Fungsi dan Contoh Radio Dakwah Islam
Ilustrasi radio dakwah islam
Radio dakwah Islam sama hal nya dengan radio-radio pada umumnya. Yang membedakan adalah orientasi serta jenis acara yang disajikan radio tersebut.
Pengertian dan Fungsi
Sebagaimana namanya, radio dakwah Islam terdiri dari gabungan dua makna kata, yakni radio dan dakwah Islam. Radio memiliki fungsi dan pengertian seperti umumnya radio yang kita temui. Yang membedakan tentu saja pada makna dakwah Islam.
Jadi yang dimaksud radio dakwah Islam adalah media massa berbentuk radio yang memiliki tujuan, cita-cita dan orientasi dakwah Islam. Dakwah Islam diwujudkan melalui penyediaan acara yang mengarah pada tujuan dakwah Islam. Muatan dari acara-acara yang disajikan tak lain acara-acara yang memiliki nuansa kental dakwah.
Radio dakwah Islam memiliki banyak fungsi, baik dari sisi perannya sebagai salah satu media massa maupun perannya sebagai sarana dakwah. Kedua peran ini perlu dijalankan secara optimal agar tercapai keselarasan tujuan yang akan berdampak pada perkembangan eksistensi radio itu sendiri.
Ada beberapa peran penting yang harus dikerjakan oleh sebuah radio dakwah Islam, yaitu sebagai berikut;
- Menjadi media alternatif dengan sajian informasi keIslaman yang valid Peran media Islam adalah menjadi rujukan sumber keotentikan sebuah kabar berita terutama yang menyangkut kabar dan isu ummat Islam.
- Seperti halnya dengan media cetak, radio dakwah juga perlu meningkatkan kualitas informasi yang terpercaya, pengelolaan yang profesional dan sajian informasi aktual. Hal ini agar tidak adanya respon negatif dari masyarakat yang menganggap bahwa media-media Islam tidak berkualitas dan tidak terpercaya sajian informasinya.
- Menjadi kompetitor penyaji acara yang diminati masyarakat Radio-radio biasa yang memiliki kepentingan selain dakwah memiliki aneka acara unggulan yang menjadi favorit masyarakat terutama kalangan remaja. Radio dakwah perlu tampil inovatif dengan menghadirkan sajian mata acara yang menarik dan tidak ditemukan pada radio-radio lain.
- Dengan cara ini diharapkan minat dan ketertarikan orang dalam mendengarkan acara-acara radio dakwah akan semakin meningkat. Menjadi alat penyampai dakwah Islam Sebagaimana namanya, maka radio dakwah Islam juga memiliki tugas dan peran untuk menyampaikan nilai-nilai dakwah kepada khalayak. Nilai dakwah bisa dikemas dengan aneka cara, melalui hiburan misalnya dengan memutar aneka nasyid dan lagu religi.
- Peran radio dakwah sebagai salah satu media massa Media massa memiliki salah satu tugas penting di masyarakat selain sebagai pemberi informasi. Tugas penting tersebut diantaranya adalah sebagai kontrol sosial di masyarakat, kebijakan pemerintah maupun kritik sosial terhadap pihak-pihak yang layak dikritik.
Contoh Radio Dakwah Islam Antassalam
Adalah radio Antassalam 106.5 FM yang bertempat di jalan Purwakarta 200 Antapani Bandung. Radio ini ingin membangun citranya sebagai radio muslim yang benar-benar ingin menyampaikan dakwah islam kepada para pendengarnya. Slogan radio ini berbunyi “the real moslem station” yang berarti stasiun radio yang benar-benar muslim.
Untuk mencapai tujuannya dalam memperoleh citra sebagai radio muslim maka radio ini pun mengemas tampilannya sesuai dengan citra muslim. Bisa dilihat dari cara berpakaian seluruh awak Antassalam khususnya yang wanita semuanya tanpa kecuali berbusana muslimah.
Bisa dilihat juga dari sapaan khas penyiar Antassalam yang selalu memulai siarannya dengan mengucapkan salam islam, pembacaan basmallah dan setiap siaran berakhir disertai ucapan salam dan hamdalah. Bukan hanya tampilan luarnya saja yang bercirikan islam, radio Antassalam berusaha mencapai tujuan dakwahnya melalui format-format acaranya yang dikemas apik dan terseleksi.
Terseleksi disini maksudnya radio Antassalam tidak sembarangan memutar lagu, mengiklankan suatu produk ataupun menerima acara-acara yang menyimpang dari islam walaupun bayarannya besar.
Contoh kasus : Pihak manajemen Radio Antassalam menolak sebuah produk berupa alat kontrasepsi untuk diiklankan di radionya, karena alat kontrasepsi mempunyai konotasi membolehkan seks bebas.
Contoh lainnya radio Antassalam juga pernah menolak seseorang yang ingin menyiarkan acaranya di radio Antassalam dengan bayaran tinggi karena acara yang ditawarkan adalah acara meramal atau mambaca takdir yang akan datang.
Radio The Real Muslim
Salah satu upaya radio Antassalam dalam mencapai citra the real moslem station adalah dengan menyeleksi lagu. Seleksi lagu ini sangat penting peranannya dalam membangun citra radio Antassalam sebagai the real moslem station karena tidak bisa dipungkiri berkembangnya musik Indonesia dewasa ini sangat dipengaruhi oleh budaya barat yang cenderung negatif dalam beberapa hal. Kalau kita memperhatikan negeri sendiri, kita pun punya beberapa lagu ciptaan musisi lokal yang tidak punya pesan moral bahkan merusak pola pikir.
Tidak Memasukan Lagu Maksiat
Misalnya beberapa lagu yang dibawakan kelompok musik Jamrud, kelompok musik rock asal Bandung ini begitu populer di kalangan remaja, bahkan anak-anak kecil pun banyak yang mendendangkan lagu-lagu milik kelompok ini.
Padahal kalau kita mencermati lirik lagu yang terdapat pada lagu “Surti Tejo” atau “Telat Tiga Bulan” yang dibawakan kelompok musik Jamrud, maka kita akan menemukan bahwa lagu tersebut mengandung pesan yang vulgar, mengeksploitasi seks, melecehkan perempuan dan tidak layak dikonsumsi remaja apalagi anak-anak.
Contoh kasus lainnya adalah lagu “Mbah Dukun” yang dibawakan penyanyi dangdut Alam. Lagu ini begitu populer di kalangan masyarakat dan menjadi hits di beberapa radio di Indonesia, tetapi lagu ini tidak diputar di radio Antassalam karena pesan dari lagu ini mengandung hal-hal bersifat musyrik yang tentu saja bertentangan dengan nilai-nilai islam.
Selektif Memilih Lagu
Kasus-kasus lagu tersebut membuktikan bahwa radio dakwah Islam sangat memperhatikan pesan dari lagu. Selain pesan, radio dakah juga harus menyeleksi jenis musik yang masuk ke radio. Radio dakwah tidak memutar lagu-lagu yang musiknya beraliran underground karena musik tersebut terdengar liar dan kurang santun untuk didengarkan.
Music director radio dakwah muslim dengan demikian harus memiliki pengetahuan yang luas tentang musik dan lagu. Ia harus tahu mana lagu yang masuk kriteria radio dakwah muslim, mana yang tidak.
Kriteria lagu yang masuk di radio dakwah muslim adalah lagu yang tidak menyimpang dari ajaran Islam, tidak vulgar, tidak bersifat provokasi terhadap hal-hal negatif, tidak mengeksploitasi seks dan tidak melecehkan perempuan. Melalui kegiatan penyeleksian lagu dan jenis musik yang dilakukan music directornya, radio dakwah harus membangun citranya sebagai radio muslim karena dengan begitu tujuan dakwahnya pun tercapai.
Diharapkan pendengar akan mengingat dan menanamkan dalam kepala mereka bahwa radio Antassalam adalah radio yang benar-benar muslim setelah mereka mendengarkan acara-acara yang disajikan radio Antassalam, mendengarkan lagu-lagu yang disuguhkan dan menerima informasi-informasi melalui iklan-iklan yang dipublikasikan di radio Antassalam. Dengan begitu citra radio Antassalam sebagai the real moslem station dapat terbentuk.
Contoh Lain Radio Dakwah Islam
Di tanah air ada banyak kita temukan channel radio-radio dakwah Islam. Radio-radio ini tersebar merata di seluruh tanah air.
Kecanggihan internet saat ini bahkan telah memungkinkan bagi kita mengakses radio-radio dakwah tersebut secara online melalui layanan streaming radio dan indline. Beberapa contoh radio dakwah Islam yang ada di tanah air diantaranya sebagai berikut;
1. Nuris FM Radio ini berpusat di Kota Tangerang, Jawa Barat. Ada banyak siaran dakwah yang bisa diakses melalui channel radio ini. Anda juga telah dapat mengaksesnya melalui layanan streaming dan indline.
2. Radio Sabili Radio ini berkantor di Depok, Jawa Barat. Anda juga telah dapat menikmatinya layanannya secara online di streaming radio.
3. Radio Robbani FM Radio ini berada di Kota Pekanbaru, Riau. Meskipun belum bisa diakses melalui layanan streaming, radio ini konsisten dengan berbagai siaran-siaran dakwahnya. Diantaranya informasi dunia Islam dari tanah Palestina.

