logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Suku Dayak    Rumah Adat Suku Dayak

Mengenal rumah adat suku Dayak

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Suku Dayak merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia.  Suku asli Kalimantan ini memiliki ragam dan budaya yang khas. 

Rumah adat suku Dayak disebut juga dengan rumah betang.  Suku Dayak yang hidupnya berkelompok, membentuk kesatuan dari anggota keluarganya, hidup dalam satu rumah yang besar.  Rumah adat suku Dayak ini masih dapat kita temui di pedalaman Kalimantan hingga kini.

Filosofi Rumah Adat Suku Dayak

Prinsip hidup suku Dayak tercermin dari bentuk dan model rumah adat suku Dayak ini.  Hidup yang berdasarkan kebersamaan dan toleransi membentuk keutuhan dari rumah betang.  Pada umumnya, rumah adat suku Dayak ini ditempati oleh beberapa keluarga besar.  Mereka hidup bersama dan berkelompok dalam satu rumah secara turun menurun.

Ciri rumah adat suku Dayak atau rumah betang ini yaitu memiliki bentuk yang panjang hingga mencapai 150 meter bahkan lebih.  Tergantung dari besarnya kelompok/anggota keluarga yang akan tinggal disana.  Rumah adat suku Dayak ini juga berbentuk panggung atau tinggi dari permukaan tanah dengan tangga sebagai jalan masuk utama.

Bagian-Bagian Rumah Adat Suku Dayak

Bagian-bagian dalam rumah adat suku Dayak antara lain:

  • Bagian depan

Pada bagian depan rumah betang terdapat sebuah anak tangga sebagai pintu masuk ke dalam rumah.  Rumah yang berbentuk panggung dengan ketinggian sekitar tiga sampai lima meter dari permukaan tanah ini sengaja dibangun untuk menghindari banjir dan serangan binatang buas.

Di ujung anak tangga, kita akan menjumpai sebuah bale atau balai yang tidak terlalu luas, fungsinya sebagai tempat untuk menerima tamu maupun untuk mengadakan pertemuan dengan kerabat maupun keluarga yang lain.

Masuk ke dalam bangunan kita akan melihat banyak ruangan yang disekat menjadi beberapa ruangan.  Nah, setiap ruangan atau bilik ini ditempati oleh satu keluarga saja.  jadi, semisal dalam satu rumah betang ada 50 keluarga, berarti jumlah bilik atau ruangannya juga ada 50.  Itulah sebabnya rumah Betang ini bentuknya sangat panjang.

  • Bagian belakang

Di bagian belakang rumah adat suku Dayak terdapat sebuah ruangan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil dan alat-alat pertanian.  Selain itu, rumah adat suku Dayak juga memiliki kandang hewah ternak yang tidak terpisah dari rumah.  Hewan yang dipelihara dan termasuk dalam harta kekayaan suku Dayak ini antara lain babi, sapi dan anjing.

Rumah adat suku dayak ini mulai tereliminasi oleh pengaruh jaman dan jarang ditemukan di daerah perkotaan Kalimantan.  Rumah betang ini mencerminkan perilaku masyarakat Dayak yang mengutamakan persaudaraan dan kebersamaan.

 

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Suku Dayak Ma\\\'anyan, Salah Satu Suku Dayak Asli
  • Adat dan Budaya Suku Dayak
  • Adat Istiadat Suku Dayak, Menyatu Dengan Alam
  • Tradisi dan Upacara Adat Suku Dayak
  • Lebih Jauh tentang Suku Dayak Kalimantan
  • Tradisi Suku Dayak Pedalaman, Ngayau
  • Benarkah Asal Usul Suku Dayak Berasal dari Keturunan Bangsa China?
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA