logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Administrasi

Rate Pajak Royalti


Ilustrasi rate pajak

Bagi penerima royalti buku, pada saat pertama kali menerima royalti mungkin ada rasa terkejut tapi akhirnya cuma bisa pasrah. Salah satu sebabnya adalah rate pajak royalti yang mengacu pada PPh pasal 23 sebesar 15% yang terasa sangat besar. 

PPh Pasal 23

Apa yang dimaksud dengan Pajak Penghasilan Pasal 23? PPh ini mengatur rate pajak yang tidak hanya berkaitan dengan pembayaran royalti, tapi juga penghasilan yang didapat dari dividen saham yang dimiliki oleh wajib pajak. Hadiah dan penghargaan yang tidak dipotong Pajak Penghasilan 21 juga masuk kategori dipotong berdasarkan peraturan pajak pasal 23 ini.

Hadiah atau penghargaan tersebut misalnya, hadiah dari suatu kejuaraan, lomba yang diselenggarakan di dalam maupun di luar negeri. Hadiah yang didapat dari hasil undian sebuah bank juga dipotong 15%.

Di samping itu, ada beberapa usaha yang berkaitan dengan sewa-menyewa juga dipotong 15%. Bila mempunyai usaha atau pendapatan dipotong berdasarkan pasal 23 ini, jangan lupa untuk meminta bukti pemotongan dengan perusahaan yang telah memotongnya. Hal ini sebagai bukti yang bisa ditunjukkan pada saat menyetorkan SPT.

Intinya

Masalah perpajakan ini memang tak bisa dipandang remeh. Ini hal rumit yang tidak banyak orang mau berpusing-pusing memikirkan berpasal-pasal aturannya. Malahan banyak yang ingin tak membayarnya. Tak ingin membayar karena merasa kecewa atas penggunaan uang pajak yang sudah disetorkan. Tapi bagi sebagian orang yang sadar pentingnya uang pajak bagi pembangunan, mau tak mau harus membaca dan mencoba memahami aturan main pajak dan teknik pembayarannya. 

Jangan Tumpang Tindih

Dalam PPh pasal 23, berkali-kali disebutkan bahwa penghasilan yang terkena pajak ini adalah penghasilan yang belum kena pajak PPh pasal 21 yang merupakan aturan pajak yang mengatur pemotongan pajak penghasilan tetap atau tidak tetap tapi sudah terkena pajak. Jadi intinya, PPh pasal 23 mengenai penghasilan tambahan.

Tapi bagaimana bila seorang penulis hanya berprofesi sebagai penulis yang hidup dari satu royalti ke royalti lainnya? Terasa tidak adil. Tapi begitulah peraturannya. Mungkin dikira kalau yang mendapatkan royalti itu semuanya mempunyai penghasilan lain yang dipotong berdasarkan PPh pasal 21. Masih banyak hal yang perlu diperjelas dalam pasal 23 ini terutama kalangan artis. Bagi seorang artis, pemberlakuan pasal 23 ini sangatlah memberatkan.

Para pemilik saham di suatu perusahaan juga sering pusing dengan PPh ini. Pasalnya saham yang dimiliki tidak terlalu banyak, dividen pun tentunya tidak seberapa. Dipotong 15%, maka penghasilan dari saham tersebut menjadi sedikit sekali, tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Cara Menghitung Pajak PPh Pasal 21
  • Administrasi Kelas yang Efektif dan Pengadaan Alat Peraga Kelas
  • Sistem Penentuan Gaji bagi Pekerja
  • Sistem Administrasi Sekolah Sudah Mulai Canggih
  • AD ART Organisasi Bagian dari Sistem Organisasi
  • Bagaimana Menerapkan Norma Perhitungan Pajak?
  • Administrasi Gudang sebagai Bumper Bisnis
  • Diseminasi Peraturan Organisasi
  • Tugas dan Deskripsi Kerja Pegawai Administrasi Perkantoran
  • Beberapa Hal Terkait Administrasi Pendidikan
  • Tugas Seorang Administrasi
  • Penerapan Tarif Pajak PPh 21
  • Pajak Adalah Sumber Pemasukan Negara
  • Definisi Pajak Langsung
  • Penggolongan Pajak - Semua Berdasarkan Wajib Pajak
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA