Puisi Romantis

Puisi romantis, adalah puisi yang mengalami impresi pada semangat dan jiwa rapuh anak manusia, atau penyairnya yang ingin dikenali atau ingin mengenalkan sesuatu yang dia ungkapkan dengan berbelit-belit. Namun itulah takdir dari mereka yang romantis. Segalanya penting dicatatkan dan di bahasakan berlebihan. Seni adalah seni. Semakin melingkar kalimat dan kata-kata, nilai seninya lebih bernilai.
Yang membawakan gaya romantik, tentu saja William Shakespeare. Dan berakhir di zaman John Keats. Sepeninggal Keats. Jarang sekali orang terdorong untuk berlebihan habis-habisan. Sepeninggal Keats, para neo romantik, sesekali ingin mandiri dari sifat yang berlebihan. Hasilnya tidak kemana-mana, dan tidak melakukan apa-apa, seperti nasib puisi Goenawan Mohamad.






