Sekilas Mengenai Urutan Kejadian Atau Proses
Proses merupakan tata urutan kejadian atau pelaksanaan yang terjadi karena diatur, didesain atau terjadi secara alami. Proses mungkin terjadi dengan melibatkan ruang, waktu, keahlian ataupun sumber daya yang lainnya, yang pada akhirnya akan memberikan suatu hasil.
Suatu proses dapat dikenali dengan adanya perubahan yang diciptakan terhadap keadaan sifat - sifat dari satu atau bahkan lebih objek di bawah pengaruh proses tersebut. Dalam konteks kehidupan sehari – hari, proses mungkin bisa menjadi salah satu tolok ukur penilaian kinerja.
Beberapa perusahaan mungkin memilih proses selain hasil sebagai tolok ukur kinerja pegawai atau kinerja perusahaan. Hal ini tergantung konteksnya. Untuk perusahaan penghasil produk atau produsen sabun misalnya, tentu akan menilai tidak saja dari kuantitas dan kualitas hasil produknya namun juga proses penetrasi ke pasar juga dipertimbangkan.
Proses juga diperlukan dalam mengukur kinerja karyawan secara perorangan. Karyawan bagian tertentu akan memiliki sumbangsih yang berbeda dengan karyawan lain. Beberapa perusahaan saat ini telah menjalankan proses penilaian kinerja bagi karyawannya.
Proses merupakan salah satu poin yang dinilai atau menjadi faktor penilaian. Bisa jadi akan lebih adil dan masuk akal jika yang dinilai adalah proses. Sebagai pertimbangan, karyawan yang baru atau belum sampai satu tahun masa kerja, tentu akan memiliki jumlah kuantitas maupun kualitas hasil yang belum bisa dibandingkan dengan karyawan lama.
Namun jika penilaian berupa proses, akan lebih adil, karena karyawan baru mungkin telah menunjukkan beberapa kemajuan yang menarik dalam kurun waktu yang cukup singkat. Tidak hanya dalam suatu perusahaan, namun dalam hubungan keluarga atau pertemanan, proses juga merupakan hal yang sangat penting.
Bisa jadi, pada awal pertemanan dengan seseorang, Anda akan mengalami hal – hal yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Jika semua ini dijalani, nantinya akan tercipta hubungan yang lebih berkualitas karena Anda dan rekan Anda sudah jauh lebih mengenal satu sama lain.
Dalam kehidupan berumah tangga, sangatlah penting bahwa kedua orang tua harus turut terlibat dalam pola asuh anak. Mengasuh anak tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu rumah tangga, namun ayah juga berperan penting.
Proses kerjasama dalam mengasuh anak ini akan menghasilkan anak-anak yang lebih berkualitas dibanding anak-anak yang hanya diasuh oleh seorang ibu saja atau seorang ayah saja. Anak-anak yang diasuh oleh kedua orang tuanya sedari kecil akan memiliki ikatan yang lebih kuat dan rasa sayang terhadap keluarga dibanding yang diasuh oleh pengasuh anak.
Ikatan yang kuat antara anak dan orang tua, pada masa kemudian akan memberikan rasa tanggung jawab yang lebih bagi anak tersebut untuk lebih menjaga dan melakukan hal-hal yang bertanggung jawab. Jadi bisa dikatakan, proses yang tertata akan memberikan hasil yang lebih baik.
Proses juga sangat penting bagi anak penderita autis. Hasil akan didapatkan jika kita menjaga prosesnya. Sedikit atau sekecil apapun yang kita lakukan selama proses, akan berpengaruh pada hasil maupun perkembangan anak penderita autis.
Dalam kaitannya menjaga kesehatan, bagaimana kita menjaga tubuh sehari-hari akan menentukan kondisi tubuh atau hasilnya. Dewasa ini, masyarakat cenderung lebih sering mengkonsumsi hidangan siap saji di restoran ataupun warung makan, dan sudah tidak lagi sempat memasak dan menikmati hidangan buatan sendiri atau buatan rumah.
Padahal hidangan buatan rumah jauh lebih sehat. Anda bisa mengontrol sendiri kebersihan dan kualitas masakan karena Anda sendiri yang membuat atau memasaknya. Jelas bahwa penting sekali mengontrol pembuatannya.
Karena pola makan yang sembarangan pada akhirnya akan menimbulkan munculnya bermacam penyakit yang akan diderita dengan semakin bertambahnya usia dan semakin menurunnya kondisi tubuh seseorang dengan bertambahnya usia. Jadi, proses ataupun hasil, dua-duanya memiliki keterkaitan dan porsi yang penting dalam kehidupan kita.






