Tentang Xl
PT XL Axiata Tbk, yang dahulu dikenal dengan PT Excelcomindo Pratama Tbk merupakan sebuah perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia.
Perusahaan ini mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 8 Oktober 1996, dan merupakan perusahaan swasta pertama yang menyediakan layanan telepon seluler di Indonesia.
XL memiliki dua lini produk GSM, yaitu Prabayar dan L Pascabayar. Selain itu, perusahaan ini juga menyediakan layanan korporasi, termasuk Internet Service Provider (ISP) dan VoIP.
Pemegang saham XL saat ini adalah:
- Indocel Holding Sdn. Bhd. (86,5%), merupakan perusahaan yang dimiliki 100% oleh TM International (L) Limited. TM International Berhad merupakan anak perusahaan Axiata Group Berhad yang khusus menangani investasi international.
- Etisalat International Indonesia Ltd (13,3%). Etisalat International Indonesia dimiliki 100% oleh Emirates Telecommunications Corporation (Etisalat). Etisalat adalah perusahaan incumbent jasa telekomunikasi di Uni Emirat Arab yang beroperasi dan mempunyai investasi meliputi 15 negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia, termasuk diantaranya Afganistan, Central African Republic, Cote DIvoire, Mesir, Gabon, Niger, Nigeria, Pakistan, Saudi Arabia, Sudan, Tanzania, dan Togo.
- Publik (0,2%)
Mengenal lebih jauh produk perusahaan ini, XL Prabayar merupakan peleburan dari 2 produk prabayar sebelumnya, yaitu Bebas dan Jempol. Peleburan menjadi satu lini produk ini merupakan upayanya untuk memangkas biaya pemasaran Jempol yang memiliki perkembangan kurang siginifikan jika dibandingkan dengan Bebas.
Peleburan ini diawali pada April 2008 dengan menyatukan voucher isi ulang untuk kedua produk dan diresmikan pada Agustus 2008 dengan peluncuran merek XL Prabayar. Pelanggan layanan ini mendapat nomor dengan awalan 0817, 0818, 0819, 0859, 0878, dan 0877.
Bebas diluncurkan pertama kali pada tanggal 18 Agustus 2004. Produk ini merupakan kelanjutan produk sebelumnya, ProXL, dengan tambahan fitur dan layanan. Bebas difokuskan dalam memberikan kemurahan tarif percakapan suara.
Dalam perkembangannya, Bebas selalu memberikan tarif promosi percakapan suara yang bervariasi, mulai dari Rp25/detik, Rp10/detik, Rp1/detik, Rp0,1/detik, Rp600 sepuasnya, sampai yang terakhir, gratis menelepon pada waktu-waktu tertentu.
Jempol diluncurkan pertama kali pada awal Agustus 2004. Jempol awalnya merupakan produk prabayar versi murah dari perusahaan ini dengan menerapkan tarif hemat Rp99/SMS untuk SMS ke sesama XL dan Rp399/menit untuk percakapan suara ke nomor telepon rumah.
Jempol juga sempat memberikan kemurahan tarif percakapan suara ke beberapa negara (yang kemudian dikembangkan menjadi produk tersendiri, Jimat).
Dalam perkembangannya, Jempol semakin difokuskan untuk memberikan tarif yang murah dalam layanan pesan singkat (SMS), terakhir dengan tarif Rp45/sms ke semua operator. Perkembangan Jempol sangat kurang jika dibandingkan dengan Bebas, hanya menyumpang sekitar 25% dari total pendapatan produk prabayar XL.
Adapun XL Pascabayar sebelumnya dikenal dengan nama Xplor. Perubahan ini seiring dengan restrukturisasi lini produk perusahaan, dimana hanya ada 1 lini produk masing-masing untuk prabayar dan pascabayar.
XL menutup tahun 2009 dengan peningkatan pendapatan usaha sebesar 14% menjadi Rp. 13,9 triliun dan peningkatan EBITDA sebesar 21% menjadi Rp. 6,2 triliun dibandingkan tahun 2008.
Sementara itu jumlah pelanggan dan Prepaid RGB (Revenue Generating Subscriber Base) juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 21% dan 49% menjadi 31,4 juta dan 31,1 juta pelanggan.
| Beri rating untuk artikel di atas |








