Memberikan Pengertian Rotasi Bumi pada Anak-anak
Ilustrasi rotasi bumi
Artikel ini membahas seputar rotasi bumi. Artikel tentang rotasi bumi ini tentunya sangat berguna untuk anak-anak. Anak-anak tentunya belum tahu banyak tentang kehidupan. Orangtua dan orang-orang dewasa di sekitar merekalah yang bertanggung jawab memberikan pengetahuan tentang kehidupan ini. Pengetahuan kehidupan itu termasuk tentang keberadaan alam semesta.
Alam semesta memang harus dipelajari sehingga ada penyadaran sedini mungkin bahwa anak-anak itu hidup di tempat yang diciptakan oleh zat Yang Maha Segalanya. Salah satu pernak-pernik di alam semesta adalah keberadaan planet Bumi. Planet Bumi ini ternyata mempunyai proses berputar pada sumbunya yang disebut rotasi bumi.
Anak-anak juga mungkin bertanya mengapa matahari terbit dari arah timur dan tenggelam di arah barat. Mengapa matahari terlihat terbit di sebelah timur? Itu karena rotasi bumi dimulai dari barat ke timur. Pengetahuan akan membuat anak-anak semakin kritis dan tidak menerima keadaan mereka begitu saja tanpa berpikir tentang hal-hal yang melatarbelakangi setiap kejadian tersebut.
Membuat anak-anak penasaran adalah juga salah satu tugas orang dewasa yang ada di sekitar anak-anak tersebut. Dengan banyak pengetahuan dan selalu ingin belajar, akan membuat anak memanfaatkan waktunya sebaiknya karena dia tahu bahwa waktu itu terbatas dan kehidupan akan selalu berubah.
Bagaimana Rotasi Bumi Terjadi?
Rotasi bumi bisa terjadi karena gravitasi bumi menarik gravitasi matahari. Mungkin akan sulit bagi anak-anak membayangkan gaya tarik-menarik yang terjadi pada gravitasi kedua benda angkasa tersebut. Untuk itu, gunakan barang-barang atau hal-hal yang mudah dilihat oleh anak-anak.
Ambillah sate telur puyuh. Makanlah satu per satu tapi sisakan satu saja. Mintalah anak-anak memperhatikan telur puyuh yang masih ada di sunduk atau tusuknya tersebut. Mintalah mereka membayangkan kalau telur puyuh tersebut adalah bumi dan tusuk sate adalah sumbu bumi. Putarlah telur sate tersebut perlahan saja agar telurnya tidak hancur. Katakanlah kalau begitulah cara bumi berputar pada sumbunya yang disebut rotasi bumi tersebut.
Bentuk bumi memang tidak bulat sebulat bola. Walau demikian, bumi masih bisa berputar. Kalau pada sate telur puyuh tersebut, ‘bumi’ bisa berputar karena digerakan oleh tangan, maka bumi yang sesungguhnya bisa berputar karena ada daya dan gaya yang menariknya.
Bagi anak-anak membayangkan daya dan gaya yang saling menarik itu, mungkin juga masih sulit. Untuk itu, ambillah dua buah besi berani dan dekatkanlah keduanya. Dari percobaan itu, terangkan bahwa besi berani yang kecil saja bisa saling tarik-menarik, bagaimana kalau ada dua besi berani sangat besar, maka kekuatannya pasti luar biasa. Begitulah peristiwa rotasi bumi yang terjadi akibat dari gaya gravitasi bumi yang saling tarik-menarik dengan gravitasi matahari.
Efek Rotasi Bumi pada Daerah Kutub
Lanjutkanlah keterangan mengenai rotasi bumi tersebut ke arah menerangkan tentang keberadaan kutub utara dan kutub selatan. Terangkan terlebih dahulu tentang tata letak benua yang ada di bumi. Selanjutnya katakan bahwa pada rotasi bumi, bumi hanya bergerak pada sumbunya. Itu artinya bagian Kutub Selatan dan Kutub Utara selalu berada di bawah dan tidak pernah bergeser ke tengah. Kedua kutub ini yang selalu berada di ujung sumbu bumi membuat kedua kutub tidak kebagian sinar matahari yang cukup menyengat. Oleh karena itulah, daerah Kutub menjadi begitu dingin.
Untuk lebih dipahami, buatlah matahari yang bisa terbuat dari makanan seperti cilok atau sate bakso agar warnanya agak berbeda dengan warna sate telur puyuh yang dijadikan alat peraga sebagai bumi. Mintalah beberapa anak untuk ikut memperagakan gerakan rotasi bumi yang berputar pada porosnya tersebut. Katakan kalau selain berputar pada porosnya, bumi juga berputar mengelilingi matahari. Letakkan matahari sejajar dengan bumi. Mintalah seoarng anak untuk memutar bumi searah jarum jam sesuai dengan gerak rotasi bumi yang bergerak dari arah barat ke timur.
Perputaran bumi pada porosnya itu akan memperlihatkan bahwa bagian kutub jarang sekali tersentuh sinar matahari. Oleh karena itulah, musim dingin dan musim panas di kutub tidak terlalu terasa selain ketika musim panas, ada matahari yang muncul bagai bulan kesiangan. Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana tersebut, diharapkan anak-anak bisa memahami bahwa rotasi bumi itu memang ada.
Jadi, siapa bilang kalau menerangkan proses rotasi bumi itu sulit dan membutuhkan alat peraga yang mahal? Kreativitas orangtua, guru, adalah sesuatu yang dibutuhkan. Kreativitas itu akan membuat sesuatu yang sulit menjadi sesuatu yang mudah dipahami dengan bahasa anak.
Efek Rotasi Bumi pada Keberadaan Siang dan Malam
Tambahkanlah lagi keterangan tentang rotasi bumi tersebut dengan efek-efek dari rotasi bumi. Ketika telur puyuh dan cilok diputar pada jarak tertentu menyerupai gerak rotasi bumi, anak akan melihat bahwa matahari ternyata sebenarnya tidak pernah berhenti bersinar. Tetapi, karena rotasi bumi, pada waktu tertentu, bagian bumi tidak menerima sinar matahari.
Ketika bagian bumi membelakangi matahari itulah yang membuat bagian bumi tersebut mengalami malam hari. Sebaliknya ketika rotasi bumi membuat bagian yang tadinya membelakangi matahari menjadi menghadap matahari, pada saat itulah bagian itu mengalami siang hari.
Gerakan telur puyuh dan cilok tersebut tentunya akan membuat anak-anak terperangah dan menyadari bahwa ketika mereka tidur, bumi tidak tidur. Bumi berputar pada porosnya mengelilingi matahari. Bergantian siang dan malam itu sekira 12 jam.
Namun demikian, bagian bumi yang mendekati arah kutub terkadang mengalami pergantian malam dan siang hari tidak selama 12 jam. Hal ini diakibatkan oleh penerimaan cahaya matahari yang tidak sama di setiap musimnya. Kadang kala malam lebih panjang dari siang dan sebaliknya. Dari percobaan ini, anak-anak diharapkan akan semakin paham mengenai efek rotasi bumi.
Bila dilihat anak-anak mampu menerima informasi lanjutan dari pelajaran tentang rotasi bumi ini, berikanlah tentang nama-nama negara yang ada di dekat kutub dan apa efek yang diarasakan oleh orang-orang yang berada di negara-negara tersebut ketika mereka mengalami siang yang lebih lama dari malam hari. Apakah mereka bisa tidur atau apakah mereka bisa paham kapan siang dan kapan malam hari ketika misalnya, sinar matahari masih sampai ke bumi. Pengetahuan ini bisa saja mempengaruhi pandangan anak-anak terhadap orang-orang yang tinggal di daerah lain.
Anak-anak akan bisa mengerti bahwa kehidupan di Indonesia memang bagai surga karena tidak mengalami kondisi ekstrem akibat dari rotasi bumi. Selain diberikan pengetahuan tentang perbedaan gaya hidup, anak-anak bisa juga diberikan pengetahuan tentang budaya, makanan, dan minuman serta kegiatan yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang tinggal jauh dari daerah khatulistiwa. Bagaimana kondisi belajar mereka ketika siang lebih panjang dari malam? Bisakah mereka bangun pagi dan tidak telat ke sekolah? Terganggukah waktu tidur mereka? Bagaimana mereka mencuci pakaian atau apakah mereka bisa main layang-layang?
Efek Rotasi Bumi pada Perbedaan Waktu di Bumi
Rotasi bumi juga berefek terhadap perbedaan waktu. Ajaklah anak-anak mengenal orang-orang yang tinggal di bagian negara atau dengan waktu yang berbeda. Hal ini akan membuat anak paham bahwa ketika akan berkomunikasi dengan orang yang tinggal di Arab Saudi, misalnya, mereka harus menyesuaikan diri agar tidak mengganggu aktivitas orang tersebut.
Adanya pemberlakuan waktu internasional berdasarkan GMT atau Greenwich Mean Time, akan memudahkan anak mengerti bahwa waktu yang mereka kenal saat ini merupakan bagian dari kesepakatan yang tentunya bila ada hal-hal baru yang lebih baik, waktu berdasarkan GMT itu bisa diubah. Itulah efek rotasi bumi terhadap waktu di bumi.

