Puisi Persahabatan Untuk Kartu Ucapan
Senang rasanya jika dapat berbagi bahagia dengan orang yang Anda cintai. Perlu diingat bahwa orang yang Anda cintai tidak terbatas pada pacar atau kekasih saja lho ya…. Memang benar jika mereka bisa membuat Anda melayang kegirangan. Namun, di waktu yang lain, mereka bisa juga membuat Anda terpuruk lebih dalam. Jadi, sekarang coba diingat kembali, siapa orang yang selalu ada untuk Anda? Siapa yang senantiasa menjadi tempat berkeluh kesah Anda? Siapa yang saat Anda berada didekatnya tidak perlu menjadi orang lain?
Yup, dialah sahabat. Orang yang dengannya Anda dapat saling berbagi. Begitupun saat momen-momen berharga dalam hidupnya, rasanya penting banget Anda untuk turut ambil bagian di dalamnya. Betul bukan?! Mulai dari hari ulang tahunnya, hari pernikahannya, hari pertamanya masuk kerja sampai pada hari pertamanya mendapat pacar. Pokoknya di setiap momen yang berarti dalam hidupnya.
Sebenarnya banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk sahabat di momen spesialnya. Standardnya sih Anda memberi hadiah atau semacam kado. Namun, jangan hanya itu, sisipkan pula kartu ucapan untuknya. Kartu ucapan yang Anda sisipkan bisa jadi akan menambah arti dan greget pada hadiah. Apalagi kalau kartu ucapannya berisi Puisi Persahabatan yang indah. Pasti deh persahabatan kalian akan semakin lengket.
Tertarikkah dengan kartu ucapan? Ingin membuat puisi persahabatanmu sendiri? Yuk, melihat beberapa tips yang dapat Anda pergunakan.
Sesuaikan Isi Puisimu Dengan Momennya
Mungkin ini tips yang sepele, tetapi sebenarnya sangat penting. Kalau sahabatmu sedang berulang tahun yang ke-17, jangan berikan puisi yang mengucapkan selamat menempuh hidup baru untuknya. Tidak lucu bukan…?
Jangan Memilih Kata yang Terlalu Simbolis dan Rumit
Alangkah baiknya jika puisimu di kartu ucapan mudah untuk dipahami. Dalam sekali baca, orang dapat langsung menangkap makna apa yang terkandung. Hal ini berbeda dengan puisi pada umumnya. Biasanya, puisi yang bagus adalah puisi yang berisi pilihan kata yang kuat, hemat dan sesimbolis mungkin. Jika Anda ingin mengambil puisi seseorang untuk dicantumkan dalam kartu ucapan, maka Anda perlu membacanya berulang-ulang. Bahkan jika perlu, Anda harus mengkaji latar belakang si penulis puisi tersebut.
Namun, jika ingin menulis sendiri, perhatikan isi puisi. Tentu Anda tidak ingin jika puisi yang sudah susah-susah dibuat, ternyata tidak dimengerti oleh sahabatmu. Ambillah contoh jika ingin mengungkapkan pujian atas kesetiaannya, tuliskan saja semisal:
Bukan awan yang membuat pohon menjulang,
Tapi kesetiaan hujanlah yang selalu mengguyurnya.
Jika aku dapat melewati jalan panjang kehidupan,
Kesetiaanmu pulalah penyebabnya, Rihana….
Jangan yang seperti ini:
Mutiara menyelusup hilang,
Kepak rindu pun bertaut jingga.
Itulah Kamu,
Berdesir-desir gendang semesta.
Puisi yang terakhir lebih sulit untuk dipahami dibanding puisi yang pertama. Bisa jadi sahabatmu keburu pusing memikirkan puisi yang terakhir, malah lebih memilih buru-buru melempar kartu ucapanmu untuk segera membuka hadiah yang kamu berikan.
Tuliskanlah Do’a Untuknya.
Anda perlu memberikan kata-kata do’a atau harapan di puisi. Sehingga Anda benar-benar memberikan kesan bahwa puisi itu memang dibuat spesial untuknya. Berbeda dengan puisi komersil yang biasa ada di tukang koran atau majalah-majalah lokal. He, he, he.
Jadi, itulah beberapa tips membuat puisi persahabatan untuk kartu ucapan. Apabila puisi itu memang Anda sendiri yang membuatnya, pasti akan menciptakan rasa yang lebih mengena dan dalam hati.
Selamat mencoba!






