logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Siswa

Guru Vak, Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SD


Ilustrasi prestasi belajar siswa sd

Agenda utama dalam dunia pendidikan adalah meningkatkan kualitas lulusan secara maksimal. Agenda ini merupakan jawaban atas menurunnya kualitas hasil proses belajar. Sementara pada tingkat dasar untuk meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SD, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menerapkan sistem belajar guru vak.

Pengoptimalan Guru Vak

Sekolah dasar merupakan jenjang pertama bagi seseorang untuk menapaki perjalanan menuntut ilmunya di lembaga formal. Di tingkat dasar ini seorang murid akan mengenal berbagai mata pelajaran yang baru baginya. Misalnya seperti Bahasa Indonesia, IPS, dan IPA. Tentu saja pondasi pembelajaran bagi murid ini menentukan nasib mereka di level yang lebih tinggi. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran bersama di tanah air untuk meningkatkan prestasi dari para murid di tingkat dasar.

Di era pendidikan sekarang output sebuah lembaga pendidikan dilihat dari seberapa besar nilai kelulusan siswanya pada ujian nasional. Memang sistem ujian nasional tidak dapat disalahkan sepenuhnya dalam menilai prestasi seorang murid. Akan tetapi berdampak pada metode pembelajaran yang ada di berbagai sekolah di Indonesia. Para guru akan terus menggenjot siswa-siswinya untuk mahir dalam mengerjakan soal, akibatnya sisi pendidikan yang terpenting terlupakan begitu saja. Yaitu peningkatan kualitas belajar pada anak, anak yang terus dipaksa untuk mengerjakan soal akan menganggap belajar adalah sebuah kegiatan yang membosankan.

Disamping pembelajaran yang bersifat behaviouristik atau tradisional yang membuat jemu para peserta didik. Kemampuan seorang guru sekolah dasar juga menyebabkan mata pelajaran ditempuh dengan kurang variasi dan kreatif. Maka muncullah sistem pembelajaran di sekolah dasar yang memakai guru khusus pada satu mata pelajaran, tidak seperti sebelumnya dimana wali kelas bertanggung jawab atas beberapa mata pelajaran sekaligus.

Pembelajaran guru vak adalah proses pembelajaran yang dilakukan dengan menugaskan satu guru untuk satu mata pelajaran. Selama ini yang terjadi di sekolah dasar adalah penerapan guru kelas. Akibatnya, beban kerja dan tanggung jawab guru menjadi sedemikian berat sebab guru harus mempunyai kemampuan untuk memberikan pembelajaran sebanyak sembilan mata pelajaran.

Dengan cara seperti ini, maka upaya meningkatkan prestasi belajar siswa SD seringkali terganjal. Banyak sekolah dasar yang prestasi belajar siswanya pas-pasan, bahkan kurang dari ketentuan.

Sebagai manusia biasa, kemampuan guru sangatlah terbatas. Jika harus menjalankan tugas sebanyak itu, tentunya kesulitan. Apalagi jika kita menelaah perubahan pola kehidupan yang sedemikian rupa, maka tugas guru SD semakin berat jika menjadi guru kelas. Seperti kita ketahui, pola kehidupan anak sekarang sangat jauh dibandingkan anak jaman dulu.

Anak jaman dahulu begitu penurut sehingga proses belajar dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya, tetapi anak-anak sekarang sungguh berbeda. Mereka telah menjadi pribadi yang lain sehingga prestasi belajar siswa SD tidak sebagaimana prestasi anak jaman dahulu.

Untuk mengantisipasi rendahnya prestasi belajar siswa SD akhir-akhir ini, maka beberapa sekolah menerapkan pola pembelajaran guru vak. Dengan cara seperti ini, diharapkan proses pembelajaran dapat lebih efektif sebab guru benar-benar kompeten di bidangnya.

Dengan menerapkan guru memegang mata pelajaran sesuai dengan kompetensinya, atau tidak sebanyak guru kelas, maka tingkat konsentrasi guru menjadi lebih tinggi. Harapannya, dengan kondisi seperti ini, maka hasil pembelajarannya dapat lebh maksimal.

Dibutuhkan Jumlah Guru Lebih Banyak

Pada umumnya, di setiap sekolah dasar terdapat tenaga pendidikan sebanyak 8 (delapan) orang, yaitu enam guru kelas dan dua guru vak, yaitu guru agama dan guru olahraga. Tetapi, ada juga sekolah yang guru olahraganya tidak ada sehingga guru kelas harus merangkap sebagai guru olahraga. Tentunya hal seperti ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa SD.

Sementara itu, jumlah mata pelajaran yang harus diberikan kepada anak didik sesuai dengan kurikulum yang berlaku adalah sebanyak sembilan mata pelajaran. tentunya, seorang guru harus benar-benar menjadi seseorang yang mumpuni dalam segala pelajaran. Dalam  pola pembelajaran guru kelas, seorang guru harus menguasai pelajaran matematika, bahasa Indonesia, IPS, IPA, PKn, dan sebagainya.

Hal ini menyebabkan guru kesulitan saat harus mempersiapkan atau membuat persiapan proses pembelajaran dan menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa SD.

Jika kita menerapkan pola pembelajaran guru vak, maka setiap guru hanya memberikan pembelajaran satu mata pelajaran saja. Artinya kita harus menyediakan guru sebanyak sembilan guru. Dalam konteks ini, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SD, kita tidak menyediakan sembilan guru untuk setiap tingkatan, tetapi sembilan guru vak itu untuk seluruh tingkatan.

Satu guru vak memberikan pembelajaran untuk setiap tingkat pada mata pelajarannya. Misalnya guru mata pelajaran IPA, maka dia harus memberikan pembelajaran IPA dari kelas rendah hingga kelas tinggi.

Perlu Koordinasi dan Konsolidasi Kerja

Orang bilang bahwa dengan sistem pembelajaran guru vak ini, maka proses pembelajaran dilakukan secara keroyokan. Artinya, untuk setiap tingkatan kelas, untuk setiap jam pelajaran, sesuai dengan jadwal pelajaran yang berlaku, siswa harus bertemu dengan guru yang baru.

Oleh karena itu, mereka harus beradaptasi dengan guru tersebut agar dapat mengikuti pola yang digunakan sang guru. ini merupakan langkah konkrit untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SD. Dengan berganti guru, setidaknya siswa mendapatkan kondisi yang berbeda dan tentunya hal tersebut menjadikan pikiran fresh.

Agar tim pengajar ini dapat bekerja dan mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu meningkatkan prestasi belajar siswa SD, maka harus ada koordinasi dan konsolidasi semua pihak. Para guru harus selalu berkoordinasi dan konsolidasi agar kondisi siswa selalu terpantau semuanya. Dengan koordinasi dan konsolidasi ini diharap dapat saling  sharing kondisi siswa.

Koordinasi dan konsolidasi sangat penting dilakukan sebab kita menyadari bahwa kemampuan setiap anak sangatlah berbeda. Ada siswa yang begitu cepat menerima pelajaran, tetapi ada anak yang lambat belajarnya.

Ada anak yang mempunyai kelebihan pada pelajaran IPA, tetapi yang lain pada pelajaran IPS. Setiap guru harus memahami kondisi ini agar prestasi belajar siswa SD ini bernar-benar terkontrol dan dapat ditingkat dengan pola pembelajaran guru vak ini.

Faktor lain yang sangat mempengaruhi kesuksesan belajar seorang siswa adalah orang tua mereka sendiri. Orang tua merupakan panutan sehari-hari dalam beraktivitas, maka jangan memarahi anak suka nonton tv bila orang tua sendiri doyan sinetron atau acara hiburan televisi lainnya. Meningkatkan kualitas belajar anak berarti sang orang tua harus mempunyai komitmen untuk berubah menjadi tauladan yang baik di rumah. Dengan kondisi tersebut memungkinkan anak akan mencintai aktivitas belajar di rumah dan sekolah. Otomatis prestasi mereka akan naik dengan cepat.

Lantas, jika pola seperti ini dapat memberikan hasil maksimal, kenapa kita tidak melakukan terobosan dalam pola pembelajaran guru kelas menjadi guru mata pelajaran? Ini merupakan inovasi dunia pendidikan yang harus kita lakukan agar prestasi belajar siswa SD dapat meningkat secara signifikan. Ayo!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pengaruh Disiplin Terhadap Prestasi Belajar Siswa
  • Tips Memilih Sekolah yang Tepat untuk Anak
  • Katakan Tidak pada Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar!
  • Mengenal Proses Pengambilan Keputusan
  • Gambar Poster tentang Pendidikan - Media untuk Mewujudkan Tujuan Pendidikan
  • Sosiologi - Ilmu dan Kehidupan Sosial
  • Mengenal Jenis Tanah di Indonesia
  • Mengetahui Cara Penulisan Surat Resmi
  • Memperkuat Stabilitas Tanah di Daerah Aliran Sungai
  • Mustang Si Kuda Liar
  • Mengenal Busana dalam Ilmu Tata Busana
  • Wisata ke Kawasan Hutan Lindung Bisa Jadi Pilihan
  • Tips Pintar Untuk Anak
  • Cara Jitu Menaklukkan Soal Matematika
  • Hutan Alam Indonesia - Paru-Paru Dunia yang Sedang Sakit
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA