logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Cinta & Persahabatan    Puisi    Kumpulan Puisi Cinta

Puisi Sakit Hati - Luapan Hati yang Terluka karena Cinta


Ilustrasi puisi sakit hati

Ketika suasana hati sedang gundah dan sedih, janganlah di pendam. Jika tidak ada seseorang yang bisa Anda jadikan tempat untuk melepaskan kegundahan hati, ungkapkanlah lewat puisi sakit hati. Menulis puisi sakit hati bisa membantu mengurangi kesedihan yang melanda. Biasanya dalam kondisi sakit hati, kita bisa berubah menjadi melankolis dan puitis.

Tak perlu memikirkan pilihan kata dan untaian kata apa yang pantas untuk membuat puisi sakit hati. Tuangkan apa yang ada dalam isi hati Anda saat ini. Jika menangis ungkapkan, jika sedih ungkapkan, dan jika menyesakkan hati, keluarkan. Biarkan kata hati Anda mengalir dalam untaian puisi sakit hati.

Puisi Sakit Hati - Terapi bagi Hati yang Terluka

Kita tak pernah menduga apa yang akan terjadi dengan hati kita. Kita pun tak pernah menduga jika akan mengalami sakit hati seperti yang dikisahkan para pujangga cinta. Tak perlu risau, tak perlu bersedih hati berkepanjangan, tuangkanlah luapan kesedihan Anda lewat puisi sakit hati. Puisi sakit hati yang Anda buat ibarat belahan jiwa hati Anda yang tersayat luka.  

Rasa sakit hati yang sedang menggelayut dalam hati Anda, tak akan pernah usai dengan kemarahan. Untaian kata dalam puisi sakit hati dapat meredam gejolak emosi dari dalam jiwa hati yang terluka.

Tanpa Anda menyadarinya, puisi sakit hati yang Anda buat akan menjadi semacam terapi untuk hati Anda yang sedang sakit, seakan menemukan obat penawarnya. Bukan berarti hati menjadi lemah dengan mengungkapkannya lewat puisi sakit hati, bukan berarti kita kalah berperang dalam medan cinta jika sang pujaan hati memilih meninggalkan kita dengan menumpahkannya dalam puisi sakit hati.

Puisi sakit hati ibarat penawar dahaga meski dahaga tak sirna selamanya. Puisi sakit hati menjadi sebuah pelarian hati yang tak sanggup menopang getirnya luka. Jadi, ungkapkanlah rasa sakit hati Anda melalui puisi sakit hati. Sebait puisi sakit hati yang Anda tuliskan, dapat menenangkan setidaknya rasa kecewa yang menelusup dalam hati Anda. Sebuah puisi sakit hati dapat merepresentasikan rasa kecewa menjadi hikmah yang bijak.

Ada pepatah yang menyatakan menulis itu bisa menyehatkan pikiran dan hati. Dengan menulis, kita bisa menuangkan segala isi hati dan pikiran kita. Demikian halnya dengan puisi sakit hati. Jika menulis untuk mengungkapkan pikiran dan isi hati itu bisa menyehatkan, terlebih jika menulis puisi sakit hati berarti dapat menyehatkan hati Anda yang sakit dan terluka. Rasa sakit yang tak bisa kita lihat kasat mata, dapat terlihat dalam rangkaian kata-kata puisi sakit hati.

Puisi Sakit Hati - Luapan Hati yang Bersedih karena Cinta

Puisi sakit hati berisi ungkapan hati yang kecewa akibat cinta. Cinta yang tak bisa diselamatkan pemiliknya, cinta yang tak bisa lagi diajak bercengkrama, semuanya tumpah dalam luapan puisi sakit hati. Lewat puisi sakit hati tersimpan makna yang begitu mendalam. Sakit yang terasa begitu kentara berbaur dalam untaian kata hati.

Di Ujung Kata-Kata

Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

 
Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yang menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

 
Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara

 
Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

 
Setidaknya biar ada tanda yang bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu

*** by: Mayank Ponimiring
 
Jeritan Hampa

Rasa ini menjerit
Hati ini sakit perih tak tampak
Batin ini bingung tak menentu
Namun semua tertahan tak dapat menyeruak

 
Tak ada yang tau, tak ada yang peduli
Tak ada yang mendengar
Jeritan hampa ini
Di sini...
Senja tak menyapa gunung
Dan hamparan airpun tak mendengar
Jeritan nada yang terkalahkan oleh deburan
Teriakan ombak menghempas
Karang..

 
Aku tertawa dalam kekalutan
Aku tertawa dalam hinaan diri
Aku terenyuh diam tak menatap
Tatapan hamparan lautan kosong
Dengan patahan harapan
Aku terdiam membisu
Hanya dengan air mata.
*** by: Nidya

 
Mimpi yang Hilang

Di bawah hamparan gelap luas yang bertabur bintang
Aku menatap satu bintang yang paling terang
Aku menatapnya dengan penuh harapan
Seolah itu kau
Yang kini jauh seakan hilang..

 
Selama ini
Aku mencoba tuk selalu mengerti hatiku
Namun ternyata semua masih semu ku rasakan
Nama yang terukir dalam karang hatiku
Kini seakan terkikis
Oleh ombak yang menghantam..

 
Aku dan jenuhku, bersama membisu
Terlalu jauh untuk meraih bintang yang sedang ku tatap
Aku dan senyumku
Mengikuti diam termenung
Namun tercipta sebuah mimpi
Yang hilang hanya dalam sekejap

 
Teriakan Hati
Disaat terpikir tentang dia
Yang entah ada di mana
Terkadang hati teriak dengan kehampaannya
Mencari dan menunggu hati cintanya

 
Ku menangis tanpa air mata
Ku teriak tanpa suara
Hanya merasakan sakitnya hati
Begitu tersiksa menunggu yang di nanti

 
Begitu berat melepaskan rasa ini
Yang sudah merasuk dalam hati
Mungkin bila aku nanti mati
Sesalku akan abadi

 
Akankah penantian ini berujung bahagia
Ataukah hanya asa semata
Tapi hatiku kan selalu tegar menghadapinya
Walau akhirnya hanya membuat luka
*** by: Ahmad Rahmanto

 
Biar Langit yang Memutuskan

Hangatnya perapian malam
Mengingatkanku akan hangatnya pelukanmu
Kesejukan sungai kebahagiaan
Bagai menatap senyummu
Damainya jiwaku

 
Di mana belas kasih itu?
Bersamamu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya duka
Dalam hati tersimpan banyak doa

 
Kau bilang kita pasti bisa
Bisa saling mencintai
Bersama sampai tua
Bersatu hingga mati
Kau bilang perbanyak doa dan harapan
Impian kita pasti kan terwujud
Namun apa yang terjadi kini?
Biarlah langit yang memutuskan

 
Satu keinginan
Cinta kita jangan sampai berubah
Hati kita tetap menyatu
Menciptakan bahagia bersama
Tak semudah yang kita duga

 
Bagaimana harus ku hentikan air mata?
Impian kita hanya sebatas dalam mimpi
Biarlah langit yang memutuskan
Tentang akhir cerita cinta kita
*** by: Nada Egan

 
Mengapa

Mengapa..?
Kini aku tak mengerti
Hatiku kini retak, remuk, dan hancur
Dulu hatiku yang selalu senang saat bersamanya
Kini hilang harapan itu
Dia pergi
Pergi menghadap sang khaliq

 
Seharusnya aku harus ikhlaskannya
Tapi tak bisa

 
Air mataku terus mengalir, dan membasahi pipiku
Sekarang, pikirku hanya bagaimana bisa menyusulnya
Aku kehilangan jati diriku saat ini, karna dia
Aku hanya bisa menangis dan menangisinya
Menjerit dan rasa penyesalan yang dalam
Mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya?
Sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa

 
Dia pergi, dia perdi, tinggalkanku, hanya itu ucapku
Dulu waktu aku ingin ungkapkan rasaku padanya
Ternyata dia sudah memiliki orang yang dicintainya
Haruskah kurusak itu?
Tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati
Dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku
Tiba-tiba kau pergi untuk selamanya
Tak terlintas dipikirku
Bahwa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku
***

Tenggelam

Aku sedih dengan ukiran yang indah memuja akan dunia
Luka yang memahat
Luka yang begitu menusuk
Luka yang menghunjam jantungku
Tpai tidak ada yang tahu bahwa aku kecewa dalam cerita
 
Sampai untuk berpikir tentang cinta
Dengan hati bukan mata rasakan cinta
Untuk kehilangan akal sehat
Dan untuk membuat aku tenggelam
 
Tenggelam dalam kesedihan
Tenggelam dalam kepedihan dan kehancuran
Dengan semua janji-janji busukmu
Dengan semua janji-janji palsumu
Membuat sayap ini patah dan mati
 
Aku menangis meratapi takdir
Merasakan seakan dunia ini tak berarti lagi
Dan kini hanya kesedihan, kekecewaan yang menemaniku
Cinta ini sungguh aku tidak mengerti
***

Tak perlu bersedih lagi, tak usah meratap lagi, lebih baik ungkapkan semua dalam bait puisi sakit hati. Supaya hati kembali pada sinar indahnya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mau Merayu? Pakailah Puisi Puisi Cinta!
  • Arti dari Kata Manis Cinta
  • Puisi Kasih dalam Lirik Lagu LArc~en~Ciel
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA