Situs dan Aplikasi Picture Sharing untuk Media Sosial
Berbagi gambar atau [kwd]picture sharing sering dilakukan di pelbagai situs media sosial. Sebut saja mainstream besar adalah Facebook dan Twitter. Di dua media sosial besar ini sejatinya telah tersedia fitur picture sharing. Namun tidak sedikit pengguna yang memilih untuk memakai aplikasi pihak ketiga. Selain penggunaannya yang lebih serta praktis, di aplikasi pihak ketiga biasanya memiliki kelebihan tersendiri.
Kelebihan yang dimiliki misalnya fitur pengedit foto atau memperindah gambar tersebut dengan kreasi efek-efek tertentu. Facebook dan Twitter sejatinya dua jejaring sosial yang kontennya didominasi oleh teks. Bukan gambar. Namun, untuk peristiwa-peristiwa tertentu, tak jarang penggunanya mem-posting foto atau gambar untuk dibagikan kepada teman serta keluarga terdekat. Itulah fungsi dari fitur picture sharing.
Sekarang tidak sedikit situs-situs di internet yang menawarkan fasilitas picture sharing. Situs-situs tersebut memberikan layanan ini secara cuma-cuma. Dan bahkan dapat diintegrasikan dengan akun Anda baik itu di Facebook atau Twitter.
Mengenal Ragam Situs Picture Sharing
1. Situs Picture Sharing - Twitpic
Banyak yang mengatakan jika aplikasi Twitpic adalah aplikasi citizen journalist atau jurnalis warga. Mengapa? Sebab aplikasi ini adalah aplikasi picture sharing yang paling intens digunakan dalam berbagi gambar di Twitter.
Sebelum Twitter meluncurkan fitur berbagi gambar sendiri yang bekerjasama dengan Photobucket, aplikasi ini menjadi pilihan utama. Dan bahkan setelah peluncuran aplikasi berbagi gambar resmi Twitter, Twitpic tetap menjadi primadona aplikasi picture sharing.
Picture sharing Twitpic biasanya digunakan di ranah ponsel atau perangkat bergerak. Seperti Blackberry, iPhone, atau pelbagai ponsel Android. Twitpic juga menjadi layanan berbagi gambar untuk aplikasi-aplikasi Twitter client favorit. Seperti Twitter for Blackberry, Twitter for iPhone, Twitter for Android, atau UberSocial.
Namun, berbagi gambar di situs resmi Twitpic juga dimungkinkan untuk dilakukan. Anda tinggal mengintegrasikan akun Twitter dengan akun Twitpic. Penggunaan picture sharing Twitpic tidak dikenakan biaya alias gratis.
Sedikit informasi, Twitpic diluncurkan pertama kali pada awal 2008. Pada Mei 2011, situs ini menjadi picture sharing unggulan dengan total 2,25 juta foto yang dibagikan tiap harinya. Angka ini merupakan rekor tersendiri. Sebab 45,7 % foto yang beredar di Twitter bersumber dari Twitpic.
Kelebihan lain dari Twitpic adalah kemampuannya dalam men-tag foto seseorang. Laiknya di Facebook, foto yang kita bagikan via Twitpic dapat ditandai dengan nama teman-teman Anda di Twitter. Itulah mengapa Twitpic dikategorikan sebagai picture sharing.
2. Situs Picture Sharing - Yfrog
Situs ini adalah bagian dari website image hosting kenamaan yang bernama ImageShack. Namun, dengan fitur-fitur yang sengaja dibatasi, situs ini didesain khusus hanya untuk memberikan layanan picture sharing bagi microblogging Twitter.
Salah satu kelebihan Yfrog dari aplikasi picture sharing lainnya adalah kemampuannya untuk berbagi konten tak hanya gambar, melainkan video. Namun, durasi video yang dapat ditangkap sangatlah terbatas. Berkisar kurang dari 30 detik saja.
Picture sharing Yfrog diluncurkan pada Februari 2009. Nama Yfrog berasal dari logo ImageShack yakni ‘yellow frog’ atau yang berarti katak kuning. Yfrog juga menjadi fitur dominan di pelbagai Twitter client. Sebut saja Twitter for Blackberry, Twitter for iPhone, Twitter for Android, serta UberSocial.
Laiknya Twitpic, situs resmi Yfrog juga dapat digunakan sebagai media picture sharing. Anda tinggal login di situs tersebut dan melakukan regristasi. Tak ingin regristasi? Tinggal lakukan integrasi dengan akun Twitter yang dikenal dengan sistem outh.
3. Situs Picture Sharing - Lockerz
Aplikasi picture sharing ini dulunya berama Plixi. Namun, sejak tahun 2011 telah diakuisisi dan akhirnya berubah menjadi Lockerz. Laiknya Twitpic dan Yfrog, Lockerz juga bekerja di pelbagai Twitter client. Sebut saja aplikasi UberSocial.
Penggunaan Lockerz di website resminya juga dimungkinkan untuk dilakukan. Anda tinggal melakukan proses register dan mengintegrasikan akun Twitter atau Facebook dengan akun baru tersebut di Lockerz. Picture sharing pun bisa Anda lakukan.
Aplikasi Picture Sharing
Selain situs, teknologi juga menyajikan aplikasi untuk keperluan picture sharing. Aplikasi ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan situs-situs tersebut.
1. Aplikasi Picture Sharing Instagram
Untuk aplikasi yang satu ini namanya sedang moncer. Aplikasi picture sharing ini pertumbuhan penggunanya sangat luar biasanya. Instagram terkesan sangat eksklusif. Sebab penggunaannya hanya dapat dilakukan di telepon cerdas iPhone.
Aplikasi picture sharing Instagram diluncurkan pada 2010 silam. Nama Intagram itu sendiri berasal dari dua buah kata: ‘instan’ dan ‘telegram’. Maksudnya dengan Instagram maka sebuah foto atau gambar dapat dikirim dan diterima dengan cepat.
Sejatinya Instagram tidak hanya sebuah aplikasi picture sharing. Di aplikasi ini Anda dapat menemukan sebuah sistem mirip jejaring sosial. Jika di Twitter ada istilah pengikut dan yang diikuti. Di Instagram dua istilah tersebut juga berlaku. Interaksi antar pengguna akan ditemukan di Instagram sehingga komunikasi akan terjalin. Seperti pemberian komentar, menyukai foto seseorang, serta pemberian jempol (Facebook). Dan nantinya semakin foto Anda dikomentari atau diberi ‘jempol’ maka dapat menjadikan poin jika foto tersebut populer atau tidak.
Instagram kaya akan fitur. Itulah mengapa aplikasi ini sangat cepat meroket. Sejatinya aplikasi Instagram akan mengingatkan kita pada tren foto menggunakan kamera polaroid. Kamera yang masih memakai film negatif. Di aplikasi picture sharing ini nantinya foto yang telah diambil oleh kamera telepon, dapat diberi efek-efek khusus sehingga hasilnya dapat disesuaikan dengan keiinginan pengguna. Misalnya saja dengan efek foto tahun 80-an, foto hitam putih, efek sephia, dan lain sebagainya.
Fitur lainnya di aplikasi picture sharing ini adalah geotagging. Dengan geotagging maka pengguna dapat memasukkan lokasi di mana foto tersebut diambil. Penggunaan fitur ini mewajibkan untuk mengaktifkan fitur GPS pada ponsel.
Instagram di Indonesia bahkan telah memiliki komunitas sendiri. Nama komunitas tersebut adalah iPhonesia. iPhonesia berasal dari kata iDevice Photographer Indonesia. Komunitas yang lahir pada 12 Januari 2011 ini memiliki tujuan untuk menyatukan penggemar photography yang menggunaka iDevice sebagai media pengambil foto. Mereka tentu saja hobi ber-picture sharing.
Di masa depan aplikasi picture sharing ini diramalkan akan semakin berkembang. Saat ini Instagram telah memiliki 8 juta pengguna di seluruh dunia. Angka ini akan selalu bertambah dan bertambah. September 2011, Instagram telah merilis seri terbarunya. Yakni Instagram 2.0. Sayangnya Instargam hanya bisa dinikmati di telepon yang memiliki iDevice. Sebut saja iPhone.
Di ponsel lain penggunaan Instagram urung dilakukan. Ranah Android sejatinya dapat menggunakan Instadroid. Namun, banyak pemerhati teknologi yang meragukan kemampuan Instadroid.
Etika Ber-picture Sharing
Sejatinya masih banyak situs berbagi gambar yang dapat digunakan untuk picture sharing di Twitter atau Facebook. Namun, nama-nama besar yang mendominasi aktivitas berbagi foto serta gambar adalah pelbagai brand di atas.
Untuk berbagi foto, gambar atau picture ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Foto yang akan Anda bagi itu nantinya bakal dilihat oleh teman atau followers Anda di Facebook atau Twitter sehingga Anda jangan asal membagi dan menyebar foto sembarangan. Ambillah foto yang santun dan sopan. Misalkan saja foto Anda takala bersantai dengan keluarga, hangout bersama teman, atau peristiwa dan momen penting.
Di dunia maya sering beredar foto-foto tidak senonoh. Khususnya dari kalangan selebritis. Aktivitas ini jangan ditiru. Ingat UU ITE (Internet dan Transaksi Elektronik) telah diberlakukan. Anda tak ingin bukan berurusan dengan pihak berwajib akibat mem-posting foto atau gambar yang kurang sopan di aplikasi maupun situs picture sharing, bukan?
Pendek kata Anda bisa membagikan foto, gambar, dan video apapun di pelbagai aplikasi dan situs picture sharing yang dipilih. Kembali, ingat batas-batas kesopanan sebelum mem-posting-nya. Sebab efek ke depannya nanti akan berimbas bagi diri Anda sendiri.
Berbagi foto atau picture sharing memang menyenangkan. Jika foto yang kita bagi adalah foto yang bermasalah maka imbasnya tidak hanya berakibat bagi diri kita sendiri, namun juga pada orang lain. Jadi sekalipun menyenangkan tetap saja harus berhati-hati.






