Membuat Puisi Ulang Tahun
Dalam pesta perayaan ulang tahun, biasanya lebih didominasi oleh berbagai kegiatan yang bersifat hura-hura. Seperti acara menyanyi lagu ulang tahun, pesta potong kue atau juga sekedar bermain-main dengan semua orang yang datang dalam kegiatan tersebut. Masih sedikit yang mengisinya dengan kegiatan yang bisa menciptakan nuansa syahdu seperti pembacaan puisi ulang tahun.
Sebagian kalangan, khususnya remaja menganggap pembacaan puisi ulang tahun dalam acara tersebut adalah kuno dan ketinggalan jaman. Sebab, hal ini sepintas hanya terlihat membosankan dan kurang memberikan kesan meriah. Padahal, dalam acara ulang tahun banyak orang yang menginginkan nuansa yang terbangun dalam acara tersebut berkesan meriah serta menunjukkan kebahagiaan dari semua orang yang hadir.
Di sisi lain, banyak orang yang menganggap bahwa puisi ulang tahun adalah sebuah hal yang sulit untuk dibuat. Jika puisi yang dibacakan merupakan karya orang lain pun, dianggap kurang memberikan kesan yang mendalam. Sebagian kalangan lebih menyukai membaca puisi ulang tahun hasil karya sendiri. Namun demikian, di sisi banyak orang yang menganggap membuat puisi ulang tahun sangat sulit sehingga tidak semua orang bisa membuatnya.
Puisi ulang tahun bisa dibuat dengan sederhana. Tidak perlu menggunakan bahasa yang rumit. Justru kesederhanaan itu akan memudahkan dipahami. Para sastrawan berkata bahwa puisi atau sajak adalah miliki penulisnya. Orang lain hanya bisa menafsirkan apa saja yang tertulis. Namun tidak dengan puisi ulamg tahun. Jika kita menuliskan untuk orang lain maka sebisa mungkin pesan dalam puisi tersebut harus tersampaikan pada orang yang dimaksud.
Lain halnya jika puisi ulang tahun dibuat oleh yang punya ultah. Puisi bisa dijadikan sarana berbagi hati, rasa dan semangat dengan mereka yang hadir diacara tersebut. Bahasa simbolis dimana hanya sang penulis saja yang memahami, sah-sah saja dipakai disini, karena memang acara itu sepenuhnya milik sang punya ultah.
Mencurahkan isi hati melalui bait-bait kata membutuhkan keberanian dan kejujuran. Keberanian untuk membuka diri dan mengatakan kejujuran akan apa yang dirasa. Puisi-puisi klise biasanya terlahir dari jiwa yang kosong, yang hanya ingin menampilkan keindahan, namun hakekatnya miskin makna. Bagaimana bisa menumbuhkan makna jika pada saat puisi tersebut dibacakan, ternyata tidak ada penghayatan. Dan bagaimana mungkin tercipta penghayatan, sementara isi puisi itu tidak mewakili rasa jiwa. Cukup sederhanakan?
Contoh Puisi Ulang Tahun
Saat jiwa terendus luka
Dan jiwa telah lelah
Terlalu lelah menanti sapa
Karena asa yang selalu tertunda
Akankah datang raka penawar dahaga
Dan saat ini
Persis, saat usia diri terpotong setahun
Aku kembali menyenandungkan kembara jiwa
Lagi dan lagi
Sunyi dan sunyi
Itu, salah satu cuplikan puisi ulang tahun. Mudahkan membaca pesan yang ada didalamnya. Jika anda adalah teman si penulis puisi tersebut, anda akan sangat mudah menebak apa yang digelisahkan teman anda yang sedang ulang tahun.
Keberanian adalah modal. Ya karena bukan tidak mungkin saat kita berpuisi, akan ada yang bersungut-sungut. Mungkin kita dianggap terlalu cengeng atau mendramatisir permasalahan. Padahal sebenarnya puisi adalah lelabuhan jiwa, dan setiap anak manusia punya cara tersendiri untuk melabuhkannya. Dengan membacakan puisi ulang tahun pada moment tersebut salah satunya.
Cara Membuat Puisi Ulang Tahun
Lantas bagaimanakah cara yang bisa dilakukan agar seseorang mampu menciptakan puisi ulang tahun sesuai dengan selera dan tujuan mereka? Yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah yakinlah bahwa pada dasarnya semua orang memiliki kemampuan yang sama untuk menciptakan sebuah puisi.
Sebab, untuk bisa membuat sebuah puisi tidak dibutuhkan seseorang yang memiliki ketrampilan khusus. Yang paling penting adalah kemauan serta adanya kesatuan pada nilai rasa yang ada pada seseorang dengan ungkapan yang hendak disampaikan melalui sebuah puisi tersebut.
Dengan adanya kemauan, maka seseorang akan selalu mau berusaha untuk belajar serta memperbaiki kesalahan yang. Baik dengan cara mencari melalui literatur atau juga dengan berdiskusi untuk mendapatkan kritik serta saran dari pihak lain. Ini merupakan kunci awal bagi seseorang yang ingin belajar menciptakan sebuah karya puisi.
Sementara, kesatuan nilai rasa berhubungan dengan isi dari sebuah puisi yang hendak dibuat tersebut. Seseorang yang bisa menghayati antara puisi yang hendak dibuat dengan lingkungannya tersebut, akan lebih mudah menuangkan apa yang ada di hatinya menjadi sebuah tulisan yang indah dalam bait puisi.
Itulah mengapa dalam kehidupan banyak dijumpai orang yang sedang gundah hatinya atau sedang jatuh cinta demikian mudah menciptakan untaian puisi sebagai wujud isi hati mereka. Hal ini disebabkan, adanya kesatuan nilai rasa yang menjadi modal awal bagi seseorang untuk membangun kata-kata ke dalam sebuah rangkaian puisi tersebut.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk belajar membuat puisi adalah dengan cara memperbanyak pengetahuan mengenai puisi itu sendiri. Baik dengan cara mengenal aneka ragam puisi beserta bentuk puisi yang ada. Atau bisa juga dengan cara membaca puisi dari orang lain melalui media massa atau buku sastra.
Selain itu, untuk bisa menciptakan sebuah puisi kita perlu memperbanyak pemahaman kosa kata. Sehingga, kita akan mampu membuat sebuah puisi yang di dalamnya berisi keindahan kata-kata. Pemahaman kosa kata ini penting juga sebagai upaya untuk menghindarkan atau meminimalisir pengulangan kata-kata atau repetisi.
Repetisi yang berlebihan akan berdampak pada monotonnya sebuah puisi yang kita buat. Selain itu, pengulangan kata yang berlebihan menunjukkan bahwa si pembuat kurang memiliki kekayaan kosa kata sehingga tidak bisa memiliki kreativitas dalam merangkai kalimat. Padahal, puisi merupakan bentuk karya sastra yang mengedepankan keindahan rangkaian kata sehingga bisa dinikmati oleh orang lain.
Memperkaya kosa kata baru ini bisa dilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama adalah dengan melihat di dalam kamus bahasa Indonesia. Sehingga kita bisa mengetahui padanan kata yang sebelumnya jarang diketahui oleh orang lain. Atau juga kita bisa mendapatkan jenis kata baku yang mungkin sebelumnya orang lebih akrab menggunakan bahasa non baku. Seperti kata “mumpung” yang pada dasarnya merupakan kata serapan dari bahasa Jawa. Dalam bahasa Indonesia baku, kata “mumpung” ini tidak dikenal. Kalimat tersebut, dalam kamus bahasa Indonesia baku lebih tepat disebut dengan kata “senyampang”.
Selain itu, memperkaya kosa kata bisa juga dilakukan dengan cara memperbanyak bahan bacaan kita. Dengan cara ini, kita bisa mendapatkan aneka kata baru yang mungkin sebelumnya belum pernah kita jumpai. Seperti kata saujana, yang jarang diketahui oleh masyarakat yang artinya adalah visi atau pandangan jauh ke depan.
Bagi para penulis pemula, tidak perlu takut untuk memulai menulis puisi. Keindahan sebuah puisi bukan sekedar terletak pada keanehan kata yang digunakan. Lebih jauh dari itu, keindahan puisi terletak pada kemampuan kita merangkai sebuah kata sehingga bisa memiliki arti yang mendalam.
Oleh karena itu, seorang penulis puisi pemula harus terus berusaha mencoba untuk membuat puisi. Sebab, ibarat pisau semakin sering diasah maka pisau tersebut akan semakin tajam. Demikian pula dalam proses pembuatan puisi, semakin sering kita mencoba membuat puisi maka ketrampilan yang dimiliki pun akan semakin bertambah kuat.






