Menikmati Rujak Bebek

Membaca tulisan rujak bebek mungkin ingatan Anda tertuju pada resep baru rujak menggunakan binatang bebek. Namun rujak bebek di sini bermakna rujak yang ditumbuk dalam suatu alat menyerupai lumpang kecil hingga menghasilkan bentuk rujak yang hancur namun agak kasar.
Rujak Bebek
Rujak bebek (e pada kata bebek sama dengan ketika Anda mengucapkan enam bukan e pada kata ember) adalah sejenis rujak buah biasa. Kalau rujak buah biasa cukup diiris lalu disiram dengan bumbu atau cukup dicocolkan ke bumbu gula merah. Maka rujak bebek dibuat dengan cara menumbuk bumbu dan buah bersamaan.
Buah yang sering digunakan untuk rujak bebek, antara lain mangga muda, bengkuang, ubi merah, jambu air, nanas dan kedondong. Bumbunya terdiri dari garam, gula merah, terasi dan cabe. Untuk memperoleh rasa asam, biasanya ditambahkan buah buni maupun buah lobi-lobi. Selain itu, sering juga ditambahkan pisang batu yang masih muda untuk memberi sensasi rasa sepat.
Khas Jawa Barat
Rujak bebek adalah rujak khas Jawa Barat. Ada yang menuliskannya sebagai rujak beubeug, rujak bebeg atau rujak beubeuk. Yang jelas rujak ini ditumbuk. Alatnya berupa lumpang kecil dan alu. Alat inilah yang biasanya menjadi penanda tukang rujak. Rujak ini biasanya ditawarkan dengan pikulan maupun dalam gerobak yang didorong. Di pikulan atau gerobak itu akan diletakkan buah dalam kotak kaca dan alat penumbuknya.
Cara membuatnya cukup mudah. Buah diiris dan dimasukkan ke dalam lumpang. Tambahkan bumbu dan pelengkap yang lain. Penjual lalu menumbuk sekaligus mencampur semua bahan dan bumbu tadi. Agar tidak melompat keluar, di atas alat penumbuk biasanya diberi papan kecil berbentuk bulat.
Setelah jadi, rujak dikeluarkan dan diletakkan diatas daun yang telah dibentuk seperti pincuk. Sebuah sendok plastik akan diberikan sebagai pelengkap menikmati rujak bebek. Selain daun, pedagang rujak bebek sekarang juga sering menyajikan rujak ini dalam gelas plastik ukuran gelas air mineral.
Ada pula yang menjual rujak bebek dalam kemasan plastik tadi sudah dibuat sebelumnya. Jadi pembeli tidak perlu menunggu rujak di tumbuk penjual. Tapi penggemar rujak bebek biasanya kurang menyukai karena rasanya yang tidak segar lagi.
Membuat Rujak Bebek Sendiri
Membeli rujak bebek dari penjual keliling kadang menimbulkan keraguan dari segi kebersihan. Anda tidak tahu apakah buah tersebut dicuci atau tidak. Kalaupun dicuci, bisa saja sepanjang perjalanan buah tersebut telah terkontaminasi debu di jalan. Belum lagi masalah kebersihan alat pemotong dan penumbuknya.
Alangkah baiknya kalau Anda membuat sendiri rujak bebek. Caranya cukup mudah. Kalau tidak memiliki lumpang khusus, Anda bisa menguleknya dengan menggunakan ulekan besar setelah buah dipotong halus. Dijamin rujak bebek bikinan sendiri lebih sehat dan nikmat. Mau mencoba?






