Produk Perbankan
Dunia perbankan menjadi bisnis yang cukup maju di dunia. Perusahaan yang bergerak di sektor ekonomi ini menjadi bagian dari pergerakan ekonomi dunia. Bukan hanya Indonesia, melainkan bidang perbankan juga tumbuh subur di negara-negara lain. Meskipun beberapa di antaranya terpaksa harus mengalami kebangkrutan karena longgarnya sistem kredit yang diterapkan.
Berbicara kredit, tentunya hal ini erat kaitannya dengan produk perbankan yang dimiliki oleh bank-bank. Perkreditan yang ditawarkan oleh pihak bank-bank saat ini menjadi salah satu produk dari bank. Selain untuk menarik para nasabah, perkreditan juga bisa menjadi suatu usaha untuk meningkatkan keuntungan bagi pihak bank sendiri.
Produk Perbankan
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kredit adalah salah satu produk perbankan yang menjadi bagian dari kegiatan perbankan setiap harinya. Program ini, sebut saja demikian, adalah salah satu modal bank untuk terus menggulirkan uangnya di pasaran. Juga sebagai salah satu bukti eksistensi mereka di masyarakat.
Bank yang memiliki program kredit, dan program tersebut cukup bervariasi, cenderung akan lebih familiar di masyarakat, daripada bank yang tidak memiliki banyak program perkreditan. Hal inilah yang menyebabkan banyak produk-produk sejenis perkreditan yang ditawarkan oleh bank-bank saat ini.
Selain kredit, ada juga produk perbankan lainnya, yaitu simpanan. Produk simpanan yang terdapat di bank umumnya terbagi menjadi 3 macam, yaitu simpanan giro, simpanan tabungan, dan simpanan deposit. Ada pun penjelasannya sebagai berikut.
- Simpanan giro (Demand Deposit). Simpanan giro adalah simpanan di bank yang penarikannya bisa dilakukan dengn menggunakan bilyet giro atau cek. Bilyet giro atau cek ini nantinya akan masuk ke dalam tabungan nasabah dan diakumulasikan dengan jumlah tabungan atau simpanan dari nasabah tersebut.
- Simpanan tabungan (Saving Deposit). Simpanan tabungan adalah simpanan di bank yang penarikannya disesuaikan dengan persyaratan bank tersebut. Penarikan tabungan bisa dilakukan dengan menggunakan kwitansi, kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri), buku tabungan atau slip penarikan. Produk simpanan ini biasanya berlaku untuk mereka yang bertujuan menyisipkan sebagian uangnya di bank dan sewaktu-waktu bisa diambil ketika membutuhkannya.
- Simpanan deposito (Time Deposit). Simpanan deposito adalah simpanan yang mempunyai jangka waktu tertentu. Penarikannya dilakukan sesuai dengan jatuh temponya. Dalam praktiknya, jenis deposito ini terdiri atas deposito berjangka, deposito on call, dan sertifikat deposito. Macam-macam deposito ini bisa dipilih dan disesuaikan dengan kemampuan nasabah dan akan berbunga yang nantinya dapat diterima oleh pihak nasabah dari bank.
Jenis-jenis simpanan ini merupakan satu dari banyaknya produk dari bank yang banyak dipilih oleh para nasabahnya. Selain sesuai dengan kemampuan nasabah, simpanan juga merupakan produk nasabah yang paling banyak menarik nasabah dengan bunga yang terbilang menguntungkan nasabah.
Peran Produk Perbankan
Banyaknya bank di Indonesia adalah bukti bahwa industri ini merupakan sebuah industri yang memiliki masa depan cerah. Hal ini juga sebagai bukti bahwa persaingan memang ada di segala bidang, termasuk perbankan.
Masing-masing bank pada akhirnya seolah dituntut untuk memberikan atau menawarkan program-program atau produk-produk terbaiknya untuk masyarakat. Jika tidak, siap-siap saja kalah bersaing. Masyarakat bisa menjadi pemilih ketika dihadapkan dengan banyak pilihan.
Kecenderungan untuk membanding-bandingkan antara satu dan lainnya menjadi lebih besar. Mental seorang pengusaha dan kredibilitas sebuah perusahaan dipertaruhkan di sini. Tidak heran jika pada akhirnya, perusahaan-perusahaan berusaha sekuat tenaga untuk memberikan pilihan terbaik bagi juri di kehidupan nyata, yaitu masyarakat.
Tujuannya, selain ingin memenangkan hati serta mendapatkan perhatian dari masyarakat, nama mereka juga menjadi terselamatkan. Tidak kalah dengan produk-produk lain yang sejenis. Pun sama hal nya dengan dunia perbankan. Masyarakat yang awalnya bisa jadi asing, cenderung apatis terhadap berbagai produk bank, saat ini mulai menaruh perhatian. Perlahan, mereka mencari informasi mengenai produk-produk perbankan mana yang dibutuhkan dan sekiranya menguntungkan.
Hal-hal inilah yang menjadi suatu pertaruhan bagi bank-bank yang ada saat ini. inovasi-inovasi terbaru dengan promosi yang dirasa mampu menarik perhatian masyarakat dilakukan. Bahkan, beberapa bank-bank yang ada saat ini banyak mempromosikan produknya hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Hal tersebut tentu saja bertujuan sebagai pengenalan atas jati dirinya sebagai bank yang memiliki kredibilitas tinggi serta dikenal oleh lapisan masyarakat manapun.
Sebagian besar orang mungkin mengetahui, baru-baru ini bank yang ada di Indonesia khususnya membuka perkreditan bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Mereka memberikan pinjaman modal yang bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang dirasa masih terbelakang.
Perkreditan untuk modal pedagang kecil ini disebut juga dengan perkreditan mikro. Perkreditan mikro ini selain untuk membantu para pedagang kecil mamajukan taraf ekonominya, perkreditan mikro juga bertujuan untuk merangkul kalangan-kalangan masyarakat bawah untuk mengetahui dan memperkenalkan produk perbankan dari suatu bank tersebut.
Dari hal tersebut, dapat disimpulkan selain untuk memperkenalkan produk dari suatu bank, produk perbankan juga dapat menjadi suatu produk yang membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
Faktor Kualitas Bank
Ada beberapa faktor penyebab yang berpengaruh terhadap pilihan masyarakat dalam menentukan bank yang akan digunakan jasanya. Faktor-faktor inilah yang harus menjadi fokus utama para pengusaha bidang ini, karena dengan demikian, pengusaha bisa mengetahui celah untuk masuk ke dalam selera masyarakat.
Secara umum, ada tiga faktor dalam keberpengaruhan pilihan masyarakat untuk menentukan pilihan masyarakat terhadap bank. Tiga faktor ini pastinya berkaitan dengan kualitas sebuah bank.
Berikut adalah tiga faktor yang mempengaruhi pilihan masyarakat dalam memilih bank;
1. Kepercayaan
Kepercayaan masyarakat adalah modal pokok dari kegiatan perbankan. Menciptakan dan memelihara kepercayaan konsumen terhadap bank, bukan hanya menjadi tanggung jawab industri perbankan, melainkan tanggung jawab pemerintah dengan lembaga-lembaga terkait.
Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap bank merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kontinuitas perbankan. Kepercayaan konsumen terhadap suatu bank terjalin setelah adanya proses kejasama antara pihak bank dan pihak konsumen.
Pihak bank selaku pihak yang menawarkan jasanya harus memberikan suatua jaminan kepada konsumen agar selalu setia menggunakan produk jasanya tersebut. sebaliknya, konsumen juga harus selalu mengikuti peraturan yang ada pada pihak bank, agar jalinan kerjasama berjalan dengan lancar.
Jadi tidak heran, jika kepercayaan menjadi faktor utama konsumen memilih sebuah bank.
2. Pelayanan
Pelayanan merupakan hal lainnya yang menentukan perjalanan karir dari sebuah bank. Pelayanan nasabah tersebut bergantung pada sikap para petugas maupun karyawan bank yang melayani.
Untuk itu, bank harus mengetahui cara terbaik untuk menjadikan pelayanannya berkualitas tinggi, sehingga para nasabah tertarik untuk bergabung dengan bank tersebut. Salah satu caranya ialah membekali para pegawai atau karyawan dengan pengetahuan yang mendalam mengenai dasar-dasar pelayanan.
Pelayanan dari suatu bank akan menentukan seberapa respect dan mempercayai segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan perbankan kepada pelayan di suatu bank. Hal inilah yang menjadi alasan, setiap bank mengharuskan semua karyawannya memiliki etika, sopan santun, dan sifat yang ramah kepada pada nasabahnya.
3. Reputasi
Faktor lain yang tidak kalah pentingnya adalah reputasi bank. Para nasabah pastinya akan memilih bank yang bonafide. Bank bisa dikatakan bonafide, apabila bisa memuaskan para nasabah dengan fasilitasnya, memenuhi standar kesehatan dari bank Indonesia, dan mampu memberikan tingkat bunga deposito yang kompetitif.
Jadi, untuk menarik perhatian para nasabah tidaklah sulit, asalkan ketiga faktor diatas sudah terpenuhi. Sekian artikel mengenai perbankan, mulai dari jenis produk perbankan, peran produk perbankan, sampai dengan faktor-faktor nasabah dalam memilih sebuah bank. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
Pada dasarnya, faktor yang dapat mempengaruhi pilihan masyarakat jatuh kepada suatu bank adalah bagaimana bank tersebut memperkenalkan produk dan kredibilitasnya sebagai suatu instansi dalam industri perbankan.
Tidak hanya kepercayaan, pelayanan, dan reputasi yang menjadi faktor dalam penentuan masyarakat kepada suatu bank. Untuk itu, bank-bank yang ada saat ini diharuskan dapat memberikan seluruh kebutuhan konsumen agar dapat menjadi bank pilihan masyarakat.
Demikianlah pembahasan mengenai produk-produk perbankan, semoga bermanfaat.

