Menulis, Prestasi Kerja Guru
Prestasi kerja guru tentu berbeda penilaiannya dengan prestasi kerja karyawan yang bertugas memproduksi atau memasarkan sebuah barang. Tidak ada ukuran yang spesifik yang bisa dijadikan tolok ukur seorang guru memiliki prestasi atau tidak.
Termasuk pula, program sertifikasi yang dilakukan pemerintah belum menjadi jaminan apakah hal tersebut sebagai prestasi kerja guru atau hanya untuk menambah penghasilan saja. Karena, penilaian sertifikasi itu sendiri boleh dikatakan masih rancu. Sebab hanya berpedoman pada aspek yang bersifat simbolik seperti portofolio guru yang bersangkutan dan pengumpulan berbagai sertifikat keikutsertaan dalam berbagai seminar saja.
Sedangkan ujian sertifikasi yang dilakukan pun, belum bisa dikatakan memenuhi standar kelayakan untuk mendapatkan predikat sebagai guru berprestasi.
Menulis Bagi Guru
Dengan kondisi demikian, lantas apa kriteria yang bisa dijadikan standar prestasi kerja guru? Salah satunya adalah melalui menulis. Seorang guru bisa dikatakan memiliki prestasi bila guru tersebut sudah mampu menghasilkan tulisan yang dimuat dan dipublikasikan kepada masyarakat umum. Apapun hasil tulisan tersebut.
Karena dengan menulis, maka guru memiliki sebuah kemampuan untuk menjabarkan pemikirannya yang bukan hanya bisa dinikmati oleh siswa namun juga diketahui oleh masyarakat luas. Selain itu, guru yang mampu menghasilkan tulisan, berarti guru tersebut memiliki kemampuan membaca yang tinggi.
Hal ini dilandasi bahwa seseorang tidak akan mampu menghasilkan karya tulisan yang baik jika dia tidak pernah membaca. Karena dengan membaca, maka seseorang sama artinya dengan belajar sesuatu yang baru. Dan guru yang terbiasa memperoleh suatu ilmu pengetahuan yang baru, akan sanggup pula untuk menciptakan sebuah ilmu yang lebih baru pula.
Media Menulis
Banyak media yang bisa dijadikan wahana bagi seorang guru menulis dalam rangka meraih prestasi kerja guru. Salah satunya melalui media cetak surat kabar. Pada saat ini, banyak surat kabar yang memberikan kesempatan pada guru untuk menulis dengan menyediakan kolom khusus bagi para guru. Hal ini tentu merupakan sebuah kesempatan bagi para guru untuk bisa menunjukkan kemampuan mereka.
Selain itu, media jurnal pendidikan juga merupakan wahana bagi guru untuk mengembangkan kemampuan menulis mereka. Dengan menulis di jurnal pendidikan, seorang guru bisa memiliki kesempatan untuk menambah jumlah poin akademis mereka guna mendongkrak penilaian untuk penentuan jabatan mereka.






