Pohon Ghorqod, Pohonnya Orang Yahudi
Ilustrasi pohon ghorqod
“Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon Ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi.” (HR. Muslim).
Hadits di atas secara gamblang menyatakan bahwa hanya pohon ghorqodlah satu-satunya “makhluk” yang masih bisa menyelamatkan Yahudi saat perang melawan Muslimin di akhir zaman nanti. Berdasarkan hadits ini pula, saat ini pemerintah zionis Israel sedang gencar-gencarnya menanam pohon ghorqod di seantero Israel.
Menurut data Website Jewish National Fund (jnf.org) jumlah pohon ghorqod yang ditanam mencapai jumlah 220 juta pohon. Sebenarnya seperti apakah pohon ghorqod itu?
Ciri Fisik
Pohon ghorqod yang dalam bahasa latinnya Lycium shawii roem (nama lainnyaLycium arabicum schwiein fex dan Boiss lycium persicum miers) adalah sejenis pohon semak yang tumbuh liar di daerah beriklim panas dan kering. Akar berbulu halus dan batangnya berduri keras. Durinya tersebut mengandung racun yang berbahaya. Tingginya biasanya mencapai 1 - 5 meter. Daunnya berukuran kecil, berwarna hijau, dengan dilengkapi duri-duri di kiri kanannya.
Pohon ini selalu berdaun di sepanjang musim. Tanaman ghorqod dewasa memiliki bunga berwarna putih pucat hingga kebiru-biruan berbentuk seperti terompet. Pada saat bunganya berubah menjadi buah, maka warnanya pun menjadi merah seukuran buah chick-pea.
Saat masih baru tumbuh, ia hanya semak berdaun kecil yang cukup lebat, namun saat sudah dewasa ia akan tumbuh membesar dengan batang yang kokoh dan daun yang rimbun sehingga memungkinkan untuk dipanjat dan dijadikan tempat sembunyi bagi manusia.
Kegunaan
Walaupun identik dengan tanamannya orang Yahudi, namun secara medis ghorqod memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan manusia. Buahnya yang terasa asam seperti tomat ini, ternyata dapat digunakan untuk mengobati penyakit sembelit (sulit buang air besar), penyakit infeksi usus besar, dan dapat mengobati penyakit lever.
Di habitat aslinya, yaitu padang pasir yang tandus, pohon ghorqod dapat menyambung hidup unta yang sedang sakit dengan memakan daunnya. Sedangkan bagi burung-burung pemangsa kecil, seperti shurad, memanfaatkan kerimbunan daunnya yang berduri untuk menyimpan hasil tangkapannya dari hewan pemangsa lainnya. Buah ghorqod juga merupakan makanan kesukaan burung hubara, sejenis burung padang pasir yang memiliki badan besar dan berkaki panjang.
Di Mana Sajakah Ghorqod Ditanam?
Menurut data Website Jewish National Fund (jnf.org), pemerintah zionis Israel menanam pohon ghorqod yang tersebar di berbagai daerah, antar lain:
- Hutan laut tengah dan hutan semak belukar (2.209 spesies).
- Semi padang rumput dan hutan semak belukar (1.434 spesies).
- Semak belukar yang berumput (1.062 spesies).
- Padang pasir dan padang pasir yang ganas (1.058 spesies)
- Tumbuh-tumbuhan hijau di Gunung Hermon (991 spesies).

