Membuat Proposal Bisnis Distro
Ilustrasi proposal bisnis distro
Sebuah bisnis selalu diawali dengan proposal. Begitu juga bisnis pakaian dan asesoris ala anak muda, proposal bisnis distro perlu dibuat. Jika Anda mengawali bisnis tanpa sebuah proposal terencana, hasilnya pasti akan berantakan dan mengecewakan. Maka dari itu proposal bisnis distro harus disiapkan bagi Anda yang ingin menekuni bisnis ini.
Dalam dunia usaha, proposal ini memang banyak ragam bentuknya. Berikut penjelasan cara membuat bisnis distro yang bagus dan mulai membuat proposal bisnis distro.
Contoh Proposal Bisnis Distro
Berikut ini contoh proposal bisnis distro yang harus mencakup beberapa bagian penting. Diantaranya:
1. Profil Distro
Profil ini mencakup nama distro. Usahakan yang gaul dan mencerminkan gaya anak muda. Anda bisa melakukan survei atau membaca referensi tentang istilah-istilah anak muda. Usahakan juga istilah atau nama yang singkat saja. Nama ini yang nantinya akan menjadi merek dagang distro Anda.
2. Tempat atau lokasi
Dalam proposal bisnis distro usahakan tempat yang nantinya sebagai toko atau gerai distro berada di lokasi strategis. Usahakan dekat jalan dan dirancang juga nantinya bisa sebagai tempat nongkrong anak-anak muda juga. Jadi, mereka diharapkan juga memakai atau kelak akan membeli produk dalam distro Anda.
3. SDM Pengelola
Cantumkan siapa pengelola bisnis tersebut dalam proposal bisnis distro Anda. Usahakan disertai dengan diskripsi atau cerita pengalaman-pengalaman personil yang nantinya akan mengelola bisnis distro tersebut. Dengan pengalaman tersebut nantinya investor akan bisa lebih diyakinkan karena bisnis ini nantinya akan dijalankan oleh orang yang tepat, bukan orang yang baru belajar dalam bisnis distro.
4. Strategi pemasaran
Dalam bagian strategi pemasaran ini, cantumkan beberapa alternatif strategi pemasaran sehingga penjualan bisa melonjak atau minimal sesuai dengan standar yang ditetapkan. Anda bisa merancang strategi pemasaran, misalnya melalui brosur cetak, membuat media online seperti blog atau situs. Atau bisa jadi Anda merancang acara-acara untuk menarik minat anak-anak muda datang pada gerai distro Anda dengan harapan membeli produk setelahnya.
5. Perhitungan rugi laba
Bagi seorang investor, inilah poin yang paling penting. Hitung dan rencanakan perhitungan rugi laba bisnis distro Anda. Bukan pertahun tapi perbulan. Usahakan agar dalam perhitungan tersebut ada volume peningkatan penjualan dari bulan ke bulan. Untuk perhitungan rugi laba, misalnya nanti keuntungan 60% untuk investor dan 40 % untuk pengelola, atau dengan model masing-masing akan mendapkan hasil yang rata 50%.
Demikian penjabaran proposal bisnis distro khusus kami ketengahkan untuk Anda. Semoga bermanfaat. Sukses untuk bisnis Anda.

