Rumah Makan Vegetarian dan Trend Gaya Hidup Sehat
Ilustrasi rumah makan vegetarian
Makin banyaknya jenis penyakit yang muncul seiring perkembangan zaman yang makin kompleks, mendorong sebagian orang untuk memilih pola hidup yang lebih sehat. Salah satu gaya hidup yang belakangan banyak dipilih dan diikuti adalah menjadi vegetarian, yaitu orang yang menghindari makanan daging dan atau produk ikutan dari makanan hewani. Sejumlah rumah makan vegetarian pun bermunculan melengkapi trend baru tersebut.
Jejamuran
Salah satu rumah makan vegetarian yang sangat pas adalah Rumah Makan Jejamuran yang ada di Yogyakarta. Di rumah makan ini, segala jenis jamur dibuat menjadi berbagai macam makanan. Mulai dari bakso jamur, sate jamur, semur jamur, mie jamur, semuanya terbuat dari jamur. Rasa sate, misalnya, tidak seperti jamur, melainkan benar-benar seperti sate ayam. Bumbu yang pas dengan metode masak yang spesial, telah membuat berbagai masakan menjadi sangat luar biasa.
Rumah makan seperti ini tidak hanya di daerah Yogyakarta saja. Di daerah jalan Magelang dekat simpang ke candi Borobudur juga ditemui rumah makan sejenis. Tempat makan seperti ini biasanya terbuat dari bambu dan masih dikelilingi oleh sawah dan rerimbun tanaman. Harga yang ditawarkan cukup murah dan terjangkau kantong bahkan untuk seorang mahasiswa rantauan sekalipun. Konsumen yang menjalankan diet vegetarian tidak harus susah mencari berabgai jenis masakan yang lezat.
Yang menjadi agak merepotkan adalah kalau berada di daerah yang jauh dari lingkungan yang banyak menjadi vegetarian. Agak sulit untuk menjadi vegetarian utuh. Kalau pekerjaan banyak mengandalkan fisik, asupan protein hewani masih juga dibutuhkan walaupun hanya sekedar ikan dan telur tanpa daging merah. Apalagi kalau yang sangat senang dengan ayam kalkun yang kini sedang sangat digemari di Yogyakarta. Rasanya menjadi vegetarian sangat menyiksa bagi yang belum kuat. Kalau sudah kuat, apapun siksaan itu tidak lagi menjadi satu hal yang mengganggu karena menjadi vegetarian telah menjadi satu kebutuhan.
Bagi yang masih semi vegetarian, mereka masih memakan berbagai olahan daging, tetapi bukan daging merah. Daging itu pun adalah daging organik. Daging organik ini merupakan daging dari hewan seperti ikan, daging ayam, daging kalkun, dan telur ayam, yang pakannya tidak terbuat dari bahan kimia melainkan diberi makan dari bahan organik. Hewan itu pun hidup secara alami dan tidak disuntik dengan hormon pertumbuhan. Ayam kampung yang diternakan secara alami adalah salah satu makanan yang mengandung gizi yang luar biasa baik.
Asupan protein hewani seperti itulah yang dimakan oleh para semi vegetarian. Keadaan ini memang sangat dibutuhkan karena tubuh mereka akan lemas kalau tidak diisi dengan protein hewani itu. Kalau pekerjaan utama lebih banyak mengandalkan otak, mungkin menjadi vegetarian seutuhnya akan lebih mudah. Bahan makanan seperti jamur, tahu, dan tempe cukup memberikan protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Perlu diketahui bahwa kalau terjadi kekurangan protein, kurang gizi akan melanda tubuh. Kurang gizi pada orang dewasa akan berdampak pada massa otot dan tubuh akan mudah lemas dan kepala pusing.
Makanan Vegetarian di Hotel
Sanur Beach Hotel, sebagai salah satu hotel berbintang lima di daerah Sanur, setiap pagi selalu menyediakan menu khusus bagi para vegetarian. Beragam menu dengan bahan baku jamur dan tahu atau tempe dioleh sedemikian rupa dengan penampilan yang menyerupai makanan non vegetarian. Bagi yang bukan vegetarian namun ingin menjaga agar tidak termakan bahan makanan haram, menu vegetarian ini bisa menjadi pilihan.
Seperti banyak diketahui bahwa terkadang makanan yang disuguhkan di hotel berbintang lima di Bali itu tidak memisahkan tempat penyajian antara makanan yang mengandung babi dan yang tidak mengandung babi. Terkadang penyajiannya pun berdampingan. Jadi alat pengambil daging babi dan daging sapi pun sama. Apalagi piringnya mungkin tidak disucikan dengan cara yang disyaratkan dalam Islam. Oleh karena itulah, untuk amannya, menu vegetarian menjadi pilihan.
Menjaga makanan adalah sesuatu yang mutlak bukan karena menjadi hati tetapi juga untuk menjaga kesehatan. Bagi para vegetarian, menjadi seseorang yang tidak makan daging artinya juga menyelamatkan bumi. Pengelolaan daging itu membutuhkan energi yang besar. Pengirimannya juga menggunakan energi yang besar. Energi ini telah membuat manusia menjadi serakah dalam mengeksploitasi bumi sehingga pemanasan global menjadi semakin cepat.
Iklim yang sangat ekstrim telah menjadikan banyak orang menyadari bahwa kalau mereka tidak banyak menuntut mau makan ini dan makan itu, maka energi itu akan digunakan secukupnya. Mereka lebih memilih makanan yang diproduksi secara lokal. Dengan memberikan kesempatan kepada para petani lokal untuk menjadi tuan rumah di negerinya sendiri, artinya telah menyelamatkan bumi dari memperbesar lubang yang ada di lapisan ozon. Gambaran ini telah menjadi satu kampanye bagi semua orang agar mengikuti jejak para vegetarian.
Menu Vegetarian Masyarakat Desa
Di daerah lain mungkin tidak ada komunitas vegetarian, namun, menu sehari-hari mereka lebih mengarah kepada menu vegetarian karena harga daging yang mahal. Jadi sebenarnya kampanye untuk vegetarian itu memang lebih tepat diberikan di negara maju dengan tingkat asupan protein hewani terutama dari daging merah, cukup tinggi. Orang-orang di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, misalnya, mereka lebih banyak mengkonsumsi tahu dan tempe serta jamur dan ikan sebagai menu sehari-hari disamping sayuran yang dipetik langsung di ladang.
Ternak yang mereka pelihara bukan untuk dimakan melainkan sebagai tabungan dimusim kemarau. Ketika musim sulit mendapatkan air datang, mereka akan menjual ternaknya guna membeli air. Jadi mereka tidak makan daging merah. Begitu juga dengan sapi dan ternak lainnya. Secara tidak langsung, masyarakat desa itu telah makan menu vegetarian. Lihatlah di warung makan sederhana yang ditemui di sepanjang jalan, menu yang paling banyak diminta oleh konsumen adalah menu sederhana yang terbuat dari bahan kedelai atau jamur yang memang banyak ditemui di daerah itu.
Sedangkan orang kota terutama di Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, dan kota besar lainnya, Kebanyakan yang memilih gaya hidup vegetarian terutama dilandasi alasan kesehatan. Meskipun demikian ada juga yang didorong oleh perintah agama tertentu, kepedulian terhadap lingkungan, maupun karena faktor lainnya. Vegetarian juga menjadi pilihan diet bagi sebagian orang dengan tujuan tertentu, seperti untuk tampil lebih cantik dan lebih menarik.
Macam Menu
Meskipun vegetarian menghindari makanan daging hewan, namun ada beberapa kelompok vegetarian yang masih mengkonsumsi ikan, maupun produk ikutan dari hewan, seperti susu, telur, keju, dan sebagainya. Karena kepentingan masing-masing orang yang menjalani pola hidup vegetarian berbeda-beda, maka terdapat beberapa jenis atau kelompok vegetarian yang dibedakan berdasarkan makanan yang dikonsumsi.
Untuk memenuhi permintaan konsumen spesifik semacam ini, dan tentunya juga merupakan peluang bisnis yang cukup prospektif, tak sedikit rumah makan yang menyediakan menu vegetarian yang kemudian bermunculan. Rumah makan semacam ini memang menyediakan menu khusus dengan bahan-bahan yang hanya berasal dari tanaman dan sayuran. Begitu juga dengan bumbu yang digunakan maupun cara pengolahannya, tak mengurangi lezatnya menu vegetarian dibandingkan makanan umumnya yang menggunakan unsur daging hewani.
Belakangan, kreativitas dalam membuat menu makanan sehat dari berbagai bahan nabati juga makin berkembang. Untuk membuat masakan seperti daging yang kenyal dan agak keras, bisa dibuat dari berbagai bahan lainnya, seperti tepung ataupun jamur. Bahkan tak sedikit restoran, hotel, maupun rumah makan yang mampu menyediakan menu masakan jamur namun rasanya seperti daging dan tentunya sangat lezat.
Manfaat Kesehatan
Sejumlah penelitian memang menemukan korelasi yang positif antara pola hidup vegetarian dengan tingkat harapan hidup. Di antaranya, orang yang mengikuti atau menjadi vegetarian memiliki umur lebih panjang, lebih sehat, awet muda, serta terhindar dari berbagai penyakit mematikan. Apalagi berbagai jenis penyakit degeneratif, seperti jantung, diabetes, hipertensi, dan kanker lebih disebabkan pola makan yang tidak sehat, terutama dari produk hewani yang banyak mengandung kolesterol.
Begitu juga manfaat sayuran dan buah-buahan yang menjadi makanan utama pelaku vegetarian, ternyata mengandung banyak gizi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Sayuran hijau mengandung vitamin dan mineral yang sangat baik untuk tubuh. Begitu juga buah-buahan mengandung banyak zat yang mampu menangkal radikal bebas, anti kanker, dan mencegah berbagai macam penyakit. Gaya hidup maupun trend vegetarian tampaknya memberikan peluang bagi rumah makan vegetarian untuk menyediakan menu makanan sehat yang makin dibutuhkan masyarakat yang makin sadar akan kesehatannya.

