Puisi Karya Kahlil Gibran
Kahlil Gibran adalah seorang sastrawan yang sangat terkenal. Dia berasal lahir di negara Libanon, namun ketika usianya menjelang dewasa dia berimigrasi ke Amerika. Sebagai seorang satrawan, Kahlil Gibran banyak menghasilkan karya tulisan.
Umumnya karya Kahlil Gibran beraliran romantik, termasuk puisinya. Puisi karya Kahlil Gibran selalu menggunakan bahasa yang sangat indah dan sangat nikmat untuk diresapi, terutama oleh para pecinta sastra jenis puisi.
Sayang sekali Kahlil Gibran meninggal pada usia relatif masih muda. Dia menghembuskan nafas terakhir pada tahun 1931 ketika usianya baru menginjak 48 tahun. Namun meski dia telah tiada, namanya tetap selalu abadi di hati para penggemarnya. Hal ini tidak mengherankan karena novel atau puisi karya Kahlil Gibran memang terus dicari oleh para pelaku sastra untuk dijadikan referensi ketika mereka ingin membuat karya sastra sendiri.
Karya yang Terkenal
Berikut ini contoh puisi karya kahlil Gibran yang sangat terkenal dan sudah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa di dunia, termasuk Indonesia.
1. Broken Wings
Dalam bahasa Indonesia, puisi karya Kahlil Gibran yang namanya sudah sangat mendunia di bidang sastra ini dialih bahasakan menjadi Sayap-Sayap Patah. Sementara dalam bahasa Arab diberi nama al-Ajninah al-Mukassarah. Ketika membuat karya puisi ini Kahlil Gibran menggunakan nama samaran Hala Daher dan menjadi Selma.
Puisi karya Kahlil Gibran ini memiliki bahasa yang sangat khas. Isinya menceritakan kisah hubungan asmara atau cinta dari sepasang kekasih yang tidak disetujui oleh masyarakat karena dianggap melawan adat isitiadat yang sudah berlaku. Kisah ini menunjukkan keprihatinan Kahlil Gibran pada nasib para perempuan yang tinggal di negara negara Timur Tengah. Mereka hidup dalam kondisi yang sangat menyedihkan karena selalu menjadi korban dari ketamakan dan ambisi manusia pada harta kekayaan yang bersifat duniawi.
Namun semua rintangan tersebut bisa kalah oleh rasa cinta yang tulus dan ikhlas yang keluar dari nurani hati yang paling dalam. Inilah puisi karya kahlil Gibran yang menjadi mahakarya di bidang seni sastra modern dunia.
2. Almustafa
Banyak yang menyebutkan bila puisi karya Kahlil Gibran yang satu ini merupakan karya yang bernuansa mistik. Meski demikian Almustafa atau The Prophet tergolong mahakarya juga. Tidak mengherankan bila puisi ini diterjemahkan ke dalam lebih 20 bahasa.
Meski demikian banyak pula kiritik yang ditujukan dalam puisi karya Kahlil Gibran ini. Namun hal ini tidak pernah mengurangi kepopulerannya. Kisah yang diceritakan juga sangat menarik untuk disimak.Penggunaan bahasanya pun sangat indah dan memukau.
Kisah puisi karya kahlil Gibran yang satu ini menceritakan tentang tokoh yang bernama Almustafa yang pergi merantau selama dua belas tahun dan ingin pulang ke kampung halamannya. Namun ketika dia akan menaiki kapal yang akan berlayar ke negaranya dia dihadang oleh sekelompok orang yang selalu bertanya tentang segala hal yang berhubungan dengan rahasia kehidupan.






