logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Artikel Umum Sekolah    Sains

Sains – Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan bagi Penemu Ilmiah

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Perkembangan sains atau ilmu pengetahuan setiap hari selalu dikembangkan oleh seluruh penduduk di dunia. Kita tidak bisa hidup di dunia jika tanpa sains, bahkan proses pembentukan tata surya beserta isinya bisa kita jabarkan dalam sains. Kita tentu masih ingat dengan berbagai penemuan sains yang telah dilakukan oleh para ilmuwan.

Penemuan sains yang membawa perubahan hidup bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Sains akan terus berkembang selama kita menyadari arti penting dari segala penciptaan yang ada di dunia ini. Manusia diberi Tuhan akal untuk berpikir dan menjalankan kehidupan di dunia dengan arif dan bijaksana.

Bumi tempat kita tinggal merupakan salah satu wadah untuk dijadikan sebagai ladang penemuan sains. Di bumi saja sudah begitu banyak penemuan sains yang bisa kita amati, belum lagi jika ditambah dengan dunia lain di luar bumi kita.

Perkembangan sains mengikuti perkembangan kehidupan manusia itu sendiri. Supaya kita menjadi arif dan bijaksana menyikapi semua akses kehidupan. Dengan kata lain, sains adalah kehidupan itu sendiri. Coba kita bayangkan bagaimana jika tanpa ada sains?

Sains – Perkembangan Sains dari Masa ke Masa

Tidak ada sesuatu di dunia ini terjadi begitu saja, semuanya melalui penciptaan dan penemuan, salah satunya adalah penciptaan dan penemuan sains. Proses penciptaan di sini dimaksudkan sebagai proses penciptaan terkait dengan ilmu pengetahuan yang kita pelajari berupa sains.

Jika menyangkut proses penciptaan manusia, sudah tidak bisa terbantahkan lagi, bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan, meskipun masih ada para ilmuwan yang melakukan penelitian menyusuri asal penciptaan manusia. 

Penciptaan dan penemuan dunia sains dari masa ke masa begitu banyak, bahkan sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang kita terdahulu. Jika melihat satu per satu penemuan sains tidak hanya bisa dilakukan oleh para ilmuwan saja. Masyarakat awam pun bisa mempelajari alam untuk melakukan sebuah penciptaan atau penemuan berharga. 

Masih ingat dengan teknik membaca pergerakan bintang yang bisa menandakan sebuah gejala alam? Seperti akan datang hujan, akan terjadi bencana alam, juga ada teknik membaca awan, seperti akan banyak ikan di laut, akan berhembus angin dari timur, dan sebagainya. Nah, itu semua merupakan perkembangan sains yang diperoleh masyarakat berdasarkan gejala di alam itu sendiri. 

Sains tidak selalu identik dengan penguasaan ilmu pengetahuan dari bidang ilmu itu sendiri. Jika kita pikir kembali, cara nenek moyang kita memprediksi gejala alam apakah mereka menggunakan ilmu pengetahuan?

Tentu saja mereka menggunakan ilmu pengetahuan, tetapi ilmu pengetahuan atau sains yang mereka gunakan berupa pengalaman yang seringkali mereka alami terkait dengan gejala alam yang sama. Maka dari itu, mereka menyimpulkan bahwa jika alam memberi tanda maka akan terjadi sesuatu. Bukan sains berbentuk keilmuan seperti yang dikenal sekarang ini.

Sementara itu, sains yang menggunakan ilmu pengetahuan bisa memberikan kita penjelasan berdasarkan alur pikir yang bisa dibuktikan secara empiris. Sains jenis itulah yang terjadi di kalangan masyarakat saat ini.

Penemu-penemu Sains Spektakuler di Dunia

Anda masih ingat dengan apa yang dilakukan oleh Albert Einstein, Thomas Alva Edison, James Watt, Ernest Rutherford, C. Marconi, Guglielmo Marconi, Alexander Graham Bell, Michael Faraday, Galileo Galilei, Johannes Guttenberg, dan penemu-penemu lainnya bukan? Itu baru sebagian dari penemu sains dari berbagai bidang ilmu, tentunya masih banyak lagi penemu sains yang lainnya.

Tentunya dengan penemuan sains yang telah mereka persembahkan untuk kehidupan, membawa dampak yang sangat berguna dalam kehidupan kita hingga saat ini. Penemuan sains seperti mesin uap, mesin 4 tak, mesin diesel, mesin cetak, radio, televisi, telegraf, telepon, bola lampu, termometer, proyektor film, dinamo, hingga kapal selam, merupakan penemuan sains yang sangat populer pada masanya.

Penemuan sains tersebut pada awal dipublikasikannya tidak sedikit menuai kontroversi dari yang mencibir, menertawakan, hingga memujanya. Tapi, perlahan namun pasti penemuan sains tersebut memberikan sumbangsih yang tidak terkira untuk kehidupan manusia. 

Tetapi apakah penemuan sains hanya sebatas itu saja? Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dalam dunia yang semakin modern, banyak ditemukan penemuan sains yang juga cukup spektakuler.

Penemuan Hebat dalam Dunia Sains

Penemuan sains yang ditunjang dengan ilmu pengetahuan yang lebih memadai, serta didukung oleh penggunaan teknologi, banyak sekali penemuan sains yang berhasil dilakukan. Penemuan sains tersebut berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan yang ada. Apa saja penemuan sains yang telah memperkaya ilmu pengetahuan tersebut? 

1. Penemuan Hebat dalam Dunia Sains - Penemuan Sains Senyawa Pembunuh Virus HIV

Dunia sains memberikan sumbangsih dari bidang kedokteran, yaitu penemuan senyawa yang dapat membunuh virus HIV. Senyawa ini dilakukan melalui penelitian yang dilakukan oleh seorang asisten profesor di A&M University di Texas, Zhilei Chen yang bekerjasama dengan Scripps Research Institute.

Berkat percobaan sains dan penemuannya, mereka berhasil menemukan senyawa PD 404,182 yang bisa membunuh virus mematikan HIV sebagai penyebab AIDS. Senyawa ini bisa secara langsung menyerang virus sampai ke bagian-bagian dalamnya sehingga virus HIV bisa mati.

2. Penemuan Hebat dalam Dunia Sains - Penemuan Sains Otak Transparan

Ternyata otak juga bisa diciptakan oleh seorang ilmuwan di Jepang. Tetapi tunggu dulu, otak yang dimaksud bukanlah otak manusia. Ilmuwan asal Jepang tersebut telah berhasil menciptakan otak transparan menggunakan larutan Sca le. Sampel otak yang digunakan adalah otak tikus. Penemuan sains ini tergolong keren.

Dengan menggunakan larutan Sca le dalam penelitian sainsnya, ilmuwan tersebut mengubah otak putih yang dimiliki seekor tikus. Awalnya otak transparan yang diciptakan tersebut berwarna buram, kemudian berubah menjadi sebening kristal.

Penciptaan otak transparan sebagai salah satu temuan hebat dalam bidang sains ini dapat membantu ilmuwan melihat tanda fluorescent, yang digunakan sebagai pemetaan arsitektur otak, dari jaringan saraf sampai pembuluh darah.

3. Penemuan Hebat dalam Dunia Sains - Penemuan Nyala Lilin Mengandung Berlian 

Penemuan sains berikutnya cukup membuat kita bertanya-tanya karena ternyata nyala lilin mengandung berlian. Bagaimana bisa? Penemuan ini dilakukan oleh Wuzong Zhou, seorang ilmuwan dari University St. Andrews, Skotlandia, Inggris.

Penemuan sains tersebut dilakukan oleh Zhou pada saat menguraikan penyusun nyala lilin. Dari nyala lilin tersebut ternyata mengandung 1,5 juta nanopartikel berlian setiap detiknya. Namun, jangan bayangkan ukuran berlian yang besar. Memiliki ukuran yang sangat kecil, dari 300.000 partikelnya hanya menghasilkan berlian berukuran kepala pin.

4. Penemuan Hebat dalam Dunia Sains - Berternak Daging di Laboratorium

Ternyata berternak tidak hanya dilakukan di kandang dan ladang saja, tetapi penemuan sains dunia perternakan ini menemukan ternyata kita bisa berternak daging di laboratorium. Bagaimana bisa berternak daging di labolatorium? Apakah hewannya tinggal di labolatorium untuk kemudian beranak-pinak?

Teknik berternak daging di laboratorium ini dilakukan oleh sekelompok ilmuwan asal Swedia. Cara mereka berternak dengan menumbuhkan jaringan berupa sel bahan ternak diubah menjadi sel otot daging. Penemuan sains ini membawa efek positif yang dapat mengurangi emisi gas dalam rumah kaca, serta pengurangan lahan dan konsumsi air.

5. Penemuan Hebat dalam Dunia Sains - ASI Sebagai Bahan Jadi Organ Tubuh

Penemuan sains selanjutnya dari dunia kedokteran. Ternyata tetesan ASI bisa dijadikan untuk membuat organ tubuh. Penemuan ini dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Western Australia. Tidak saja embrio, plasenta, dan sumsum tulang yang bisa dijadikan sebagai bahan jaringan atau organ tubuh, ASI pun juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk mengembangkan jaringan. Mengapa demikian? Itu dikarenakan ASI bisa dibuat menjadi sel punca atau stem cell. Nah, stem cell ini memiliki sifat pluripoten, yang bisa dikembangkan menjadi jaringan, bahkan organ tubuh. Benar-benar sebuah penemuan sains yang memukau, bukan?

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Kiat - Kiat Sukses Berwirausaha Berbasis Sekolah
  • Keunggulan dan Ketentuan Masuk Sekolah Kedinasan
  • Cara Belajar Bahasa Inggris yang Seimbang untuk Pencapaian Maksimum
  • Nomor Induk Siswa Nasional - Datebase Pelajarnya Indonesia
  • Apa dan Bagaimana Bahan Ajar yang Efektif?
  • PSB sebagai Kesempatan Meraup Dana Sekolah
  • Sistem Pendidikan Islam Untuk Anak
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA