logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Medis    Dokter

Ancaman Racun dalam Sebatang Rokok


Ilustrasi racun dalam rokok

Pada tanggal 31 Mei setiap tahun, dunia memperingati hari tanpa tembakau. Hari yang mengingatkan para perokok aktif agar menghentikan dan menghilangkan kebiasaan merokok di tempat umum maupun di tempat tersembunyi. Namun hari peringatan tanpa tembakau seakan tidak berarti apabila melihat kenyataan aktivitas penyebar racun ini tidak berhenti memberi toleransi bagi para pecinta kemurniaan udara.

Di jalan raya ditemui sekelompok orang meneriakkan himbauan agar orang-orang mematikan rokok sambil membagikan susu sebagai ganti satu batang rokok yang dibuang. Komunitas lain dengan tujuan sama memasuki kampus untuk mencari mahasiswa yang sedang merokok dan menyuruh mematikan sebatang rokok dengan imbalan buah jeruk.

Begitulah potret kehidupan yang tidak pernah lelah menyerukan bahaya racun dalam sebatang rokok. Rokok umumnya berbentuk batang silinder dari kertas berukuran panjang 7 cm hingga 12 cm dengan diameter sekitar 1 cm. Didalamnya terdapat daun tembakau yang telah dicacah dan diolah menurut keahlian produsen.

Pada akhirnya dibakar pada salah satu ujung, dibiarkan membara dan asapnya dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok yang dijual di pasaran dibungkus dalam kemasan berbentuk kotak yang dapat dimasukkan kedalam kantong.

Di bungkus rokok terdapat informasi mengenai racun yang terkandung didalam sebatang rokok dan pesan yang mengingatkan perokok bahaya yang ditimbulkan dari aktivitas merokok. Pada kenyataanya, apapun tulisan bernada peringatan yang tertera pada bungkus rokok tidak dipatuhi sama sekali.

Kandungan dan Efek Racun Rokok 

Rokok pertama kali dipergunakan oleh bangsa Indian untuk acara adat ritual pemujaan. Bangsa Eropa yang datang ke benua Amerika tertarik mencoba dan membawa produk buatan bangsa Indian ini ke daratan Eropa. Sering berjalannya waktu, rokok kemudian menjadi komsumsi para bangsawan Eropa untuk kesenangan.

Hingga saat ini, rokok berkembang menjadi simbol kejantanan pria agar lebih dipandang oleh temannya. Bagi perokok, silinder tembaku ini mampu memberi efek rileks terhadap persoalan yang sedang membelit penghisapnya.

Padahal, efek lain seperti ketagihan, kecanduan, keracunan dan menghabiskan uang secara sia-sia merupakan diantara kerugian besar penikmatnya. Kegunaan dan manfaat rokok yang tidak terasa hebat itu, sebenarnya terdapat kandungan racun berbahaya yang sangat mengancam kesehatan perokok maupun orang di sekitar perokok.

Patut diketahui bahwa asap rokok mengandung lebih dari 200 bahan beracun dan 43 jenis bahan yang memicu kanker. Diantara zat yang berbahaya ialah tar, nikotin, karbon monoksida dan sebagainya. Sebagai informasi, tar adalah substansi hidrokarbon yang dapat menempel pada paru-paru sementara karbon monoksida yang mengikat hemoglobin membuat darah tidak dapat mengikat oksigen secara optimal.

Hal ini akan mengakibatkan gangguan pernapasan. Nikotin merupakan zat adiktif yang bersifat karsinogen untuk mempengaruhi kerja syaraf dan pembuluh darah. Nikotin menjadi stimulan yang meningkatkan  detak jantung dan menimbulkan gejala kecanduan seperti sulit tidur, mudah marah, gelisah, cemas, susah konsentrasi.

Kinerja nikotin dalam menciptakan efek kecanduan tidak terlepas dari waktu yang dibutuhkan selama 10 detik hingga mencapai otak. Sensasi nikotin dalam tempo waktu cepat ini terjadi hanya dengan menghisap rokok. Meskipun sebatang rokok sudah dimatikan bukan berarti bahaya sudah menjauh.

Sebatang  rokok yang baru saja dimatikan menghasilkan asap rokok yang dapat menimbulkan penyakit kanker di udara, mengandung bahan pengiritasi mata, dan pernapasan. Lokasi yang dipenuhi racun dalam rokok ternyata lebih berbahaya dari pada jalanan macet yang dipenuhi asap kendaraan bermotor.

Dipandang dari segi efek yang ditimbulkan, rokok yang dihisap oleh konsumennya dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit tertentu. Hal ini berlaku juga untuk orang-orang yang menghisap asap racun dalam rokok yaitu kemungkinan serangan jantung dan kanker kandung kemih meningkat dua kali lipat. Resiko menderita kanker paru, mulut, dan tenggorokan naik 14 kali lipatnya.

Disamping itu, perokok empat kali lebih beresiko menderita kanker esophagus.Berhenti Menikmati Racun RokokAlasan orang sering mengkonsumsi rokok tidak lain adalah memperoleh pencitraan lebih tinggi. Sebetulnya perokok sulit melepaskan kebiasaan merokok karena zat adiktif berupa nikotin.

Sekuat apapun tenaga yang dikerahkan untuk lepas dari racun nikotin, aktivitas merokok akan sulit dihilangkan. Ketergantungan berlebih membuat orang tidak berhenti meskipun sampai mengakibatkan jatuh sakit. Bagi perokok yang bersungguh-sungguh menghilangkan kecanduan racun rokok patut diapresiasi dan dibantu oleh orang di sekelilingnya. Usaha dan komitmen yang kuat dari dalam diri merupakan modal penting.

Berikut ini beberapa cara mendukung niatan berhenti merokok.

• Mencari motivasi dan inspirasi yang bersumber dari dalam diri sendiri atau faktor eksternal. Motivasi dari dalam diri biasanya muncul disebabkan oleh alasan kesehatan yang memburuk sedangkan faktor eksternal lebih didorong oleh kemauan menjaga kesehatan anggota keluarga.

• Berbicara dengan beberapa orang terdekat yang sering bersama Anda dan jelaskan kepada mereka bahwa Anda sedang berusaha berhenti merokok. Minta mereka menjadi pengingat ketika keinginan merokok muncul.

• Dalam taraf kecanduang tertentu, perokok memerlukan bantuan dari dokter.

• Bergabunglah bersama komunitas yang memiliki program-program yang mendukung kampanye berhenti merokok agar membantu Anda.

• Perokok harus membuang semua hal yang terkait dan mendorong diri merokok seperti asbak, pemantik api, bungkus rokok, dan racun dalam rokok itu sendiri.

• Berusaha menghargai penggunaan uang untuk memenuhi kebutuhan lain yang lebih bermanfaat.Selama proses menghentikan aktivitas merokokk seringkali perokok akan mengalami godaan mencoba sebatang rokok. Hal ini tidak dapat dibiarkan karena mencium hingga menghisap satu batang rokok akan mengembalikan diri perokok pada kebiasaan buruk tersebut. Diperlukan rencana antisipasi saat keinginan merokok muncul kembali yaitu.

• Berusahalah menarik nafas sedalam-dalamnya dan keluarkan secara pelan-pelan sebagai upaya mengendalikan diri.

• Meminta dukungan dari keluarga dan teman agar dapat mengalihkan dorongan merokok.

• Melakukan rutinitas olah raga seperti lari dan berjalan kaki setiap pagi hari.

• Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan banyak meminum air putih setiap hari. 

• Memakan permen ketika mulut sedang pahit dan berkeinginan merokok.

Manfaat Berhenti Menghisap Racun Rokok 

Catatan menarik dari usaha menghentikan racun dalam rokok masuk kedalam tubuh dapat dirasakan dalam tempo hitungan jam hingga minggu. Berikut ini paparan betapa besarnya manfaat racun yang keluar dari dalam tubuh Anda.

• Terhitung 12 jam setelah berhenti merokok, kandungan monoksida dalam tubuh akan kembali normal dan kadar oksigen dalam darah mencapai titik normal.

• Tempo 24 jam setelah berhenti merokok resiko serangan jantung menurun meskipun belum sepenuhnya bebas. Seperti diketahui bahwa perokok 70% lebih beresiko mengalami serangan jantung dari pada yang tidak merokok.

• Hitungan dua kali 24 jam setelah berhenti merokok, kemampuan mencium dan merasa meningkat seiring dengan pertumbuhan ujung saraf. Kemampuan indera penciuman yang menurun buntut dari efek rokok yang menumpulkan ujung-ujung saraf. Setelah ini Anda dapat merasakan hal-hal yang memang lebih berharga dalam kehidupan.

• Periode 72 jam setelah berhenti merokok akan mengeluarkan nikotin dari dalam badan Anda. Namun, gejala akibat usaha anda berhenti merokok akan terasa seperti mual, sakit kepala, dan gejala emosi yang kurang terkendali. Meskipun demu]ikian gejala fisik hanya terasa dalam tempo cepat.

• Jangka waktu 2 minggu hingga 3 minggu setelah Anda tidak menghisap merokok akan dirasakan perbedaan dalam tubuh. Kondisi kebugaran tubuh kembali normal terasa saat melakukan aktivitas fisik yang melelahkan dan paru-paru mulai terasa lega sehingga mampu bernafas lebih baik.

Hal ini terjadi karena proses regeneratif didalam tubuh dan fungsi paru-paru meningkat signifikan. Manfaat jangka panjang terhadap tubuh yang tidak mengkonsumsi racun dalam rokok sangat menakjubkan. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, menyebutkan bahwa tingkat hidup perokok 14 tahun lebih singkat dibandingkan orang yang tidak merokok.

Banyak sumber daya yang siap membantu perokok berhenti saat ini juga. Semuanya berpaling kembali pada kesiapan diri Anda memulai hidup tanpa asap racun dalam rokok.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengetahui Jenis dan Bahaya Bintik Putih Pada Bayi
  • Struktur dan Ciri-ciri Virus
  • Alergi Makanan yang Menyebalkan
  • Mengatasi Kasus Malpraktek Kedokteran
  • Kelainan pada Tulang dan Otot
  • Kewajiban Menjalankan Kode Etik Kedokteran Indonesia
  • Jenis Jenis Virus Pada Makhluk Hidup
  • Populernya Pekerjaan Dokter di Indonesia
  • Fungsi Jas Dokter
  • Memahami Fisiologi Dari Jantung Manusia
  • Mengenal Ragam Virus dari Makalah Tentang Virus
  • Bahaya Hidrokinon-Kulit Putih
  • Mengenal Usus Besar Manusia
  • Ibnu Sina: Ahli Filsafat Kedokteran Islam
  • Artikel Virus: HIV (Human Immunodeficiency Virus)
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA