Beragam Rumah Adat Jawa Barat
Rumah adalah kebutuhan pokok kita sebagai manusia. Untuk berteduh, melindungi kita dari segala cuaca dan dari segala bahaya. Hal ini disadari sejak dulu oleh para leluhur kita. Maka munculah istilah rumah adat. Dinamakan demikian karena rumah yang dibuat oleh suku yang satu dengan suku bangsa yang lainnya berbeda-beda.
Salah satunya adalah di Jawa Barat, yang suku aslinya adalah suku sunda. Rumah adat jawa barat sangat beragam. Dapat Anda lihat dari bentuk atapnya, dalam bahasa sunda disebut suhunan (hateup). Hal itu disebabkan karena setiap bentuk atap memiliki arti yang berbeda-beda pula.
Namun pada intinya, semua penaman ini dibuat untuk menghormati alam dan sekitarnya. Uniknya rumah adat sunda ini sangat tradisional dengan memanfaatkan hasil dari alam sekitar. Seperti atap yang menggunakan daun kelapa, ijuk, atau daun rumia. Untuk menguatkan antar tiang digunakan paseuk yang terbuat dari bambu.
Berikut ini jenis-jenis rumah adat di Jawa Barat.
Jolopong
Bentuknya atapnya memanjang seperti pelana. Orang zaman dahulu sering menyebutnya gagajahan atau regol.
Tagog Anjing
Biasanya disebut juga atap rumah jogog. Bentuknya seperti seekor anjing yang sedang dalam posisi duduk. Bagian depan dari atap ini seperti mulut anjing, menjulur menutupi bagian teras rumah sehingga meneduhi bagian depan rumah.
Badak Heuay
Biasanya bentuk atapnya kurang lebih mirip dengan atap togog, namun di bagian atas atapnya ada tambahan atap depan dan belakang sehingga mirip dengan seekor badak yang sedang menguap.
Perahu Kemureb (nangkub)
Sebagian orang ada yang menyebutnya suhuna jubleg nangkub. Bentuknya seperti perahu yang terbalik, dalam bahasa sunda disebut nangkub.
Capit Gunting
Atap jenis ini di setiap bagian ujung ditambahkan ornamen kayu mirip gunting yang siap menggunting dengan mencapit. Oleh karena itu pula sebagian orang menyebutnya srigunting.
Buka Palayu
Susunan atapnya hampir mirip dengan rumah adat betawi. Rumah jenis ini biasanya dilengkapi dengan teras yang panjang di bagian depannya.
Buka Pongpok
Bentuknya hampir mirip dengan atap buka palayu. Perbedaannya terletak pada bagian pintunya yang diarahkan langsung ke bagian jalan.
Julang Ngapak
Bentuknya mirip dengan seekor burung yang sedang terbang ke langit. Jika dilihat dari depan, atap bagian kiri dan kanannya mirip dengan sayap burung yang sedang terentang. Di bagian paling atas di empat penjuru bersambung antara satu dengan yang lainnya dari pinggir lalu turun ke bawah. Di bagian tengahnya ada sambungan menggunakan tambahan mirip gunting yang membuka di bagian puncaknya.






