logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah

Mengupas Rahasia Atlantis dalam Timaeus dan Critias


Ilustrasi rahasia atlantis

Siapa yang belum pernah mendengar tentang Atlantis? Benua ini banyak dikaitkan dengan negeri dongeng atau sekadar mitos. Namun, bagi sebagian orang, keberadaannya tidak seperti itu. Rahasia Atlantis atau Atlantika dalam bahasa Yunani adalah pulau legendaris yang sering kali dihubungkan dengan kejayaan dan kemakmuran manusia di masa lalu.

Menurut beberapa ahli, Atlantis terletak di sekitar Samudra Atlantik. Plato, seorang filsuf dari Yunani yang pertama kali menyatakan bahwa telah terjadi sebuah bencana besar puluhan ribu tahun yang lalu dengan berbagai letusan gunung berapi, gempa, es yang mencair dan banjir bandang. Peristiwa besar ini mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam dan hilang. Benua hilang ini disebut dengan Atlantis. Plato menyebutkan bahwa Atlantis hilang hanya dalam waktu singkat, yaitu dalam satu hari satu malam.

Bencana yang terjadi di Indonesia membuat banyak orang mengambil kesimpulan sendiri yang menyatakan bahwa Atlantis itu sebenarnya adalah Indonesia. Dengan berbagai peristiwa alam dan bencana, banyak orang menghubungkan kejadian-kejadian ini dengan hilangnya Atlantis dari permukaan bumi. Pendapat ini ramai dibicarakan oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Namun, kebenarannya belum dapat dipastikan.

Indonesia memang sebuah negeri yang kaya dengan berbagai sumber daya alam yang tidak dimiiliki oleh negara lain. Kejayaan serta kekayaan Indonesia sudah terjadi dan diakui oleh banyak negara sejak jaman kerajaan dahulu. Sebagian orang menganggap Atlantis adalah mitos, tetapi sebagian lagi berkesimpulan Atlantis itu nyata.

Rahasia Atlantis: Berawal dari Teori Plato

Plato (427 – 347 SM)  menulis sebuah buku berjudul Timeus dan Critias. Isi buku itu menceritakan dialog-dialog yang memuat keberadaan Atlantis dengan gambaran detail yang menarik. Peta keberadaan benua itu sendiri ditunjukkan melalui kalimat-kalimat yang tertuang dalam bukunya.

Banyak orang menafsirkan kalimat-kalimat itu menjadi sebuah peta menuju sisa-sisa Atlantis yang mungkin saja masih ada. Tidak semua orang paham dengan rahasia atlantis yang sesungguhnya. Yang tersirat dari gambaran dalam buku Plato adalah seperti di bawah ini:

  1. Atlantis adalah sebuah negeri yang penuh kecerdasan, dengan kata lain semua orang yang hidup di zaman kerajaan Atlantis memiliki pengetahuan luas, berwawasan, dan berkreativitas tinggi.

  2. Bisa berkomunikasi dengan binatang. Tingkah laku dan bahasa yang digunakan oleh para hewan di masa itu menjadi gambaran akan kehidupan yang rukun dan sejahtera, semua hidup berdampingan dengan damai.

  3. Memiliki lingkungan yang indah, tenang, dan damai. Berkat karunia kecerdasan dan karakter manusianya yang pecinta damai, lingkungan tempat tinggal pun menjadi terpelihara dengan baik. Semua orang punya kesadaran sendiri untuk memelihara lingkungan tempat tinggalnya dan menjaganya agar tetap lestari. Semua makhluk hidup dalam harmoni yang indah.

  4. Memiliki teknologi tinggi. Pengetahuan dan kecerdasan yang dimiliki penghuni Atlantis membuat mereka menjadi kreatif dan terampil menciptakan berbagai inovasi demi kemajuan negerinya.

  5. Sistem pengobatan yang modern dan maju. Penghuni Atlantis memiliki teknik dan metode sendiri untuk memberikan pengobatan terhadap warganya yang sakit. Cara melakukan penyembuhan ini tergolong maju dan sulit untuk diimbangi oleh siapapun.

  6. Semua orang di Atlantis sangat peduli pada pendidikan setiap warganya. Semua orang diharapkan bisa belajar dan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya demi kemajuan diri sendiri dan lingkungannya.

Bila semua rahasia Atlantis ini benar adanya, bukankah dunia ini begitu sempurna? Sedangkan kita semua tahu bahwa kesempurnaan itu hanyalah milik Sang Pencipta Yang Mahabesar. Kesimpulannya, Anda yang menentukan apakah benua Atlantis ini memang sekadar mitos ciptaan manusia atau nyata ada? Mari kita simak kutipan-kutipan yang diambil dari Timaeus dan Critias mengenai Atlantis dan misteri yang ditinggalkannya.

Rahasia Atlantis: Lokasinya

Salah satu misteri terbesar yang sampai kini menjadi pertanyaan yang belum bisa terjawab adalah lokasi Atlantis itu sendiri. Timbul berbagai spekulasi tentang lokasi ini. Di bukunya, Timaeus, Plato hanya memaparkan sedikit informasi deskriptif mengenai letak Atlantis:

“Kekuatan ini datang dari Samudra Atlantik. Pada waktu itu, Samudra Atlantik dapat dilayari dan ada sebuah pulau yang terletak di hadapan selat yang engkau sebut pilar-pilar Herkules. Pulau itu lebih luas dibandingkan dengan gabungan Libya dan Asia dan pilar-pilar ini juga merupakan pintu masuk ke pulau-pulau lain di sekitarnya, dan dari pulau-pulau itu engkau dapat sampai ke seluruh benua yang menjadi pembatas laut Atlantik. Laut yang ada di dalam pilar-pilar Herkules hanyalah seperti sebuah pelabuhan yang memiliki pintu masuk sempit. Namun laut yang di luarnya adalah laut yang sesungguhnya, dan benua yang mengelilinginya dapat disebut benua tanpa batas. Di wilayah Atlantis ini, ada sebuah kerajaan besar yang memerintah keseluruhan pulau dan pulau lain di sekitarnya serta sebagian wilayah di benua lainnya.” (Timaeus)

Pada kutipan di atas, berkali-kali disebutkan “pilar-pilar Herkules”. Di manakah pilar-pilar Herkules itu berada? Para ahli berusaha mencari lokasi dengan kriteria yang mirip atau menyerupai deskripsi yang disebutkan di atas. Selama bertahun-tahun, tak ada yang dapat membuat kesimpulan pasti mengenai lokasi Atlantis. Yang ada hanya perdebatan dan perbedaan pendapat yang semakin hari semakin dalam; sebagian ahli berkata Atlantis ada di Kreta, sebagian berkata ada di benua Amerika, sebagian lagi bahkan berkata Atlantis terletak di Indonesia.

Rahasia Atlantis: Peradaban Manusianya

Atlantis dikenal sebagai negeri yang subur tanahnya, makmur rakyatnya, dan maju peradabannya. Penjabaran tentang peradaban manusia Atlantis dan kesuburan tanah airnya dalam Critias dan Timaeus memberi kesan seolah-olah Atlantis adalah surga yang nyaman untuk ditinggali. Hal ini juga yang memicu rasa penasaran para peneliti untuk menguak rahasia Atlantis dan peradabannya. Deskripsi mengenai kesuburan tanah dan kemajuan bangsa ini juga dianggap sebagai petunjuk letak Atlantis yang sebenarnya.

“Tanah Atlantis adalah tanah yang terbaik di dunia dan karenanya mampu menampung pasukan dalam jumlah besar. Tanah itu juga mendapatkan keuntungan dari curah hujan tahunan, memiliki persediaan yang melimpah di semua tempat.” (Critias)

“Inilah cara mereka hidup, mereka menjadi penjaga kaum mereka sendiri dan menjadi pemimpin bagi seluruh kaum Helenis yang dengan sukarela menjadi pengikut mereka. Lalu mereka juga menjaga jumlah perempuan dan laki-laki dalam jumlah yang sama untuk berjaga-jaga bila terjadi perang. Dengan cara inilah mereka mengelola wilayah mereka dan seluruh wilayah Hellas dengan adil. Atlantis menjadi sangat termashyur di seluruh Eropa dan Asia karena ketampanan dan kebaikan hati para penduduknya.” (Critias)

“Mereka membangun kuil, istana, dan pelabuhan-pelabuhan. Mereka juga mengatur seluruh wilayah dengan susunan berikut: pertama mereka membangun jembatan untuk menghubungkan wilayah air dengan daratan yang mengelilingi kota kuno. Lalu membuat jalan dari dan ke arah istana. Mereka membangun istana di tempat kediaman dewa-dewa dan nenek moyang mereka yang terus dipelihara oleh generasi berikutnya. Setiap raja menurunkan kemampuannya yang luar biasa kepada raja berikutnya hingga mereka mampu membangun bangunan yang luar biasa besar dan indah.” (Critias)

Begitu membaca kutipan-kutipan di atas, sewajarnya timbul pikiran bahwa masyarakat Atlantis adalah masyarakat yang maju dan beradab; bahkan cenderung paling maju di zamannya. Hal ini semakin memperbesar rasa ingin tahu para peneliti tentang kehidupan di Atlantis.

Rahasia Atlantis: Kehancurannya

Satu lagi misteri dari Atlantis adalah kehancurannya. Konon, negara super maju ini hancur akibat bencana alam setelah mereka kelelahan saling berperang. Jika memang demikian adanya, tentu ini adalah suatu cara kehancuran yang dramatis. Simak kutipan berikut ini untuk mendapat gambaran kehancuran Atlantis:

“Namun sesudah itu, muncul gempa bumi dan banjir yang dahsyat. Dan dalam satu hari satu malam, semua penduduknya tenggelam ke dalam perut bumi dan pulau Atlantis lenyap ke dalam samudra luas. Dan karena alasan inilah, bagian samudra di sana menjadi tidak dapat dilewati dan dijelajahi karena ada tumpukan lumpur yang diakibatkan oleh kehancuran pulau tersebut.” (Timaeus)

Plato menggambarkan dalam Timaeus bahwa kebudayaan Atlantis yang maju luluh lantak dalam 1 hari 1 malam akibat bencana alam berupa gempa dan banjir besar. Hal ini lantas disimpulkan sebagai tsunami oleh para ahli. Jika pulau Atlantis tenggelam akibat bencana ini, mungkinkah ini berarti para ahli harus mencari sampai ke dalam lautan lepas? Itulah rahasia Atlantis yang hingga kini masih misterius.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mempelajari Manusia dan Peradaban
  • Makalah Manusia dan Peradaban: Adam dan Adapa
  • Mengenang Perjanjian Linggarjati Lewat Film
  • Kerajaan Pajang dalam Sejarah
  • Gedung Sumpah Pemuda
  • Sejarah Perang Salib - Sejarah Pertentangan Umat Manusia
  • Tekad dan Latar Belakang Sumpah Pemuda
  • Bertualang ke Peradaban Persia Kuno
  • Perang Teluk: Peperangan di Teluk Persia
  • Segalanya Tentang Data, Data Tentang Segalanya
  • Teori dan Bantahan Invasi Bangsa Arya ke Peradaban India Kuno
  • Menelusuri Sejarah Titanic
  • Misteri Atlantis yang Hilang
  • Jejak Sejarah Perkembangan Uang Rupiah
  • Mengenang Perjuangan Indonesia Merebut Irian Barat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA