logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Keluarga    Tips Keluarga    Rumah Tangga

Ada Surga di Rumah Kita


Ilustrasi rumah kita

Apa yang terpikirkan ketika Anda mendengar kalimat rumahku adalah surgaku? Mungkin suasana rumah kita yang nyaman dan menyenangkan akan terbayang. Rumah sebagai tempat yang digunakan untuk tempat tinggal oleh keluarga kita, sudah selayaknya memberikan rasa nyaman dan damai. Lalu, bagaimana caranya agar rumah  dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan menyenangkan?

Segala aktivitas keseharian kita biasanya dimulai dan diakhiri dari dan di rumah. Dari rumah, segala diniat diucapkan ketika pertama kali kaki dilangkahkan untuk beraktivitas baik untuk bekerja, belajar, belanja maupun melakukan aktivitas yang lain. Di rumah pulalah, kita dapat melepaskan segala kegundahan dan keletihan setelah beraktivitas seharian.

Manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan aktivitas di dalam dan di luar rumah. Oleh karena itu, rumah memiliki fungsi yang sangat penting bagi terbentuknya karakter dan kualitas sumber daya para penghuni rumah.

Rumah dapat mempunyai fungsi yang berbeda bagi anak-anak dan orang dewasa. Perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan kepentingan. Anak-anak cenderung menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah kita, sedangkan orang dewasa terutama yang sudah bekerja, sebagian besar waktunya bisa dihabiskan di luar rumah.

Bagi anak-anak, rumah adalah tempat tinggal yang menyenangkan,  tempat untuk bermain, berlindung dari rasa tidak aman, berlindung dari terik matahari dan hujan. Sedangkan bagi orang dewasa, rumah biasanya berfungsi sebagai tempat beristirahat atau melepaskan rasa lelah setelah melakukan berbagai aktivitas di luar rumah.

Fungsi lain dari rumah  adalah dapat menunjukkan status pemiliknya. Orang yang memiliki rumah yang mewah dan megah cenderung memiliki status sosial yang tinggi di masyarakat, baik kedudukan sosial maupun status ekonominya. Begitu juga sebaliknya, orang yang memiliki rumah yang kumuh, kotor, dan jelek, cenderung memiliki status sosial yang rendah dengan pendapatan yang rendah.

Fungsi lain yang tak kalah penting adalah rumah dapat dijadikan sumber pendapatan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita dapat melakukan aktivitas bisnis di dalam rumah. Sebut saja travel agen, butik, warnet, tempat praktek dokter, counter HP, dan lain-lain. Untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut, tentunya diperlukan suasana rumah yang nyaman dan menyenangkan.

Mengingat begitu pentingnya fungsi rumah, maka sudah selayaknya jika kita sebagai penghuni rumah dapat menjadikan rumah kita sebagai tempat tinggal yang nyaman dan menyenangkan. Lalu, bagaimanakah cara membuat rumah menjadi tempat yang nyaman, menyenangkan, dan membuat penghuninya betah tinggal di dalam rumah?

Rumah  dapat memberikan rasa nyaman, tidak berarti bahwa rumah kita harus selalu bagus dan megah. Rumah sederhana pun dapat menjadi rumah yang nyaman dan menyenangkan apabila diberikan perlakuan-perlakuan tertentu.

Perlakuan yang dapat diberikan kepada rumah kita, agar rumah menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan, tidak lepas dari tata ruang baik eksterior maupun interior. Selain itu, kondisi psikologis para penghuni rumah juga dapat memengaruhi kenyamanan terhadap rumah kita.

Berikut ini akan diuraikan beberapa cara untuk menjadikan rumah sebagai tempat yang nyaman dan menyenangkan.

Perlakuan Eksterior

  1. Jangan pernah membiarkan halaman rumah kita dibiasakan kotor. Bersihkanlah halaman rumah secara rutin setiap pagi agar sampah-sampah tidak pernah berserakan.

  2. Sediakan selalu tempat sampah untuk menghindari membuang sampah secara sembarangan di halaman rumah.

  3. Tatalah halaman rumah kita dengan beragam jenis tanaman, seperti bunga atau tanaman obat-obatan (apotek hidup)

  4. Rawatlah tanaman yang telah ada jangan sampai ada yang layu atau mati karena kekeringan.

  5. Bersihkan dinding rumah bagian luar secara rutin seminggu satu kali agar tidak menjadi sarang laba-laba atau kepompong yang bergelantungan.

  6. Bila perlu lakukan pengecatan pada dinding atau genteng jika sudah terlihat kusam, mengelupas dan berlumut.  

Perlakuan Interior

1. Rumah Harus Selalu Bersih

Kebersihan rumah harus selalu dijaga dengan cara disapu secara rutin setiap pagi dan sore hari. Lantai dipel minimal tiga kali sehari untuk mendapatkan lantai keramik yang senantiasa terasa dingin dan mengilat. Dinding rumah selalu dibersihkan dari sarang laba-laba dan debu.

2. Jangan Membiarkan Barang-barang Berantakan

Barang-barang yang berantakan karena baru selesai digunakan harus segera dibersihkan dan disimpan kembali ke tempatnya. Hal ini perlu dilakukan agar tata letak selalu rapi sehingga memberi kesan rumah kita terasa lebih luas dan rapi.

Begitu juga dengan beragam mainan yang sudah selesai dimainkan oleh anak-anak yang harus segera dirapikan dan dikembalikan lagi pada tempatnya. Hal ini sangat diperlukan karena selain untuk mencegah kehilangan juga untuk memberikan kesan bahwa rumah kita selalu tampak bersih dan rapi.

Keadaan barang yang berantakan dan berserakan akan memberikan kesan kotor, sempit dan sumpek pada rumah kita, sehingga dapat mengurangi rasa nyaman bagi penghuninya.

Barang-barang atau perabotan yang sudah tidak mungkin digunakan lagi sebaiknya segera diloak. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan ruang yang kosong untuk barang-barang baru yang ingin kita beli dan menghilangkan suasana sesak karena penataan perabotan yang menumpuk.

Perlu diingat pula bahwa kemewahan suatu rumah tidak dilihat dari banyaknya barang yang terdapat di rumah kita, melainkan dari pengaturan tata letak dan keserasiannya.

Pergantian posisi letak suatu barang juga dapat memberikan kesan baru dan segar kepada penghuni rumah. Oleh karena itu,ada baiknya jika kita juga merubah tata letak suatu barang secara berkala.

3. Kamar Mandi Harus Selalu Bersih

Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang cukup penting di rumah kita. Bahkan bagi sebagian orang, beberapa aktivitas selain kegiatan yang memang harus dilakukan di kamar mandi, kadang dilakukan di kamar mandi. Oleh karena itu, akan sangat tidak nyaman apabila kamar mandi dibiarkan kotor dan bau.

Untuk menciptakan suasana nyaman di kamar mandi, kamar mandi sebaiknya dibersihkan satu minggu sekali.Kebersihan ini menyangkut kebersihan lantai, kloset, bathtub, shower, dinding kamar mandi, tempat sampah dan lain-lain.Hal kecil yang tetap penting diperhatikan adalah sediakan pengharum ruangan.

4. Membeli Barang-barang yang Diperlukan

Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari sikap mubazir terhadap barang-barang yang kita beli. Sebaiknya pikirkan terlebih dahulu barang apa dan akan di simpan di mana barang-barang tersebut. Ukuran, bentuk, dan warnanya pun harus kita pikirkan terlebih dahulu.

Apabila hal ini dilakukan, maka akan memberikan keleluasaan kepada kita untuk menata rumah. Barang-barang dan perabotan akan sesuai letaknya, sehingga dapat memberi kesan mewah dan nyaman pada rumah kita.

5. Membiasakan Mengganti Gorden, Taplak Meja, Seprai Secara Berkala

Penggunaan barang yang itu-itu saja akan memberikan kesan monoton dan rasa bosan kepada para penghuni rumah. Ada baiknya jika kita selalu mengganti gordeng, taplak meja, dan seprai secara berkala.Disarankan untuk memiliki koleksi dengan beberapa warna berbeda untuk barang-barang tersebut.

6. Pemberian Efek Cahaya Lampu

Malam hari adalah waktu di mana biasanya seluruh anggota keluarga berkumpul. Waktunya bercengkrama, bercerita, dan melepaskan rasa lelah.Efek pencahayaan yang baik dapat menurunkan resiko stres setelah seharian beraktivitas di luar rumah. Oleh karena itu, ada baiknya jika pada ruangan-ruangan tertentu kita menggunakan lampu dengan warna cahaya yang berbeda-beda, tentunya disesuaikan dengan selera para penghuni rumah kita.

Kondisi Psikologis Para Penghuni Rumah

Masalah lain yang tidak kalah pentingnya dalam menciptakan suasana rumah  yang nyaman dan menyenangkan adalah kondisi psikologis para penghuni rumah. Keharmonisan rumah tangga yang dibangun oleh suami istri akan memberi dampak yang positif bagi kehidupan rumah tangganya. Ini demi memperkecil adanya kesenjangan komunikasi, pertikaian, dan pertengkaran. Keadaan ini akan memberikan pengaruh yang positif kepada penghuni rumah yang lain, terutama anak-anak.

Kondisi positif yang dibangun di dalam rumah menyebabkan semua penghuni rumah merasa rindu satu sama lain. Kerukunan dan keharmonisan yang terbangun akan menyebabkan penghuni rumah merasa nyaman tinggal di rumah kita.

Uraian-uraian di atas diharapkan dapat memberikan manfaat kepada kita agar kita dapat merasakan fungsi rumah kita sebagaimana mestinya.Tidak mesti rumah yang megah dan mewah, namun rumah sederhana pun dapat menjadi “baiti jannati” jika kita mampu memperlakukannya dengan baik.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tips Bahagia - Bahagia Buat Apa? Dicari atau Ditemukan?
  • Menjadikan Keluarga Bahagia Selamanya
  • Undang-Undang KDRT
  • Basis Data dan Silsilah Keluarga
  • Hindari Perceraian dengan Menciptakan Keluarga Harmonis
  • Setelah Menikah, Apa Lagi yang Dilakukan?
  • Peran Ibu Rumah Tangga dalam Keluarga
  • Ayah dan Anak Pemain Sepakbola
  • Arti Kehadiran Sosok Seorang Ibu
  • Mendidik Wanita Melalui Artikel KDRT
  • Peran Manager dalam Keluarga
  • Menyikapi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
  • Masalah Keluarga yang Bikin Sakit Kepala
  • Dilema Ibu Bekerja
  • Ibu Rumah Tangga vs Wanita Karir
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA