Mengenal Psikologi Organisasi

Psikologi organisasi adalah lingkup ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam sebuah kelompok masyarkat yang membentuk sebuah badan dengan tujuan tertentu.
Berbicara mengenai perilaku manusia terhadap lingkungannya tentu kita akan membicarakan ilmu yang bersifat interdispliner dengan ilmu lain. Konsep dan teori awal psikologi organisasi berasal dari psikologi humanistik yang mempunyai pegangan pada ilmu sosial dan psikologi klinis.
Dalam hal ini, berbicara psikologi organisasi tak ubahnya bicara tentang teori kepribadian. Maka perkembangan psikologi organisasi bergantung pada kepribadian setiap anggotanya. Psikologi organisasi akan membicarakan sebuah sistem yang dibentuk oleh setiap watak dari anggota yang membentuknya.
Biasanya yang dibicarakan dalam psikologi organisasi adalah tentang kepemimpinan, tentang komitmen, dan tentang motivasi tim kerja yang solid agar tercapainya sebuah tujuan dalam berorganisasi.
Hal yang paling utama dibahas dalam psikologi organisasi adalah indikator komitmen dari setiap anggota yang terlibat dalam organisasi. Individu yang memiliki komit yang tinggi dalam sebuah badan maka dia akan mempunyai kedekatan emosional dengan organisasi yang dimasukinya.
Hal ini berarti bahwa individu tersebut mempunyai motivasi dan keinginan yang kuat untuk memberikan kontribusinya secara signifikan bagi kemajuan organisasi yang dia ikuti.
Berdasarkan beberapa penelitian, orang yang mempunyai komit yang kuat baik terhadap dirinya atau terhadap organisasi yang digelutinya akan memiliki ciri-ciri seperti berikut ini.
- Akan lebih rajin masuk kerja dibandingkan dengan orang yang mempunyai komit rendah yang lemah.
- Hasil pekerjaan yang dilakukan oleh orang yang mempunyai komit akan lebih baik dan lebih bertanggung jawab daripada orang yang tidak mempunyai komit.
- Orang yang mempunyai komit terhadap pekerjaannya akan lebih mendukung kebijakan perusahaan atau organisasi yang dimasukinya.
- Komitmen yang kuat memiliki pengaruh yang kuat terhadap pengukuran diri dan reportase pekerjaannya.
- Orang yang mempunyai pengukuran diri atau sadar akan tugas yang diembannya mempunyai tingkah laku dan kredibilitas yang baik terhadap perusahaan atau organisasi.
- Orang yang mempunyai komit yang tinggi terhadap perusahaan akan menyarankan hal positif jika ada ketidakpuasan dalam kebijakan perusahaan.
- Mereka akan bersikap loyal terhadap saran dan keputusan perusahaan.
- orang yang punya komit tidak akan bersikap apatis terhadap apa pun kebijakan perusahaan. Mereka senantiasa mendahulukan kewajiban dibanding memikirkan haknya.
- Individu dengan afektif komitmen yang tinggi akan melaporkan kecurangan atau ketidaklurusan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh anggota lain atau minimal dia akan menegur jika terjadi ketimpangan pekerjaan.
- Orang yang mempunyai komit terhadap pekerjaannya jarang mengalami stress karena dia menikmati pekerjaannya daripada orang tidak punya komit.
Itulah psikologi organisasi berdasarkan perilaku setiap anggota yang mempunyai komitmen terhadap pekerjaannya dan perusahaan yang dia masuki.






