Gelar Sahabat Sahabat Nabi Muhammad saw
Sahabat sahabat Nabi Muhammad saw memiliki sifat dan karakter yang baik sangat menonjol satu sama lainnya. Kekhasan mereka menginspirasikan para sahabat yang lainnya untuk memanggil atau memberi julukan yang pas dengan kepribadiannya.
Sesuatu kelebihan yang dimiliki oleh para sahabat sahabat Nabi Muhammad saw ini juga hal yang positif dan pantas dijadikan tauladan bagi umat muslim.
Gelar Para Sahabat Rasulullah
Abu Bakar Ash Siddiq ra.
Kaum muslimin memanggilnya dengan gelar ash siddiq yang mempunyai arti yang membenarkan. Gelar ini diberikan langsung oleh Allah melalui lisan malaikat Jibril dan disampaikan oleh Nabi Muhammad saw.
Peristiwa dari pemberian gelar ini terjadi saat Rasulullah selesai melakukan perjalanan Isra yaitu perjalanan dari masjidil Haram di Makkah menuju ke masjidil Aqsa di Yerusalem (Palestina), dan Mi’raj perjalanan Nabi ke langit ke tujuh.
Ada keraguan dalam diri Rasulullah bahwa apa yang telah dialaminya ini tidak akan dipercaya oleh umatnya. Namun Jibril menyatakan bahwa Abu Bakar percaya apa yang diceritakan Rasulullah karena dia adalah ash siddiq (yang membenarkan).
Umar bin Al khattab ra.
Beliau adalah sahabat Nabi yang sangat berani, sifatnya keras tetapi hatinya lembut. Gelar yang dimilikinya adalah amirul mukminin yang artinya pemimpin kaum mukmin.
Menurut riwayat gelar ini diucapkan oleh utusan dari negeri Irak yaitu Labid bin Rabi’ah dan Adi bin hatim ketika bertemu dengan Amr' bin ‘Ash yang sedang berada di dalam masjid Nabawi.
Kedatangan mereka adalah ingin bertemu dengan Umar dan menyebut Umar dengan sebutan Amirul Mukminin. Mendengar sebutan tersebut Amr' bin Ash setuju dengan gelar tersebut melekat pada diri Umar. Dan sejak itulah Umar selalu disebut amirur mukminin, bahkan termasuk dalam surat surat yang beliau tulis.
Utsman bin Affan ra.
Beliau diberi gelar Dzun Nur Ain yang memiliki arti pemilik dua cahaya. Karena beliau telah menikahi dua putri Rasulullah yaitu Ruqayyah dan Ummu kultsum. Para ulama mengatakan tak ada seorangpun dari sahabat Rasulullah yang menikahi dua putri seorang Nabi kecuali Utsman bin Affan.
Yang pertama dia menikah dengan Ruqayyah sebelum Nabi diutus menjadi Rasul. Pada saat perang Badar berlangsung Ruqayyah meninggal dunia, sehingga Utsman mendapat izin tidak turut serta dalam perang Badar karena mengurus jenazah isterinya. Sepeninggal istrinya yang pertama, kemudian Ustman dinikahkan kembali dengan putrinya Rasulullah yang lain yaitu Ummu kultsum.
Hamzah bin Abdul Muthalib
Paman Nabi Muhammad yang satu ini terkenal dengan keberaniannya. Ia seorang yang sangat perkasa, cerdas dan berpendirian kuat. Gelar yang diberikan Rasulullah kepadanya adalah asadullah yang artinya singa Allah dan Rasul.
Semasa hidupnya, beliau selalu melindungi Rasulullah dari gangguan kaum Quraisy. Keberaniannya selalu membuat ketakutan kaum kafir Quraisy bahkan ketika terjadi perang Badar, banyak kaum kafir Quraisy yang menemui ajal oleh pedangnya.
Khalid bin Walid
Salah seorang panglima perang terhebat dan sangat ditakuti oleh musuh. Dia diberi gelar syaifullah yang artinya pedangnya Allah. .
Ketika Khalid mendapat hidayah, dia menemui Rasulullah dan mengucapkan syahadat, setelah itu ia melepaskan pakaian kebesarannya yang berkancing emas dan mahkotanya yang bertahtakan intan dan diserahkan kepada Rasulullah.
Selanjutnya ketika dia hendak melepaskan pedangnya, Rasulullah menahan Khalid untuk tidak melepaskannya. Beliau mengatakan bahwa dengan pedang itu Khalid akan berjuang membela agama Allah bersamanya.
Rasulullah memberi gelar pedang itu dengan sebutan Syaifullah yang artinya pedang Allah. Bergabunglah Khalid bersama pasukan muslim dan dia diberi jabatan panglima oleh Rasulullah. Kedatangannya menambah kekuatan bagi kaum muslim
Dan masih banyak dari sahabat sahabat Nabi Muhammad saw yang mempunyai kepribadian dan karakter yang terpuji dan patut dijadikan contoh.






