logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Cinta & Persahabatan    Puisi    Puisi Ungkapan Cinta

Cerita Puisi Kasih Sayang


Ilustrasi puisi kasih sayang
Puisi kasih sayang selalu dipersembahkan teruntuk orang-orang terkasih sejagad raya dunia. Cerita puisi tentang kasih sayang ini tentu saja bisa diutarakan untuk melambangkan rasa cinta dan persahabatan, sebagai media untuk mengungkapkan rasa cinta, rasa cinta yang utama hanya karena Sang Mahacinta. Puisi itu sendiri tidak harus panjang. Yang paling utama adalah ungkapan yang diutarakan dalam kata penuh aliran perasaan si pembuat puisi. Hal ini akan menambah rasa sayang di antara mereka.

Untuk Siapa?

Memang tidak semua orang mampu membuat puisi. Teknik yang digunakan dalam pembuatan sebuah puisi juga sebenarnya tidak harus sangat rumit. Ungkap saja rasa yang dikandung di dalam dada. Misalnya, cukup dengan mengatakan, ‘Rindu embun pagi pada saat tak mampu melihat mentari sama dengan rasaku ingin bertemu denganmu’. Hubungkan fenomena yang ada di alam dengan perasaan yang dirasakan pada saat membuat puisi itu.

Orang yang tidak mampu membuat sebuah puisi pun terkadang akan mampu membuat sebuah kalimat penuh makna ketika hatinya tertekan atau perasaannya tak terbendung lagi. ‘Limbung jiwa kala hatimu menjauh.’ Kalimat itu sebagai salah satu ungkapan rasa sedih berpisah dengan orang yang disayangi. Perpisahan memang menyakitkan. Namun, ada kalanya perpisahan harus dilakukan demi menguji seberapa dalam rasa cinta yang dirasakan.

Puisi yang diuntukkan untuk seseorang itu bergantung pada usia dan hubungan dengan orang tersebut.  Inilah puisi kasih sayang, untuk ibu, ayah, adik/kakak, saudaraku, sahabat-sahabat, guru, untuk suami, untuk istri, nenek, kakek, dan semua pejuang kebenaran yang serta-merta dengan segala kesungguhan mulia di seluruh dunia.

Puisi Kasih Sayang untuk Ibu
    Ibu, How an Amazing She is
    Aku tak terbaca
    Jika menulis puisi untuk ibu
    Sebab cintanya terlalu indah

    Aku tak tertulis
    Jika menulis puisi tentang ibu
    Sebab kasihnya terlalu megah

    Bila sejuta kata telah kurangkai dengan indah
    Untuk beliau, aku tetap tak tergambar
    Sebab terlalu banyak kisah-kisah cinta bersama beliau
    Mungkin hanya beberapa helai saja yang bisa aku katakan
    Aku mencintainya melebihi dunia dan seisinya
    Dalam naungan cinta-Nya
    How an amazing she is

Puisi Kasih Sayang untuk Ayah
    Jejak Semesta
 
    Ayah semangat sekali bekerja
    Sebab bulan di langit janjinya
    Bintang di arasy mimpinya
    Cahaya pun menyanjungnya
    Sambil menapaki tangga pelangi
   
    Ayah, aku cinta
    Kasih sayangnya
    Memelihara kami dari api neraka
    Karena beliau adalah pemimpin semesta

Puisi Kasih Sayang untuk Adik/kakak
    Bersamamu Adik
 
    Saat jauh,
    Kuingat pertengkaran kita, mesra
    Saat dekat,
    Kurindu senyuman dewasamu   
   
    Gayamu cerdas
    Menawan hati
    Kadang-kadang kau memuji diri
    Aku pun hanya tersenyum menyanyi
   
    Adikku,
    Aku hanya ingin mampu
    Mencontohkan yang terbaik bagimu
    Hingga kita nanti masing-masing
    Memiliki keluarga sendiri-sendiri
    Namun, aku harap kau
    Selalu ada di sampingku
    Menggapai impian
    Yang pernah kita tulis dan kita tempel
    Di dinding kamar dulu   
 
Puisi Kasih Sayang untuk Sahabat
    Kenangan Bersama Sahabat
    Bunga-bunga kertas
    Pada lampu-lampu malam
    Tirai merahku tertutup rapat
    Sendiri di sini dalam jalan sepi  
    Ketika aku kembali,
    Bunga-bunga kertas
    Pada lampu-lampu malam
    Kalian mengejutkanku
    Akan indahnya bunga-bunga kertas
    Lampu-lampu malam
    Dengan nyanyian selamat ulang tahun

Puisi Kasih Sayang untuk Guru

    Bayangan Hati Seorang Guru
    Aku tahu,
    Sebelum mengajar kau deg-degan
    Ada rasa takut pada hatimu
    Ada rasa galau bila kau tak bisa
    "Aku harus bisa membisakan murid-muridku,
    Sebab ini dan mereka adalah amanah"   

Puisi Kasih Sayang untuk Suami
    Sedikit tentang Suamiku
    Beliau selaksa beringin
    Kokoh lagi hijau
    Melindungi keluarganya
   
    Beliau seperti ilalang   
    Sederhana, namun indah

    Beliau bak permadani
    Lembut
    Namun, mampu membawa kami
    Keliling pergi
    Menuju jalan-Nya       

Puisi Kasih Sayang untuk Istri

    Sedikit tentang Istriku
    Dirinya lembut
    Penurut tanpa berkerut   
    Amanah dalam rumah tangga
    Menjadikan rumah selaksa istana   
    Dirinya imut
    Membuatku tak sanggup rasanya
    Jauh dari dirinya

Puisi Kasih Sayang untuk Nenek
    Nenekku

    Nenek memanjakanku
    Namun, manjaku beliau buat
    Menjadikan aku mengenal arti cinta
   
    Nenek menunjukkan cerminan ibuku
    Lembut, tegas dan pemaaf

Puisi Kasih Sayang untuk Kakek
    Dialah Kakek
    Wajahnya keriput
    Kakinya berjalan terayun
    Namun, ia kulihat tabah
    Wibawa masih ada
    Dalam pancaran cahaya wajahnya
    Beliau mengajarkanku tentang makna bersyukur

Puisi Kasih Sayang untuk Para Pejuang
    Bada Sang Pejuang
 
    Pejuang itu setia
    Setia pada apa yang telah menjadi prinsipnya
    Pejuang itu amanah
    Ada banyak tugas yang diemban pada punggungnya
    Pejuang itu cerdas
    Berpikir bersih lalu bertindak
    Pejuang itu teguh
    Kokoh pada jiwa dalam dirinya
    Pejuang itu, lembut, sabar, dan surga

Proses

 “Menelusuri proses kreatif penulisan puisi sama asyiknya dengan menulis puisi itu sendiri,” ujar Soni Farid Maulana, penyair yang hingga kini menjadi salah satu redaktur di Harian Pikiran Rakyat. Proses itu sendiri membutuhkan waktu dan penelaahan terhadap apa yang sedang berlangsung. Penggunaan kata-kata tertentu juga membuat banyak puisi bernada begitu indah. Tidak banyak orang mampu membuat puisi yang menggugah. Banyak yang hanya merangkai kata-kata yang mudah dimengerti.

Tetapi bagi sebagian orang puisi itu benar-benar sesuatu yang sangat berarti. Puisi tidak hanya menjadi satu unggap rasa tetapi telah menjadi satu pekerjaan yang diharapkan akan memberikan penghasilan tambahan. Puisi yang berkaitan dengan kasih sayang malah akan membuat sang penyair menjadi idola. Ia bisa menjadikan puisinya sebagai salah satu sarana membuat satu hubungan menjadi lebih baik. Kata-kata indah itu akan melembutkan hati.

Saat hati lembut itulah, terkadang air mata pun akan mengalir. Saat seorang ibu yang begitu merindukan anaknya akan mengatakan bahwa belahan jiwanya itu seakan menghilang begitu lama. Padahal mungkin mereka baru berpisah beberapa hari saja. ‘Indah matamu tak ada duanya, anakku. Kau adalah milikku yang kurelakan menjadi milik alam. Kau mempunyai jiwa sendiri.’

Berpuisi adalah Sebuah Ekspresi

Para penyair boleh jadi memiliki pandangan yang berbeda dan unik. Masing-masing tidak bisa disamakan dan mereka--sudah pasti--tidak mau disamakan, kendati misalnya tingkatannya dianggap sama. Akan tetapi, ada kesamaan dalam proses kreativitas mereka, yaitu bahwa puisi adalah ekspresi dari sebagian pengalaman mereka.

Puisi tentang kasih sayang pun begitu. Sebagai manusia, jelas pengalaman akan rasa cinta begitu melekat pada setiap jiwa. Bukan suatu hal yang aneh kalau kata-kata puitis pada akhirnya menjadi penumpahan rasa cinta seseorang. Inilah yang memunculkan istilah ‘puisi kasih sayang’.

Memetakan Puisi

sejak kau pergi dari sisiku, cintaku,
jiwaku seperti setangkai mawar
dipangkas orang dari pangkalnya

Tiga larik puisi di atas adalah contoh puisi tentang kasih sayang yang dengan jelas dan tegas menginformasikan sebuah pengalaman seseorang. Sang penyair menjelaskan perasaannya yang sedang murung kareng ditinggal sang kekasih. Puisi cinta tidak melulu senang dan bahagia. Akan tetapi bisa sebaliknya.

Sang penyair menunjukkan rasa kasih sayangnya pada sang kekasih, betapa sakit hatinya saat pujaan hati itu pergi meninggalkannya. Rasa sakit itu pun ditunjukkan dengan metafora bagai setangkai mawar yang dipangkas orang dari pangkalnya. Bayangkan sakitnya jika tiba-tiba saja bagian dari tubuh Anda dipangkas secara paksa. Sakit sekali!

Rasa sakit, murung, dan layu memang tidak tersurat dalam puisi kasih sayang di atas. Akan tetapi ketiga rasa itu dapat didalami secara tersirat. Inilah yang disebut dengan bahasa figuratif, yaitu bahasa penyair yang tidak harus hadir dalam puisinya. Bahasa ini pun juga dapat berfungsi sebagai penekan suasana, yaitu bagian dari kenyataan akan pengalaman sang penyair yang dirasa abstrak.

Puisi adalah Pengalaman Sang Penyair

Pada buku “Postmodernisme Tantangan bagi Filsafat”, Dr. I. Bambang Soegiharto menjelaskan bahwa bahasa bukan hanya sekadar teks, struktur, dan makna saja. Akan tetapi, bahasa juga adalah pengalaman yang dihayati. Di sinilah dapat terlihat bahwa karya puisi, khususnya puisi kasih sayang, adalah ungkapan sebenarnya seorang penyair akan pengalaman pribadinya. Hanya saja, memang perasaannya itu tertutupi oleh kejeniusannya dalam mengolah kata-kata.

Menulis puisi tidak bisa dikhayal-khayalkan. Meski di dalamnya ada imajinasi, puisi yang dikhayal-khayalkan cenderung tidak akan mengena atau kering tanpa makna. Hanya kata-kata yang indah saja. Oleh karena itulah, seorang penyair dituntut untuk benar-benar meresapi pengalamannya agar dapat tertuang dalam bentuk puisi yang dalam, termasuk dalam menulis puisi mengenai kasih sayang.

Tolong di SHARE :
Share
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA