Sejarah Awal Revolusi Amerika Serikat
Sejarah, bisa dikatakan sebagai identitas sebuah negara. Tidak ada satu pun negara di muka bumi ini yang tidak memiliki sejarah. Begitu pun dengan negara sebesar Amerika Serikat.
Revolusi Amerika Serikat berangkat dari sejarah yang dialaminya pada zaman dahulu. Revolusi ini merupakan sebuah perang yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk bisa bebas dari penjajahan kerajaan Inggris.
Perang Amerika ini terjadi antara negara Inggris dengan 13 koloni Inggris yang berada di wilayah negara Amerika. Koloni adalah daerah yang dikuasai oleh negara lain. Koloni yang memerangi Britania Raya tersebut, di antaranya negara bagian Massachusetts, Connecticut, New York, Rhode Island, South Carolina, Georgia, New Hampshire, New Jersey, Delaware, Maryland, Virginia, Pennsylvania, dan North Carolina.
Perang yang terjadi selama kurang lebih tujuh tahun, yaitu dari 1775 hingga 1783 berhasil membebaskan wilayah Amerika dari Inggris, hingga akhirnya koloni-koloni tersebut membentuk sebuah negara baru bernama Amerika Serikat.
Perasaan ingin memisahkan diri dari pemerintahan Inggris dirasakan warga Amerika ketika kebebasan mereka dalam berpolitik dan berdagang mulai mengalami pengekangan. Selain itu, pemerintah Inggris juga memungut biaya pajak yang sangat tinggi kepada warga Amerika.
Seperti halnya negara yang mengalami penjajahan, Amerika pun juga berusaha untuk bebas dari penjajahan Inggris. Mereka, para anggota negara kolonial Inggris tersebut juga tidak serta merta mengibarkan bendera peperangan kepada Inggris bila tidak didukung oleh para tokoh-tokoh Amerika.
Tokoh-tokoh tersebut sepertinya sudah sangat muak dengan segala bentuk penjajahan yang diterima negaranya. Bahkan, di antaranya justru berasal dari negara Inggris sendiri. Ia adalah John Locke.
Ia adalah seorang filsuf yang ‘mendoktrin’ tokoh-tokoh penggagas kemerdekaan Amerika. Pemikirannnya banyak membuat jalan pikiran tokoh-tokoh tersebut mulai terbuka, dan berontak untuk memerdekaan diri.
Perjuangan warga Amerika dalam mendapatkan kebebasannya juga dilakukan dengan cara perundingan diplomatik. Hasilnya beberapa kongres dan penandatanganan perjanjian dilakukan oleh kedua belah pihak. Tokoh yang ‘bergerak’ secara diplomatik untuk memperjuangkan kemerdekaan Amerika adalah Thomas Jefferson, George Washington, dan Thomas Paine.
Tokoh penggerak revolusi Amerika Serikat yang sekaligus menjadi presiden pertama Amerika adalah George Washington. Ia, memberikan kontribusi yang banyak dalam memperjuangkan kebebasan rakyat-rakyat Amerika dari pemerintahan Inggris.
Revolusi merupakan suatu usaha untuk merubah keadaan sosial dan kebudayaan. Perubahan tersebut cenderung berjalan dengan waktu yang sangat cepat dan sangat berdasar pada hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat di suatu negara.Kata-kata revolusi identik dengan pergerakan meruntuhkan dan membangun kembali.
Revolusi yang terjadi pada negara Amerika sangat berbeda dengan revolusi yang terjadi di Perancis. Revolusi Amerika lebih ‘bertemakan' perjuangan memperebutkan kemerdekaannya, sedangkan revolusi yang terjadi di Perancis hanya berkenaan dengan keadaan intern yang terjadi di negaranya sendiri.






