logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Cinta & Persahabatan    Puisi    Kata Kata Puisi Cinta    Puisi Kasih Sayang

Menelaah Puisi Kasih Sayang

Oleh: AnneAhira.com Content Team

“Menelusuri proses kreatif penulisan puisi sama asyiknya dengan menulis puisi itu sendiri,” ujar Soni Farid Maulana, penyair yang hingga kini menjadi salah satu redaktur di Harian Pikiran Rakyat.

Berpuisi adalah Sebuah Ekspresi

Para penyair boleh jadi memiliki pandangan yang berbeda dan unik. Masing-masing tidak bisa disamakan dan mereka--sudah pasti--tidak mau disamakan, kendati misalnya tingkatannya dianggap sama. Akan tetapi, ada kesamaan dalam proses kreativitas mereka, yaitu bahwa puisi adalah ekspresi dari sebagian pengalaman mereka.

Puisi Kasih Sayang pun begitu. Sebagai manusia, jelas pengalaman akan rasa cinta begitu melekat pada setiap jiwa. Bukan suatu hal yang aneh kalau kata-kata puitis pada akhirnya menjadi penumpahan rasa cinta seseorang. Inilah yang memunculkan istilah ‘puisi kasih sayang’.

Memetakan Puisi

sejak kau pergi dari sisiku, cintaku,
jiwaku seperti setangkai mawar
dipangkas orang dari pangkalnya

Tiga larik puisi di atas adalah contoh puisi kasih sayang yang dengan jelas dan tegas menginformasikan sebuah pengalaman seseorang. Sang penyair menjelaskan perasaannya yang sedang murung kareng ditinggal sang kekasih. Puisi cinta tidak melulu senang dan bahagia. Akan tetapi bisa sebaliknya.

Sang penyair menunjukkan rasa kasih sayangnya pada sang kekasih, betapa sakit hatinya saat pujaan hati itu pergi meninggalkannya. Rasa sakit itu pun ditunjukkan dengan metafora bagai setangkai mawar yang dipangkas orang dari pangkalnya. Bayangkan sakitnya jika tiba-tiba saja bagian dari tubuh Anda dipangkas secara paksa. Sakit sekali!

Rasa sakit, murung, dan layu memang tidak tersurat dalam puisi kasih sayang di atas. Akan tetapi ketiga rasa itu dapat didalami secara tersirat. Inilah yang disebut dengan bahasa figuratif, yaitu bahasa penyair yang tidak harus hadir dalam puisinya. Bahasa ini pun juga dapat berfungsi sebagai penekan suasana, yaitu bagian dari kenyataan akan pengalaman sang penyair yang dirasa abstrak.

Puisi adalah Pengalaman Sang Penyair

Pada buku “Postmodernisme Tantangan bagi Filsafat”, Dr. I. Bambang Soegiharto menjelaskan bahwa bahasa bukan hanya sekadar teks, struktur, dan makna saja. Akan tetapi, bahasa juga adalah pengalaman yang dihayati. Di sinilah dapat terlihat bahwa karya puisi, khususnya puisi kasih sayang, adalah ungkapan sebenarnya seorang penyair akan pengalaman pribadinya. Hanya saja, memang perasaannya itu tertutupi oleh kejeniusannya dalam mengolah kata-kata.

Menulis puisi tidak bisa dikhayal-khayalkan. Meski di dalamnya ada imajinasi, puisi yang dikhayal-khayalkan cenderung tidak akan mengena atau kering tanpa makna. Hanya kata-kata yang indah saja. Oleh karena itulah, seorang penyair dituntut untuk benar-benar meresapi pengalamannya agar dapat tertuang dalam bentuk puisi yang dalam, termasuk dalam menulis puisi kasih sayang.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Ungkapkan Perasaanmu seperti Puisi Cahaya Bulan
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA