logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Psikologi Dakwah

Psikologi Dakwah Islam

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Islam adalah agama universal. Penyebarannya hampir meliputi seluruh belahan dunia. Kenapa bisa begitu? Sebab, salah satunya umatnya menggunakan psikologi dakwah dalam penyebaran agamanya.

Psikologi dakwah menjadi bagian terpenting metode penyebaran agama Islam, seperti misalnya dilakukan oleh Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Tapi sebenarnya apa itu psikologi dakwah?

Makna Psikologi Dakwah

Psikologi berarti ilmu tentang jiwa. Kata ini berasal dari bahasa Yunani diambil dari kata logos yang berarti ilmu dan psyce yang berarti jiwa.

Namun, dalam perkembangan istilahnya, psikologi tidak hanya dimaknai sebagai ilmu jiwa. Tetapi mencakup ilmu tentang keseluruhan sikap dan tingkah laku  manusia dalam kehidupan keseharian mereka.

Sedangkan dakwah berarti sebuah usaha yang perlu dilakukan, menyeru kepada orang lain atau umat menuju kepada jalan iman,  menuju kepada jalan kebaikan sesuai dengan perintah Allah SWT seperti yang diajarkan oleh nabi penutupnya yaitu Muhammad SAW. Dakwah ini, menjadi kewajiban dari seluruh umat Islam, tanpa kecuali.

Nah, psikologi dakwah, dalam hal ini bisa diartikan sebagai berikut. Sebuah ajakan kepada iman dan kebaikan dengan pendekatan kejiwaan. Dengan pendekatan-pendekatan yang menyentuh hati, menyentuh jiwa seseorang, bukan dengan cara-cara paksaan dan kekerasan. Karena psikologi dakwah ini mengacau kepada umat Islam, maka istilah yang sering kita dengar adalah psikologi dakwah Islam.

Terapan dalam Keseharian

Dalam kehidupan keseharian aplikasi atau terapan dari psikologi dakwah Islam tersebut bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Dengan lemah lembut bukan kekerasan

Menyeru kebaikan lebih tepat dengan kelembutan, bukan dengan cara kekerasan. Cara-cara kekerasan hanya akan membuat orang takut dan merasa di teror. Dengan demikian, memang diperlukan hati yang lapang khususnya bagi meraka yang ingin bergerak ke jalan dakwah, jalan para penyeru kebaikan.

2. Sesuai dengan bahasa kaumnya

Bahasa kaummnya ini berarti menyesuaikan dengan kadar dan kapasitas yang ingin diseru. Misalnya, dakwah di pedesaan tentu berbeda dengan dakwah di perkotaan. Masing-masing punya karakteristik sendiri-sendiri. 

Mungkin orang-orang kota cukup diberi selebaran agar mereka bisa baca ilmu-ilmu keislaman di dalamnya, tapi untuk orang-orang desa seringkali masih butuh tokoh ulama yang disegani untuk datang ke tengah-tengah mereka.

3. Sabar dan optimis

Bagi para penyeru kebaikan, sabar dan optmis itu kuncinya. Kadang dalam usaha dakwah, perlu waktu yang lama dan perlahan-lahan.

Untuk itu diperlukan sebuah kesabaran rasa optimis bahwa nantinya akan terjadi perubahan, dari masyarakat yang belum mengenal Islam secara benar, menjadi masyarakat Islami yang maju dan berperadaban

4. Menggunakan media terbaru

Seiring perkembangan teknologi terbaru, gunakan itu semua sebagai sarana atau media dakwah.

Jika, wali songo dulu menggunakan media gamelan, mungkin saat ini dakwah bisa menggunakan sarana televisi, internet bahkan HP untuk mengirimkan pesan-pesan dakwah tertentu yang mengajak kebaikan dan menyeru untuk meninggalkan keburukan.

Itulah psikologi dakwah Islam. Teori dan prakteknya yang bisa Anda lakukan dalam kehidupan keseharian. Semoga hal ini bermanfaat bagi Anda semua para juru dakwah di negeri ini.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengenal Pembagian Tauhid
  • Maulid Nabi - Ekspresi Cinta dari Umat Muhammad saw
  • Meluruskan Pengertian Ittihad
  • Aa Gym, Ustadz dan Pengusaha
  • Karakteristik Sistem Peradilan Syariah
  • Perjuangan Islam Politik dalam Menegakkan Syariat Islam di Indonesia
  • Artikel Hukum Islam: Prinsip-Prinsip Undang-Undang Islam
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA