Mengenal Sisi Lain dari Portugal
Apa yang ada di benak Anda bila mendengar kata Portugal? Sejarahnya sebagai bangsa penakluk? Tokoh besarnya yang telah melegenda, seperti Vasco da Gama dan Alfonso de Albuqueque? Iklimnya yang hangat karena banyak mendapat cahaya matahari? Atau bagi anda pecinta sepakbola tentu tak asing lagi mendengar Cristiano Ronaldo atau Jose Mourinho.
Yup! Anda benar, namun Portugal tidak hanya sekadar sejarah besarnya sebagai bangsa penakluk, Portugal juga bukan hanya sekadar sepak bola. Namun, sebenarnya ada sisi lain yang Anda mungkin belum ketahui selama ini tentang negara yang terletak di sebelah barat daya Eropa dan di tepi Samudra Atlantik ini. Apa sajakah?
1. Seni Beladiri
Ternyata Portugal memiliki seni beladiri asli lokal yang bernama Jogo da pau. Beladiri ini telah muncul sebelum abad ke-20, pada saat rakyat Potugal masih hidup sebagai petani dan nelayan, sehingga akrab dengan kayu panjang mirip toya yang biasa digunakan untuk mengembala ternak atau menangkap ikan.
Pada saat itu, penggunaan pedang hanya terbatas pada kalangan bangsawan dan ksatria, sehingga bagi rakyat jelata harus mencari alat lain yang bisa digunakan sebagai senjata. Akhirnya berkembanglah beladiri yang menggunakan toya ini. Jogo itu sendiri bermakna “teknik”, sedangkan pau berarti “toya”. Sehingga jogo da pau berarti “teknik toya.”
2. Situs Arkeologi
Situs arkeologi yang terkenal di Portugal adalah Conimbriga. Situs ini merupakan sisa-sisa peninggalan kejayaan bangsa Romawi sebelum dihancurkan oleh bangsa Suevi pada 468 M.
Di sini terdapat tembok-tembok kota, lantai mosaik, pondasi berbagai bangunan, dan jaringan saluran air yang dipanaskan dengan menggunakan batu. Tak mengherankan bila terdapat situs Romawi di Portugal, sebab dahulunya wilayah ini bernama Lusitania yang merupakan salah satu propinsi dari kekaisaran Romawi.
3. Bendera Kebangsaan
Sepanjang sejarahnya, Portugal telah mengalami tiga kali perubahan bendera. Bendera pertama yang dimilikinya saat masih bernama “Kerajaan Portugal”, dan digunakan dari 1139-1834. Kala itu Portugal masih merupakan imperium besar yang banyak menguasai dunia, mulai dari Brazil, sebagian Afrika, India, Malaka, dan Timor Timur.
Bendera tersebut bermotif salib berwarna biru dengan latar belakang putih polos. Setelah itu berganti lagi pada 1834 sampai 1910. Kali ini motif salib digantikan dengan gambar mahkota kerajaan dan perisai. Latar belakangnya pun berubah menjadi dua warna biru-putih dengan rasio 1:1 yang membelah vertikal, biru di sebelah kanan dan putih di sebelah kiri.
Setelah pertama kalinya menjadi negara republik, Portugal memiliki bendera baru yang digunakan secara resmi sejak 30 Juni 1911 hingga saat ini. Kali ini yang berubah adalah warna latarnya, dari sebelumnya biru-putih menjadi hijau-merah dengan rasio 2:3.






