Pewarisan Budaya

Suatu hal yang tidak bisa membuat siapapun yang sudah berumur, menjadi santai dan tenang dalam hidup, adalah masalah pewarisan kepemilikan. Lantas bagaimana dengan pewarisan budaya. Berbeda dengan ilustrasi di atas, pewarisan budaya selalu mendapat perhatian bagi yang tua dan yang muda.
Yang tua ingin mewariskan budaya kepada yang muda, yang muda pun merasa prihatin apabila tidak bisa menjaga budaya apa yang telah diwariskan. Karena merasa kehilangan. Karena budaya telah mereka dapatkan semenjak mereka masih orok. Selagi fresh dari oven rahim, mereka langsung diperlakukan melalui jalan budaya tertentu. Dalam Islam misalkan di Aqiqah atau potong rambut.
Jalan paling ampuh memang mewariskan budaya, dengan menitipkannya di dalam kemasan religi. Sebagaimana kebiasaan khitanan, yang dibarengi dengan arak-arakan budaya Sisingaan di Subang, atau kuda ronggeng di Cirebon. Sehingga budaya tradisional bisa dijaga dan dilestarikan. Apabila budaya kehilangan pewaris, maka punahlah budaya itu, seperti yang dialami oleh ronggeng gunung di Ciamis, atau pemakaman bayi di pohon Tarra, di Tana Toraja.
- Proses Transformasi Budaya
- Mengenal Sejarah dan Dongeng Bahasa Jawa
- Bahasa Melayu Cikal Bakal Bahasa Indonesia
- Belajar Membuat Makanan Khas Sumatera Selatan
- Penghambat Pewarisan Budaya Berkarakter
- Kesenian Budaya Peninggalan Kerajaan Majapahit
- Sejarah Kerajaan Pajajaran
- Sejarah Kerajaan Mataram Kuno
- Sejarah Kerajaan Singasari
- Kejatuhan Kerajaan Tarumanegara
- Kerajaan di Indonesia






