logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Puasa Sunnah

Puasa Muharam, Peringkat Keutamaan Kedua Setelah Puasa Ramadhan - ANNE


Bagi Anda yang menganut agama islam pasti tidak asing lagi dengan puasa. Puasa ada yang hukumnya sunah dan adapula yang hukumnya wajib. Salah satunya puasa muharam.

Memang bulan Allah adalah ketika bulan muharram tiba. Karena bulan muharram ini dianggap sebagai bulan yang menempati kedudukan keagungan serta banyak berkah. Dalam kalender hijriah, bulan yang paling pertama yaitu bulan muharram serta Allah Swt menyebutkan bulan muharram adalah salah satu bulan dari empat bulan haram, dan itu dijelaskan dalam firman-Nya.

Langkah yang harus Anda lakukan untuk menjalankan bulan muharram yang penuh dengan keagungan adalah jangan pernah melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah Swt termasuk juga maksiat yang harus dihindari. Cara yang seharusnya kita jalani yaitu selalu mengisi bulan muharram dengan hal-hal yang positif sesuai dengan ajaran Allah Swt. Contoh hal yang bisa Anda lakukan adalah puasa di bulan ini dengan sebanyak-banyaknya.

Ada empat bulan haram dan salah satunya ialah bulan muharram yang sebaiknya harus kita muliakan benar-benar. Dalam menghadapi bulan mulia ini, Anda tidak harus menjalankan setiap mitos yang berkembang di sekitar.

Tanggal 10 muharram serta 9 muharam, adalah waktu pelaksanaan dari puasa muharam. Ini ditentukan berdasarkan dari hadist riwayat muslim yang berasal dari Ibnu Abbas.

Sesuai dengan sabda dari Rasulullah Saw adalah sebagai berikut ,

"Bila saya masih ada tahun depan, saya akan berpuasa pada tanggal sembilannya (dengan tanggal sepuluh)."

Serta yang berasal dari Ibnu Abbas , sabda Rasulullah adalah
"Puasalah kalian pada tanggal sembilan serta sepuluh, bedakanlah dari orang-orang Yahudi."
(HR. Muslim)

Hikmah Hadits Puasa di Bulan Muharram

Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:

Dari berbagai hadist yang berkaitan dengan bulan muharam yang digunakan untuk menjalankan puasa terdapat bermacam-macam mutiara hikmah yang bisa kita petik. Antara lain adalah sebagai berikut :

Bulan ramadhan merupakan waktu yang paling tepat untuk melakukan puasa yaitu puasa Asyura. Puasa Asyura ini biasanya dilakukan adalah tanggal 10 di bulan muharam. Ini telah di contohkan terlebih dahulu oleh Rasulullah Saw dengan  melakukan puasa asyura.

Bukan hanya itu, puasa di bulan muharam ini juga diperuntukan bagi para sahabat dari Rasulullah Saw. Banyak pertanyaan yang muncul ketika Rasulullah memerintahkan puasa ini. Namun Rasulullah Saw menjawabnya dengan bersabda.

“Puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu“.

Namun rasanya puasa di bulan muharam ini akan terasa lebih sempurna lagi jika Anda melakukan puasa pada 9 muharam dan 10 muharam. Puasa ini menunjukan kita yang memerangi para kaum nasrani serta kaum yahudi. Karena dalam kenyataannya hari yang paling diagungkan oleh para kaum nasrani serta kaum yahudi adalah pada tanggal 10 di bulan muharam.

Rasulullah Saw pun bersabda bahwa

“Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 muharam (bersama 10 Muharam).”

Selain dalil-dalil dari Rasulullah yang mempertegas puasa di bulan muharam ada juga hadistnya. Antara lain adalah

“Berpuasalah pada hari ‘Aasyuura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.“

Dengan adanya hadist ini, mempertegas bahwa puasa di bulan muharam dilakukan tanggal 9 muharam serta 10 muharam bukan tanggal yang ada sesudahnya maupun yang sebelumnya.

Namun tidak semua ulama setuju dengan hadist yang satu ini. Bahkan ada dari sebagian kalangan ulama yang menganggap puasa yang dilakukan hanya pada tanggal 10 muharam itu hukumnya makruh atau tidak disukai. Hal ini bisa menimbulkan berbagai pendapat negative seperti mengikuti kaum yahudi ataupun kaum nasrani.

Namun ada juga ulama yang mengganggap puasa tanggal 10 muharam saja tidak ada salahnya , akan tetapi lebih sempurna lagi dilakukannya selama dua hari tanggal 9 dan 10 di bulan muharam.
Hal ini dilatarbelakangi oleh perintah dari Rasulullah Saw berpuasa di bulan muharam pada tanggal 10.

Karena menurut sejarah yang ada, Allah swt pada hari tersebut telah membantu Nabi Musa as beserta dengan semua umatnya selamat dan membuat firaun beserta para bala tentaranya tenggelam.

Anjuran Memperbanyak Puasa pada Bulan Muharram

Di dalam al quran yaitu pada surat at taubah ayat 36 yang isinya yaitu adalah anjuran atau perintah untuk melakukan puasa di bulan muharam. Yang bunyinya adalah sebagai berikut.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. Al-Taubah: 36)

Selain dalil yang ada di dalam al quran juga ada hadist yang berkaitan dengan perintah puasa di bulan muharam. Hadistnya antara lain adalah :

"Setahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati. Yang tiga berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzulhijjah, dan Muharam. Sedangkan (satunya adalah) Rajab Mudhar yang berada antara Jumadil Tsaniah dan Sya'ban." (HR. Bukhari no. 2958).

Alasan puasa ini dinamakan sebagai puasa muharam karena puasa ini dilakukan pada saat bulan yang dihormati (diharamkan) serta dengan nama yang dipakai itulah yyang membuat perintah ini semakin kuat saja.

Hadist dari bukhari tersebut mempunyai arti yaitu pada bulan muharam yang dimuliakan ini seharusnya Anda jangan pernah sampai mendzalimi diri Anda sendiri. Dosa yang Anda lakukan pada bulan muharam ini akan lebih besar balasannya bila dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

Faedah dan Pahala Puasa di Bulan Muharram

Puasa yang dijalankan pastinya ada pahala maupun faedah yang nantinya akan didapat yaitu dosa-dosa yang Anda perbuat pada masa lalu akan diampuni seluruhnya oleh Allah Swt.

Ada lagi hadist yang berkaitan dengan pahala serta faedah puasa muharam dari imam abu daud yang bunyinya adalah sabda Rasulullah Saw sebagai berikut :

"Puasa di hari Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu."
(HR. Abu Daud).

Anda juga harus tahu bahwa ganjaran yang akan didapat orang-orang yang berpuasa pada bulan muharram akan mendapat pahala, yaitu pahala dari 10 ribu orang yang pergi untuk menjalankan ibadah haji dan umrah, 10 ribu malaikat, 10 ribu orang yang matinya dalam keadaan syahid serta pahala dari 10 ribu malaikat.

Memang sangat besar sekali hikmah maupun faedah yang didapatkan bagi orang-orang yang melaksanakan puasa di bulan muharram. Bahkan puasa muharam dianggap sebagai puasa yang hukumnya wajib bagi sebagian dari ulama salaf. Tapi bila dilihat berdasarkan hadist yang ada, meskipun puasa ini hukumnya bisa di bilang wajib, akan tetapi ibadah ini akan menjadi sunah hukumnya karena kewajibannya yang telah dilakukan.

Kesimpulannya yaitu, bagi siapa yang melaksanakan puasa pada tanggal 10 di bulan muharram bukan hanya umat Islam saja namun kaum yahudi juga melakukannya. Ini adalah wujud dari mengenang para nabi yang ada pada zaman dahulu, saat islam belum datang.

Bahkan ada pula orang dari kaum yahudi yang bertanya kepada Rasulullah mengenai puasa yang dilaksanankan di bulan muharram ini. Hadits yang mulia ini menunjukkan dianjurkannya puasa muharam, bahkan puasa di bulan ini lebih utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, setelah bulan Ramadhan.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tanya Jawab Islam tentang Puasa
  • Puasa Arafah - Puasa Sunnah Paling Utama
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA