logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Bisul

Sakit Bisul dan Pengobatannya


Ilustrasi sakit bisul

Penyakit yang satu ini memang sangat populer. Semua kalangan bisa merasakannya. Dan meski populer, yang pasti sakit bisul tidak disukai oleh penderita. Iya, sih, mana ada penyakit yang disukai?

Tidak semua orang tahu bagaimana menangani penyakit bisul ini. Alhasil kebanyakan penderita bisul malah semakin parah, semakin infeksi, bahkan bisulnya menyebar ke anggota tubuh yang lain. Aduh, menyedihkan.

Apa Itu Sakit Bisul?

Nah, mari sedikit berkenalan dulu dengan penyakit bisul sebelum kita paparkan bagaimana cara pengobatannya. Bisul adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, pertumbuhan rambut kulit ke bagian bawah kulit, serta kelenjar minyak yang tersumbat.

Awalnya kulit yang menderita penyakit bisul hanya terlihat berwarna merah dan gatal. Kulit merah itu lambat laun membentuk benjolan kecil yang makin lama akan semakin besar dan menimbulkan rasa nyeri dan sakit pada benjolan, serta kulit yang berada di sekitar area bisul.

Penyakit bisul biasanya tumbuh di sekitar bagian tubuh yang sering bergerak. Seperti tangan, kaki, pangkal paha, ketiak, dan bokong. Karena banyak terjadi gerak, otomatis akan banyak menghasilkan keringat dan rentan terkena kuman atau bakteri karena sering gatal dan kotor. Wajah pun termasuk salah satu bagian yang paling banyak kena bisul karena banyak berkeringat dan berhadapan langsung dengan kotoran di lingkungan.

Bisul atau furunkel merupakan infesi kulit yang meliputi seluruh folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya, yang disebabkan oleh bakteri stafilokokus atau bakteri lainnya atau jamur.

Bisul atau furunkel ini berawal membentuk benjolan keras berwarna merah yang di dalamnya terkandung nanah. Kemudian benjolan ini akan berfluktuasi dan tengahnya menjadi putih atau kuning yang membentuk pustula. Benjolan tersebut dapat pecah secara spontan atau dipecahkan sendiri dan mengeluarkan nanah, bahkan terkadang mengandung sedikit darah.

Bisul ini dapat mengakibatkan rasa nyeri yang sifatnya ringan dan kulit disekitar bisul tersebut akan tampak kemerahan karena terjadi peradangan. Selain itu, bisul dapat mengakibatkan demam, lelah, dan tidak enak badan. Furunkel sering terasa nyeri dan kambuh, maka akan terjadi furunkulosis.

Selain itu, ada yang disebut karbunkel. Karbunkel merupakan sekumpulan bisul yang dapat menyebabkan terkelupasnya kulit yang luas dan dapat membentuk jaringan parut. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri stafilokokus.

Cara pembentukan dan penyembuhan karbunkel terjadi lebih lambat dibandingkan dengan bisul tunggal. Hal tersebut dapat mengakibatkan demam dan lelah karena terjadi infeksi yang lebih serius.

Karbunkel sering terjadi pada seorang pria dan paling banyak ditemukan di daerah leher di bagian belakang. Selain itu penyakit ini juga sering terjadi pada penderita diabetes, gangguan sistem kekebalan, dan dematitis.

Beberapa bisul bersatu membentuk massa yang lebih besar dengan memiliki beberapa titik pengaliran nanah. Letak bisul ini dapat muncul lebih dalam di bawah kulit, dibandingkan dengan bisul biasa.

Infeksi karbunkel ini dapat menular dan disebarkan ke bagian tubuh lainnya, juga dapat ditularkan kepada orang lain. Jadi, tidak jarang ada beberapa orang yang dalam satu rumah menderita penyakit karbunkel ini dalam waktu yang bersamaan. Penyebab dari bisul karbunkel ini adalah sebagai berikut.

  • Tingkat kebersihan lingkungannya yang buruk.
  • Memiliki keadaan fisik yang menurun.
  • Terjadi gesekan dengan pakaian.
  • Pencukuran yang menyebabkan iritasi.

Kulit yang terkena penyakit karbunkel ini ditemukan beberapa bisul yang bersatu dengan disertai nyeri ringan atau sedang. Keadaan kulit disekitar bisul terlihat memerah dan membengkak. Apabila karbunkel ini pecah, maka akan keluar cairan nanah, yang kemudian mengering dan membentuk keropeng.

Cara penyembuhan penyakit karbunkel ini adalah mengompresnya dengan air hangat karena dapat membantu mempercepat penyembuhan. Jangan pernah mencoba untuk memencet atau memecahkan karbunkel di rumah karena dapat memperburuk keadaan dan menularkan infeksi.

Apabila sudah pecah dan nanahnya sudah mengering, maka bekas luka tersebut harus sering di bersihkan. Ketika sudah selesai membersihkan luka karbunkel, maka cucilah tangan tersebut dengan bersih, agar tidak menyebarkan infeksi.

Penanganan Bisul Secara Tepat

Saat menderita penyakit bisul, kita sangat dilarang untuk menggaruknya. Apalagi iseng untuk memencet nanah atau kumpulan bakteri dan darah putih yang mengendap di benjolan bisul. Karena bisa menyebabkan infeksi, bisul tambah parah dan semakin memperlambat proses penyembuhan.

Sebaiknya segera siap sediakan sebaskom air hangat dan handuk. Jika merasakan gejala-gejala penyakit bisul seperti kulit merah, benjolan kecil, dan sakit atau nyeri segera kompres bagian itu. Dan, sekali lagi jangan digaruk!

Setelah itu, segera pergi ke dokter. Biasanya untuk penyakit bisul yang parah dan terletak di beberapa bagian tubuh, akan menimbulkan demam tinggi. Perlu resep antibiotik, penurun demam dan salep yang tentunya memerlukan resep dokter agar mendapatkan dosis yang tepat. Jika gumpalan nanah sudah sangat parah, biarkan dokter membantu Anda untuk mengeluarkannya.

Jika diberikan obat minum antibiotik, sebaiknya diminum dengan teratur dan sesuai dengan resep dokter. Jangan lalai untuk meminum obat antibiotiknya karena akan berpengaruh pada proses penyembuhan. Selain disembuhkan dengan salep untuk sakit bisul, juga harus disembuhkan dari dalam.

Penyakit apa pun yang terjadi pada manusia dapat dicegah apabila manusia itu sendiri berniat untuk hidup bersih dan sehat. Termasuk penyakit bisul ini, dapat dicegah dengan berbagai cara. Penyakit bisul dapat dicegah dengan cara sebagai berikut.

  • Selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Mereka yang tidak menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik, akan mudah terpapar kuman, termasuk kuman penyebab bisul.
  • Makan makanan bergizi. Makanan bergizi penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Ketika daya tahan tubuh bagus, tubuh mampu melawan bakteri penyebab bisul. Di sinilah terlihat telur bukan penyebab penyakit ini, justru sebaliknya, telur merupakan makanan bergizi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Menghindari penyebab penularannya. Perlu diketahui, penyakit ini juga bisa menular. Penularan dapat terjadi karena berpindahnya kuman penyebab bisul. Berpindahnya kuman ini, misalnya, melalui kontak langsung bisul dengan kulit, apalagi pada kulit yang luka atau tergores, pemakaian handuk, baju, seprei, perosotan di arena permainan, dan sejenisnya secara bersama.

Menghindari penyebab penularan ini dapat menjauhkan kita dari penyakit bisul. Namun demikian, jika kita sudah telanjur terkena penyakit ini, maka yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Kompres bisul dengan air hangat untuk meningkatkan sirkulasi darah ke daerah bisul guna mengurangi rasa nyeri.
  • Segera ke dokter untuk mendapat pengobatan yang benar.

Biasanya dokter mengobati dengan memberi krim atau salep antibiotik. Jika diperlukan, terkadang dokter melakukan bedah minor pada bisul. Jangan menunggu bisul sampai “matang” dan pecah sendiri karena akan menimbulkan kerusakan kulit dan meninggalkan bekas.

Jangan pula memaksakan memencet bisul karena kerusakan kulit yang ditimbulkan akan lebih parah dan bekas yang ditinggalkannya semakin tak elok dipandang karena kulit menjadi berongga.

Nah, itulah penyakit kulit bisul yang bisa menjangkiti kulit manusia. Hal yang paling utama untuk mencegahnya adalah dengan selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar.

Menjaga kebersihan diri sendiri dapat dilakukan dengan membersihkan tubuh dengan sabun dan dengan menggunakan air bersih. Pola makan yang teratur juga dapat mencegah terjadinya penyakit kulit bisul tersebut.

Selain itu, kebersihan lingkungan juga memengaruhi penyebaran penyakit kulit ini. Apabila lingkungan bersih, maka kuman dan virus tidak akan berkembang, sehingga dapat terhindar dari penyakit kulit.

Apabila lingkungan kotor, maka kuman dan virus akan berkembang biak dan mengakibatkan manusia mudah terjangkit penyakit kulit. Kuman-kuman akan mudah berkembang biak di tempat-tempat yang kotor dan bau.

Untuk itu, kebersihan diri dan lingkungan sangat penting. Hal tersebut harus menjadi kebiasaan, sehingga kebersihan dapat tercipta setiap hari. Dalam lingkungan keluarga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan di rumah harus dikerjakan bersama-sama. Dengan begitu kebersihan diri dan lingkungan di rumah menjadi bersih dan sehat.

Ingat, apabila penyakit bisul yang Anda derita berkali-kali muncul di berbagai tempat dalam jangka waktu singkat, Anda harus lebih intens memeriksa seluruh kesehatan Anda.

Jika sakit bisul yang terlalu banyak itu tumbuh, bisa jadi disebabkan oleh penyakit lain, seperti diabetes, sakit ginjal, atau alergi terhadap makanan tertentu. Semoga saja info singkat ini bermanfaat bagi Anda semua.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tips Mengobati Bisul - ANNEAHIRA.COM
  • Penyebab Bisul Pada Bayi dan Cara Penyembuhannya
  • Penyakit Bisul Bukan Karena Telur - ANNEAHIRA.COM
  • Mengenal Penyebab Bisul
  • Pengertian Bisul, Pengobatan, dan Pencegahannya
  • Waspadai Penyebab Penyakit Bisul
  • Hindari Penyebab Bisulan
  • Mengenal Penyakit Bisulan dan Cara Mengatasinya
  • Cara Menghilangkan Bekas Bisul
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA