Menulis Puisi Romantis

Persahabatan antara dua orang yang berbeda jenis sering berubah di tengah jalan. Meskipun pada awalnya menegaskan bahwa persahabatan adalah murni persahabatan tanpa dicampuri oleh rasa cinta, tak sedikit orang yang jatuh cinta pada sahabat sendiri. Seperti lazimnya orang yang sedang jatuh cinta, puisi romantis pun kerap hadir menemani.
Puisi romantis memang tak pernah lekang ditelan zaman. Bisa jadi, puisi jenis inilah yang paling banyak diciptakan oleh manusia. Hampir setiap orang yang sedang jatuh cinta tiba-tiba berubah menjadi penyair. Orang yang semula tidak bisa menulis satu baris puisi pun tiba-tiba menjadi sangat mahir menulis puisi cinta.
Menulis Puisi Romantis
Meskipun cinta yang dirasakan dalam hati sedang menggebu-gebu, namun puisi romantis sebaiknya:
- Ditulis dengan diksi atau pilihan kata yang manis.
Pilihan kata yang vulgar dan berkonotasi seksual sering membuat keromantisan puisi romantis ini menjadi kehilangan makna. Cinta yang diidam-idamkan bukannya mendapat sambutan, bisa-bisa malah menjauh. Romantisme tak identik dengan seksualisme.
- Kata-kata yang dipilih pun sebaiknya mudah dimengerti. Penggunaan kata-kata yang terlihat hebat namun tidak tepat, bisa jadi malah membuat orang yang dituju dalam puisi romantis itu sama sekali tidak merasa atau mengerti.
- Jika puisi romantis ini ditulis khusus untuk seseorang, kenali orang tersebut.
Tak semua orang mengerti dan dapat menikmati puisi. Puisi memang dapat dinikmati oleh hati, namun jika sulit dipahami bukan tidak mungkin puisi itu tak mencapai hasil yang diharapkan.
Menulis puisi romantis untuk sahabat bisa menjadi lebih mudah karena umumnya sepasang sahabat sudah saling mengenal dan memahami cukup dalam. Apa yang disukai dan tidak disukai, apa pandangan hidupnya, apa sikapnya terhadap sesuatu hal, dan sebagainya.
Namun, menulis puisi romantis untuk sahabat bisa juga menjadi sulit. Sering ada perasaan bersalah karena mencintai sahabat sendiri.
Puisi Cinta Pujangga
Tak hanya penyair dadakan yang menulis puisi romantis karena perasaan cinta yang sedang bersemi di hati. Para pujangga kenamaan dari masa ke masa pun tak ketinggalan menuliskan baris-baris puisi romantis ini. Misalnya, Rabindranath Tagore, Kahlil Gibran, dan Jalaluddin Rumi. Puisi-puisi mereka tak hanya indah dan romantis, namun juga bermakna.
Para pujangga Indonesia pun tak kalah. Banyak puisi romantis karya pujangga Indonesia. Salah satu yang paling sering dibacakan atau dikutip adalah puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono. Puisi ini bahkan sempat dijadikan lagu soundtrack film Cinta Dalam Sepotong Roti pada tahun 1990-an.
Simaklah puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono ini:
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Sederhana, indah, manis, romantis, santun, dan tak lekang ditelan zaman.






