Tentang Anne Ahira | Tips dari Anne Ahira | Beranda
Puisi

Puisi Ramadhan

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Dalam Islam, Ramadhan bulan istimewa. Banyak keutamaan yang ada pada bulan ini. Diantaranya karena pada bulan ini Al Qur'an diturunkan. Jika kita beribadah, maka pahala akan dilipatgandakan.

Bulan yang penuh berkah, dimana Allah swt memberikan naungan-Nya menurunkan Rahmat-Nya, menghapuskan kesalahan-kesalahan, dan mengabulkan do'a. Disinilah bulan terbaik untuk berpacu melakukan kebaikan. Tidak heran jika kemudian banyak orang Islam yang terinspirasi untuk membuat puisi Ramadhan.

Tentu saja banyak manfaat yang bisa didapatkan melalui puisi Ramadhan. Diantaranya sebagai sarana untuk saling nasihat-menasihati dan berlomba dalam kebaikan. Pada puisi-puisi tersebut, biasanya akan berisi keagungan bulan Ramadhan, ajakan untuk beribadah, menjauhi kemaksiatan, penyesalan atas dosa, tentang malam Lailatul Qadr yang memiliki seribu kebaikan, dan sebagainya.

Biasanya pada bulan Ramadhan, mulai dari media massa, internet, maupun madding di masjid, sekolah, kampus, akan banyak terlihat puisi Ramadhan. Hal ini sebagai sarana untuk beramar makruf nahi munkar. Jika saja kita mau mencermati, maka bagi pembaca akan terbawa nuansa religi yang sengaja diciptakan oleh penyairnya.

Bahkan, tidak jarang kita temukan lomba mencipta maupun membaca puisi Ramadhan. Penyelenggaranya pun bermacam-macam, mulai dari sekolah, organisasi, perusahaan, dan sebagainya. Jangan ditanya, peminatnya pun selalu berlimpah ruah.

Nah, dengan cara ini, maka semangat untuk membuat karya seni, dalam hal ini puisi, akan lebih tinggi. Apalagi jika hadiah yang ditawarkan peserta cukup menarik. Meski demikian, jika niatnya tulus ikhlas, maka bukan lagi pahala yang diharapkan. Namun lebih untuk menularkan semangat Ramadhan dan mengharap paala dari Allah SWT.

Dalam membuat puisi Ramadhan, seringkali banyak tema yang bisa digali. Karena, bisa jadi pengalaman menjalankan ibadah di bulan ramadhan masing-masing orang tidak sama.Karenanya, hikmah Ramadhan  akan terus bisa digalii kapan saja, sesuka kita. Karenanya, tidak ada alasan untuk kehabisan tema, maupun tidak ada ide terkait dengan topik bulan Ramadhan.

Tidak heran jika kemudian puisi Ramadhan bisa dinikmati dalam bentuk senandung. Ya, pada era 70-an, Bimbo berhasil menjawab tantangan para sastrawan untuk memberikah ruh musik pada deretan larik puisi yang telah mereka toreh. Setidaknya ada 5 puisi yang dibingkai Bimbo dalam melodi yang lirih, ekspresif sekaligus classy, yang dibawakan dalam pentas pertunjukan di Taman Ismail Marzuki pada Januari 1973. Bisa dibayangkan sederet larik puisi yang mungkin diekspresikan dengan intonasi maupun artikulasi berubah menjadi tatanan nada yang melodius.

Salah satu fenomena yang tertoreh dari Bimbo adalah bergaungnya repertoar religius Bimbo di sepanjang bulan suci Ramadhan. Harian Republika 12 Janauri 1997 menulis : ''Bulan Ramadhan adalah bulan Bimbo. Ini tidak berlebihan; buktikan saja! Lagu yang paling merajai selama bulan suci adalah lagu kasidah. Tampaknya hal ini dikaitkan dengan kenyataan bahwa pada bulan tersebut lagu-lagu kasidah karya mereka yang sebagian diangkat dari puisi Ramadhan, sering bergema dalam berbagai kesempatan, seakan-akan sudah menjadi semacam lagu wajib. Sayup-sayup suara bariton Acil berkumandang dari radio, televisi, bahkan menyeruak di mal-mal :

Bertaburan nikmat karunia Illahi

Sepanjang bulan Ramadhan

Dan malam seribu bulan

Selamat datang, hai Ramadhan!

Dengan cara ini, lengkaplah misi Bimbo sebagai penyampai pesan dalam medium musik. Bimbo menyampaikan pesan dalam beragam dimensi. Mulai dari romantika asmara, sisi-sisi kehidupan, kritik sosial hingga ke wilayah religius.

Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog Anda tanpa dikenakan biaya alias GRATIS, selama:
  1. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan.
  2. Anda harus mencantumkan 'tentang penulis' di bagian bawah artikel, dan memuat link aktif menuju www.AsianBrain.com atau www.AnneAhira.com
  Versi Cetak      Beri Komentar      Beritahu Teman

  

Nama *
Email *
Komentar *
 
  Catatan :
* : harus di isi
Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator
 

Nama Teman *
Email Teman *
Nama Anda *
Email Anda *
 
  * : harus di isi
 
 


Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Anne Ahira Newsletter
Dapatkan Motivasi & Tulisan-Tulisan Menarik Dari ANNE AHIRA Secara Berkala Selamanya GRATIS! :-)

Nama Lengkap:
Email:
Ketikan kembali Email Anda:
No.HP Anda: