logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Seni    Seni Kontemporer

Isi Proposal Pameran Seni Rupa


 

Ilustrasi proposal pameran seni rupa

 

Namun, sebelum kita membahas apa itu proposal pameran seni rupa, ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu pameran seni rupa, apa saja yang dipamerkan dan siapa yang biasa memamerkan hasil karyanya. Beberapa hal tersebut sangat penting untuk kita ketahui sebelum menggelar pameran seni rupa. Pameran seni rupa merupakan puncak hasil dari kreasi seni rupa yang telah kita hasilkan. Dengan menggelar pameran kita bisa bangga karena banyak orang yang akan menikmatinya.

Pameran seni rupa adalah kegiatan untuk memamerkan hasil karya seni agar dapat diapresiasi oleh banyak orang. Kegiatan pameran seni rupa memilki banyak tujuan. Seorang seniman dalam menggelar pameran, biasanya bertujuan memamerkan hasil karyanya untuk bisa dinikmati dan diapresiasi atau dinilai oleh orang lain. Namun, ada juga seorang seniman yang bertujuan dapat menjual hasil karyanya sehingga dia dapat menghasilkan karya- karya baru yang lebih baik

Adapun karya yang dipamerkan dalam pameran ini bisa beraneka macam, bisa karya seni lukisan, kriya, patung, keramik dan sebagainya. Karya yang dipamerkan juga bisa dari banyak aliran seni. Ada aliran seni abstrak, naturalisme, dadaisme dan sejenisnya. Aliran ini tidak hanya terpaku pada seni lukis saja, tetapi bisa juga diterapkan pada seni patung dan lainnya.

Pameran seni rupa biasanya diadakan oleh seorang seniman atau lebih. Artinya, bisa diadakan dengan menampilkan semua karya milik seorang seniman atau bisa juga menampilkan karya seni gabungan beberapa seniman. Namun, sebenarnya pameran ini tidak hanya bisa digelar oleh para seniman saja. Untuk adik- adik yang masih di tingkat sekolah juga bisa menggelarnya. Jadi pameran ini hakikatnya bisa digelar oleh siapa saja yang ingin karyanya diapresiasi oleh orang lain.

Selanjutnya, sebelum sampai pada pameran seni rupa, ada beberapa tahap yang harus dilaksanakan oleh seorang penyelenggara pameran. Pertama, tahap perencanaan yang meliputi pembuatan proposal pameran seni. Kedua, tahap pelaksaan pameran dan ketiga tahap pelaporan. Kali ini kita hanya akan mengulas tentang proposal pameran seni rupa.

Perlu diketahui bahwa agar pameran bisa berjalan lancar, maka dibutuhkan kerja produksi beberapa bulan sebelum diadakan pameran. Kerja produksi membutuhkan proposal pameran seni rupa untuk menunjang acara pameran. Diharapkan proposal pameran ini dapat mengundang simpati beberapa pihak pemilik dana sehingga pameran dapat terselenggara dengan baik. Penyelenggara akan memiliki cukup dana untuk biaya produksi pra acara seperti sewa tempat dan kebutuhan teknis lainnya. Jadi, pada dasarnya pembuatan proposal  ini berfungsi sebagai alat penggajuan dana pada pihak- pihak pemilik dana.

Pengertian Proposal Pameran Seni Rupa

Proposal pameran seni rupa adalah pengajuan tertulis berkaitan dengan rencana kegiatan pelaksanaan dan rencana anggaran dana  yang dibuat untuk menunjang kebutuhan-kebutuhan pameran. Proposal ini bisa diajukan untuk kerja sama dalam bentuk dana, kerjasama tempat berpameran, kerja sama peminjaman peralatan dan sebagainya.

Isi Proposal Pameran Seni Rupa

Proposal pameran ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup. Bagian pendahuluan berisi kata pengantar, latar belakang pameran diadakan, dan maksud dan tujuan pameran. Bagian isi berisi jenis kegiatan, pelaksanaan pameran, dan susunan kepanitiaan. Bagian penutup berisi kesimpulan dan ucapan terima kasih.

Biasanya, proposal ini dilengkapi dengan lampiran. Lampiran ini dapat berisi susunan kepanitiaan dan rencana anggaran dana. Selanjutnya, akan diuraikan di bawah ini.

Bagian Pendahuluan Proposal Pameran Seni Rupa 

1.   Pengantar Proposal, adalah surat lampiran proposal yang disimpan di halaman depan. Pengantar ini berisi sekapur sirih atau kata pengantar dan ucapan terima kasih dari penyelengara berkaitan dengan pelaksanaan pameran.

2.   Latar Belakang Masalah, berisi mengenai apa yang melatarbelakangi kegiatan pameran tersebut diadakan, mengapa harus dilaksanakan pameran, siapa yang berpameran,  seperti apa karyanya, dan apa saja yang ditampilkan.

3.   Maksud dan Tujuan, berisi maksud dan tujuan diselenggarakannya pameran tersebut baik bagi seniman, masyarakat, maupun publik yang datang.

Bagian Isi Proposal Pameran Seni Rupa

4.   Jenis Kegiatan, yaitu pameran seni rupa. Namun, jika ada kegiatan lain yang ditonjolkan hendaknya dicantumkan juga pada jenis kegiatan. Jenis kegiatan mencantumkan konsep, bisa tema yang hendak ditampilkan atau sesuai dengan yang sudah disepakati.

5.   Pelaksanaan, meliputi waktu akan diadakannya acara pameran, baik hari dan tanggal berlangsung serta tempat diselenggarakannya pameran. Jika akan diadakan diskusi atau acara hiburan, cantumkan pula tanggal dan waktunya.

6.   Susunan Kepanitiaan Pameran, meliputi penasihat, penanggung jawab, panitia pameran (pimpinan produksi, sekertaris, bendahara, humas/acara, publikasi, dokumentasi, peralatan, konsumsi, keamanan).

Bagian Penutup Proposal Pameran Seni Rupa

7.   Penutup

Bagian proposal ini berisi kesimpulan proposal dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu pelaksanaan acara ini.

Isi Lampiran Proposal Pameran Seni Rupa

a.   Rincian Anggaran Pameran, yaitu adalah rincian dana yang dibutuhkan. Bisa rincian anggaran untuk kesekretariatan, anggaran publikasi, biaya sewa gedung, biaya transportasi, biaya pemasangan peralatan, biaya konsumsi, biaya dokumentasi, dan biaya pada waktu acara pembukaan

b.   Ketentuan Kerja Sama. Contoh beberapa bentuk kerja sama antara lain:

  • Donatur adalah instansi/perusahaan/perorangan yang memberikan bantuan tanpa mendapat imbalan.
  • Platinum Sponsor, Gold Sponsor, Silver Sponsor dan Sponsor Pendukung adalah instansi/perusahaan/perorangan yang memberi bantuan dengan mendapat imbalan sesuai dengan perjanjian.
  • Penyediaan fasilitas atau hadiah adalah instansi/perusahaan/perorangan yang memberikan bantuan fasilitas/hadiah dan lain-lain dengan mendapatkan imbalan yang aturannya belum terdapat dalam perjanjian. Imbalan ini akan diberikan panitia sesuai dengan bantuan yang diberikan.
  • Promosi usaha adalah instansi/perusahaan/perorangan yang memberi bantuan, dan akan mendapatkan imbalan kemitraan (sponsorship) dengan pencantuman promosi pada media yang disediakan oleh panitia.
  • Bentuk-bentuk partisipasi lain adalah bentuk partisipasi yang tidak tercantum pada proposal, dan dapat dibicarakan dengan panitia, misalnya bantuan penyediaan konsumsi dan lain-lain

c.   Biodata seniman, yaitu paparan mengenai seniman yang hendak berpameran, dan perjalanan/pengalaman yang pernah ia lakukan. Biodata ini dapat ditampilkan dalam bentuk yang menarik dengan menyertakan foto seniman dan hasil karya yang ditampilkan.

Itulah bentuk fisik dari proposal pameran seni rupa. Pertanyaan selanjutnya, ditujukan untuk siapakah proposal ini atau kemanakah arah perginya proposal ini? Apakah semua orang harus diberi proposal ini? Tentunya, tidak begitu. Biasanya, proposal ini ditujukan kepada perusahaan yang ingin jadi sponsor kegiatan pameran atau kepada penyandang dana yang bersifat perseorangan.

Selanjunya, membuat proposal pameran seni cukup mudah, tetapi perlu pertimbangan yang matang di berbagai hal. Misalnya, dalam menentukan lokasi pameran. Lokasi pameran haruslah tempat yang mudah dijangkau oleh pengunjung, nyaman, luas dan biasa digunakan untuk melakukan pameran seni rupa. Hal ini dapat menarik jumlah pengunjung yang lebih banyak

Selanjutnya mengenai jenis kegiatan. Pembuat proposal pameran seni ini juga harus menentukan dengan tepat jenis kegiatan yang senada dengan pameran seni rupa. Sebuah kegiatan yang bisa menarik jumlah pengunjung. Misalnya, kegiatan pameran seni rupa diisi juga dengan acara talk show dengan seniman seni rupa senior. Cara kedua, mungkin diisi dengan hiburan musik jazz yang mendatangkan artis ibukota.

Hal yang terpenting adalah berkaitan dengan anggaran dana. Proposal adalah sebuah penggajuan rencana kegiatan yang disertai dengan rencana anggaran dana. Jadi masih sebuah rencana dan belum terjadi. Kadangkala banyak dari proses produksi yang mengalami pembengkakan biaya. Kadangkala penyelenggara harus mengeluarkan biaya tak terduga sebelumnya. Oleh karena itu, biaya dalam proposal pameran ini harus dilebihkan dari aslinya. Misalnya, biaya pembuatan banner atau spanduk sebesar seratus ribu rupiah maka dapat dianggarkan seratus lima puluh rupiah.

Berdasarkan uraian dan penjelasan di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa  proposal pameran seni rupa adalah pengajuan rencana kegiatan dan rencana anggaran dana yang ditujukan kepada pihak penyandang dana dalam berbagai bentuk kerja sama yang dapat menunjang terselenggaranya pameran seni rupa.

selain itu dapat juga ditarik kesimpulan bahwa membuat proposal pameran seni rupa sangat mudah hanya perlu perhitungan yang matang.  Oleh karena itu tak ada salahnya jika kita mencoba membuat proposal sendiri untuk mengadakan sebuah pameran seni rupa. Selamat mencoba.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Lukisan Impresionisme – Inspirasi dari Kesan Tangkapan Mata - ANNEAH
  • Babak Demi Babak Sejarah Seni
  • Bentuk dan Manfaat Pameran Seni Lukis
  • Macam-Macam Patung Berdasarkan Bahan dan Kegunaan
  • Gambar Seni Rupa Dari Masa Ke Masa
  • Tarian Indonesia dari Masa ke Masa
  • Tentang Seni Rupa: Apresiasi Terhadap Pameran Seni Rupa
  • Sejarah Kesenian dan Berbagai Tujuannya
  • Pengertian Seni Kontemporer Secara Umum
  • Seberapa Percaya Anda dengan Ramalan Garis Tangan?
  • Sejarah Seni Lukis Melahirkan Aliran dalam Lukisan
  • Makna Patung Kuda Arjuna Wijaya Kebanggaan Indonesia
  • Perkembangan dan Tokoh Seni Patung Nusantara
  • Mengenal Seni Batik Indonesia
  • Ukiran Sabun, Buah Kreativitas Perajin Ukiran
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA