logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

Beranda    Cinta & Persahabatan    Puisi    Kumpulan Puisi Puisi Cinta    Puisi Untuk Orang Tua

Kado Puisi untuk Orang Tua

Oleh: AnneAhira.com Content Team
 

Sebentar lagi ibu atau ayah Anda akan berulang tahun. Anda tentu ingin memberikan hadiah yang tak terlupakan untuk mereka. Barang-barang mewah dan mahal mungkin sudah Anda rencanankan. Namun, satu hadiah yang murah, tetapi sangat berkesan bisa menjadi pilihan lain. Hadiah tersebut adalah puisi cinta!

Nyatakan dengan Cinta

Meskipun merasa bukan penyair hebat atau merasa tidak punya bakat menulis, Anda bisa mencoba merangkai kata untuk ayah bunda. Beberapa tips berikut akan mempermudah Anda menulis puisi untuk orang tua.

1. Berpikir Bisa

Salah satu hambatan kreativitas adalah pola pikir: tidak bisa dan menyerah. Maka dari itu, yang pertama harus Anda lakukan adalah mengubah cara berpikir Anda. Yakinlah bahwa Anda bisa. Sejak SD, Anda sudah bisa menulis dan membaca. Terlebih, Anda ingin menulis puisi untuk orang yang Anda cintai. Sekadar puisi pasti bisa.

2. Mudahkan Proses Penulisan

Pakailah media tulis yang paling Anda kuasai untuk membuat puisi untuk orang tua. Jika Anda nyaman menulis di handphone, tulis saja puisi di handphone. Pilih juga tempat dan waktu yang membuat Anda tenang dan santai, jauh dari gangguan sehingga kata-kata yang mengalir dari kepala keluar dengan lancar. Simpan puisi, tulis ulang di kertas atau komputer kemudian.

3. Bayangkan Kebaikan Orangtua

Jika Anda masih sulit menorehkan kata-kata, bayangkan saat-saat paling membahagiakan bersama orangtua. Ingat momen-momen tak terlupakan bersama mereka, tulis ulang momen tersebut. Bayangkan betapa ibu begitu sabar merawat Anda ketika sakit, betapa lelahnya ayah bekerja, tetapi masih berusaha untuk bermain dan memperhatikan Anda. Kata-kata pertama bisa dimulai dari ayah... atau ibu...

4. Gunakan Perumpamaan

Puisi kerap menggunakan kiasan atau perumpamaan. Anda dapat mengibaratkan ibu seperti kupu-kupu cantik yang tak pernah lelah terbang menjaga Anda. Ayah diumpamakan batu keras yang meskipun terlihat kokoh, tetapi bisa berlubang akibat tetesan air terus menerus. Pikirkan fenomena, benda, dan makhluk di alam raya untuk menggambarkan sosok mereka.

5. Endapkan Dahulu

Setelah selesai, simpan saja puisi untuk orang tua tersebut. Esok hari, lusa, atau seminggu kemudian, baca lagi dan sunting kata-kata yang kurang enak didengar. Baca puisi keras-keras. Jika telinga Anda menangkap kata yang janggal, ubah dan sesuaikan lagi.

6. Kemas dengan Indah

Anda dapat menulis ulang puisi pada daun kering atau kertas daur ulang dengan tinta emas atau perak. Puisi dapat dibingkai juga dikemas dengan kotak cantik untuk kemudian diberikan kepada orang tua. Puisi untuk orang tua layaknya barang mewah dan mahal. Anda harus mengemasnya sebaik mungkin sehingga kesan yang mendalam tertinggal pada puisi tersebut.

Satu hal lagi yang perlu Anda ingat, menulis puisi untuk orangtua harus dari hati. Percuma membayar orang lain atau mengutip puisi karya sastrawan terkenal untuk diberikan kepada orang tua Anda. Pesan cintanya tidak akan sampai. Tulis saja apa adanya, namun penuh cinta. Selamat mencoba!

 

 

Beri rating untuk artikel di atas
Tolong SHARE
halaman ini

facebook

Twitter

Linkedin
Google +1
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA