Pulau Hawai - Negara Kepulauan di Lautan Pasifik
Ilustrasi Pulau Hawai
Pulau Hawai merupakan suatu wilayah kepulauan yang terletak sekitar 3.200 kilometer di bagian barat daya Amerika Utara, dengan sebagian besar pulau-pulaunya berada di Lautan Pasifik.
Pulau Hawai berbatasan pula dengan Jepang di bagian tenggara dan Australia di bagian timur laut. Sebagai wilayah kepulauan, terdapat delapan pulau utama di Pulau Hawai, yaitu Hawai’i, Maui, O’ahu, Kaho’olawe, Lana’i, Moloka’i, Kaua’i, dan Ni’ihau.
Tentunya, masih banyak lagi pulau-pulau lainnya dengan ukuran lebih kecil dari delapan pulau tersebut. Honolulu adalah ibu kota negara Kepulauan Hawai atau Pulau Hawai, yang terdapat di Pulau O’ahu.
Gunung Mauna Kea terdapat di Pulau Hawai. Ia memiliki ketinggian 4.205 meter dari atas permukaan laut.
Pada kenyataannya, dasar gunung tersebut berada di dasar Laut Pasifik yang memiliki kedalaman sekitar 10.200 meter.
Gunung yang ada di Pulau Hawai tersebut dikatakan lebih tinggi dari Gunung Everest, jika tingginya dihitung dari dasar yang berada di kedalaman Laut Pasifik. Keindahan panorama alam Pulau Hawai dikelilingi oleh lautan.
Bangsa Jepang merupakan bangsa pertama yang mendiami Pulau Hawai, yaitu sekitar 1896. Mereka berimigrasi ke Pulau Hawai sebagai buruh kontrak di perkebunan tebu dan perkebunan nanas.
Disusul oleh imigrasi buruh dari Puerto Rico, dimulai ketika industri pengolahan gula tebu di sana mengalami kehancuran pada 1899, akibat adanya badai topan.
Bencana tersebut membuat Pulau Hawai sebagai satu-satunya penghasil gula tebu di dunia saat itu. Selanjutnya, berdatangan pula gelombang imigrasi dari Korea dalam rentang waktu 1903–1924, disusul pada 1965.
Dengan adanya imigran dari berbagai negara, Pulau Hawai menjadi wilayah multietnis. Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi yang dipakai oleh sebagian besar penduduknya. Presiden Amerika Serikat yang memerintah saat ini, Barrack Obama, lahir dan menghabiskan masa mudanya di Pulau Hawai.
Pulau Hawai - Negara Bagian Amerika Serikat
Pulau Hawai ini adalah negara bagian Amerika Serikat yang berada di bagian Amerika paling selatan dan tidak berbatasan dengan negara bagian-negara bagian Amerika Serikat lainnya.
Secara umum, Pulau Hawai memiliki karakteristik khusus yang membuatnya berbeda dengan negara-negara bagian lainnya.
Di antaranya, memiliki letak geografis yang tidak berada di wilayah Amerika Utara, terdapat banyak perkebunan kopi, istana kerajaan, dan tidak memiliki garis batas yang lurus.
Sebelum menjadi salah satu negara bagian Amerika Serikat, Pulau Hawai merupakan negara yang merdeka. Kerajaan Hawai memerintah dalam rentang waktu 1810–1893, hingga mengalami kejatuhan sekitar 1894 dan menjadi negara republik yang merdeka. Pada 1898, Pulau Hawai diambil alih oleh Amerika Serikat, hingga menjadi negara bagiannya pada 1959.
Kondisi Alam di Pulau Hawai
Iklim di Pulau Hawai hampir menyerupai iklim yang terdapat di daerah tropis. Akan tetapi, suhu dan kelembapan akan terasa lebih tinggi karena dipengaruhi pula oleh angin yang kerap bertiup dari arah timur.
Sebagian besar wilayah di Pulau Hawai hanya mengalami dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Meskipun begitu, ada pula beberapa wilayah yang juga mengalami empat musim, dengan salju hanya turun di daerah puncak pegunungan.
Pulau Hawai merupakan wilayah yang terisolasi, jauh dari daerah-daerah lain di dunia ini sebagai habitat flora dan fauna.
Sehingga, flora dan fauna yang mendiami Pulau Hawai biasanya terbawa oleh angin, gelombang laut, atau ikut serta bersama kawanan serangga dan burung yang melakukan migrasi ke Pulau Hawai. Karena itulah, flora dan fauna di Pulau Hawai dikatakan hampir mengalami kepunahan dan banyak wilayah di Pulau Hawai yang dilindungi di bawah pengawasan Taman Nasional.
Pulau Hawai yang Indah dan Menawan
Kepadatan Penduduk
Pulau O’ahu yang merupakan ibu kota negara, juga menjadi pusat kehidupan kepulauan Hawai. Adanya pelabuhan alam di pulau tersebut, menjadikannya semakin ramai.
Akan tetapi, tingkat populasi penduduk negara ini cukup rendah. Pada 2005, populasi penduduk Pulau Hawai tidak lebih dari sekitar 1,3 juta orang dengan tingkat pertumbuhan rata-rata tak lebih dari 2% per tahun.
Hampir 1,3 juta penduduk Pulau Hawai tersebar di wilayah yang luasnya mencapai 16.640 kilometer persegi. Dengan demikian, bisa dikatakan untuk satu kilometer persegi didiami oleh 76,6 orang.
Kenyataan ini membuat Hawai dikatakan kurang padat dibandingkan dengan populasi penduduk di Ohio dan Illinois.
Perjalanan ke Pualu Hawai memang sangat menyenangkan, terlebih bagi yang suka berpetualang di lautan.
Untuk mencapai Pulau Hawai dengan melalui jalur laut, memang dibutuhkan perjuangan yang berat karena tingginya ombak di Samudera Pasifik yang terkenal juga dengan keganasannya.
Jika mendengar kata hawai, pasti ada di antara Anda yang teringat peristiwa Pearl Harbol pada Perang Dunia II. Peristiwa tersebut memang benar terjadi, tetapi kali ini yang akan diceritakan adalah Pulau Hawai.
Pada 1795, Pulau Hawai ditemukan oleh James Cook. Hawai terdiri atas beberapa pulau dan juga dikelilingi oleh gunung-gunung berapi sehingga tanah di Pulau Hawai sangat subur.
Salah satu gunung merapi yang ada di sekitar Pualu Hawai adalah Gunung Mauna Kea yang berada di dasar laut. Hingga saat ini, gunung berapi tersebut masih aktif dan mengeluarkan lahar. Pemandangan yang luar biasa ini dapat Anda saksikan di Pulau Hawai, terlebih di malam hari yang terlihat jelas lelehannya mengalir ke laut.
Macademia Nut merupakan salah satu produk asli Pulau Hawai yang sudah mulai dikembangkan di Indonesia.
Selain itu, yang terkenal di Pualu Hawai adalah nanas, pepaya, dan kopi. Buah nini adalh yang paling terkenal di sini karena berkasiat mengobati macam-macam penyakit , khususnya hepatitis dan kanker.
Tidak lengkap rasanya jika berlibur ke Pulau Hawai tetapi tidak menginjakkan kaki di Waikiki Beach. Pantai ini mirip dengan Pantai Kuta di Bali dan di sana sangat cocok untuk bermain surfing.
Biasanya, para para pekerja di kapal pesiar yang melewati pantai ini, pasti menyempatkan diri ke pantai tersebut walaupun hanya duduk-duduk dan mnikmati suasana di pantai yang sangat indah. Mereka juga tidak lupa untuk mengunjungi Museum Pearl Harbol di Pulau Hawai.
James Cook Menginjakan Kaki di Pulau Hawai
Seorang pelaut asal Inggris bernama James Cook adalah orang kulit putih pertama yang menemukan Kepulauan Hawai, tepatnya di Pulau Hawai, yaitu pada bulan Januari 1779. Dari nama inilah selanjutnya kumpulan pualu ini dinamai Hawai.
Saat ini, Pulau Hawai lebih populer disebut Big Island karena memang Pulau Hawai adalah pulau terbesar di Kepulauan Hawai. Sebenarnya bukan James Cook yang pertama kali berkunjung ke Pulau Hawai, tetapi seorang pelaut bernama Bligh. Ia diperintahkan oleh Cook untuk mengekplorasi daerah yang baru ditemukan itu.
Selama di Pulau Hawai, Cook menuliskan pengalamannya di sana, seperti kehidupan masyarakat, sistem sosial penduduk setempat, iklim, dan lain-lain. Cook juga menuliskan tentang surfing. Beberapa penduduk setempat bermain-main dengan ombak sambil beridiri di atas papan.

