logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Psikologi    Psikolog Anak    Psikologi Anak

Memahami Psikologi Anak

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Memahami psikologi anak menjadi bagian penting bagi orang tua dalam mengurusi si kecil.

Kondisi seorang anak yang jelas-jelas berbeda jauh dengan kondisi psikologis anak yang sudah dewasa menjadikan si anak diharapkan bisa diberikan perhatian yang ekstra dari orang tuanya. Ini bertujuan agar perkembangan anak bisa terus-menerus dipantau secara kontinu dan positif.

Ilustrasi

Berikut akan ditampilkan ilustrasi yang semoga bisa difahami dan mampu memberikan pemahaman kepada orang tua khususnya bahwa memahami psikologi anak membutuhkan perhatian dan daya yang ekstra.

Misalkan digambarkan seorang ibu yang mati-matian melarang anaknya untuk tak menaiki sebuah tangga karena si ibu khawatir anaknya tersebut akan jatuh.

Si ibu berkata, “Aduh Nak, tolong jangan naikin tangga itu, nanti kamu jatuh….” Namun apa yang terjadi? Si ibu malah berteriak lebih kencang lagi.

Si anak bukannya menuruti, malah ia acuh tak acuh dengan kekhawatiran ibunya tersebut. Anaknya terus saja naik tangga tanpa mengerti bahaya yang akan diterima jika ia terjatuh nantinya. “Nak, hentikan, jangan…jangan…!” teriak si ibu.

Keadaan sebaliknya dengan apa yang diharapkan ibundanya terjadi. Si anak tidak menghentikan kegiatannya, malah menaiki tangga ke tingkat yang berikutnya. Sehingga keadaan demikian memancing reaksi marah dari si ibunya, “ Hentikan Nak! Bandel kau ini. Sudah cukup!”.

Lalu kemudian si ibu pun menggendong anaknya tersebut dengan paksa. Apa yang terjadi? Si anak malah nangis karena kehendaknya malah dilarang oleh ibunya sendiri.

Dari ilustrasi tersebut paling tidak kita bisa membaca dua hal. Pertama, bagi si anak yang tetunya juga memiliki perasaan dan keinginan, naik keatas tangga bahkan bisa sampai ke puncaknya, jika berhasil merupakan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan yang dirasakannya. Kemampuan demikian jelas akan membuat kemampuan psikomotorik sang anak akan bertambah secara signifikan.

Sebaliknya, bagi si ibu naiknya si anak ke tangga menimbulkan kekhawatiran yang menggebu sehingga melarang bahkan sampai membentaknya menjadi hal yang niscaya.

Si ibu khawatir si anak yang menaiki anak tangga tersebut akan jatuh, merasakan sakit, dan ia pun sebagai ibunya menjadi sedih dan repot. Makanya, ia merasa tindakan yang dilakukannya sudah sesuai dan tidak menyimpang.

Padahal jika Anda faham psikologi anak tidak semuanya yang dilakukan oleh orang tua itu berdampak positif.

Dampak

Dalam tinjauan psikologi anak yang dilakukan orang tua tersebut bisa mengakibatkan si anak menjadi sosok yang penakut, takut untuk mencoba, mudah putus asa, kurang atau bahkan tidak kreatif, menimbulkan rasa benci dan dendam, serta yang paling berbahaya menimbulkan kemampuan psikomotoriknya menjadi lamban.

Sebaliknya, jika orang tua malah memberikan motivasi dan dukungan yang kepada si anak dengan jalan menjaga, menemani, bahkan menyemangati, maka dipastikan anak akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

Terlebih jika orang tua sampai mengeluarkan pujian, misalnya, “kamu anak hebat dan pintar”, maka rasa bahagia dan senang dari si anak akan semakin terakumulasi dan itu positif untuk perkembangan psikis dan mental anak.

Kesimpulannya,  Anda sebagai orang tua wajib memahami psikologi anak sehingga anak akan tumbuh dengan kondisi yang seharusnya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Konsultasi Psikologi Anak, Tips Mengasuh
  • Artikel Psikologi Anak Pemalu dan Pendiam
  • Merawat Anak Berkebutuhan Khusus
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA