerajaan Islam yang terdapat di pulau Sulawesi adalah Kerajaan Makassar-Gowa pada 1667.

Wilayahnya meliputi Sulawesi Selatan, Sumbawa, dan Kalimantan bagian timur. Raja yang terkenal di Kerajaan Makassar-Gowa adalah Sultan Hasanuddin (1654-1669). Beliau adalah raja yang berani melakukan perlawanan terhadap VOC.

Demikianlah sejarah singkat penyebaran agama Islam di Indonesia. Islam merupakan agama lima besar yang diakui oleh negara Indonesia sehingga agama Islam kini menjadi agama yang mayoritas di anut oleh masyarakat Indonesia.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Khutbah dan Jenis-jenisnya dalam Islam
  • Menuntut Ilmu dalam Pandangan Islam
  • Keutamaan Mengimani Malaikat Israfil
  • Artikel Hukum Islam: Prinsip-Prinsip Undang-Undang Islam
  • Adab Menggunakan Handphone Bagi Muslim
  • Manfaat Dakwah Bagi Kehidupan
  • Mengenal Sifat-Sifat Allah SWT
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA