Mengenal Lebih Dekat Samudera

Samudera dibagi menjadi empat bagian besar, yaitu Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, Samudera Hindia, dan Samudera Arktik. Semua samudera ini saling berhubungan. Air dari satu samudera bebas bergerak menuju samudera lain. Bagian lain samudera adalah laut, teluk, dan selat.
Letak Samudera
Samudera terbesar, yaitu Samudera Pasifik memiliki luas permukaan air dua kali lipat dibanding samudera lainnya. Samudera Pasifik juga masih lebih luas dibandingkan dengan semua benua yang digabung menjadi satu.Permukaan Samudera Pasifik meluas ke bagian atas hingga menyentuh Samudera Arktik, dan juga menjangkau ke bawah hingga mencapai pantai di Antartika.
Sebagian besar Samudera Pasifik terletak di daerah tropis sehingga airnya bersuhu hangat. Cuaca buruk biasanya berasal dari Samudera Pasifik karena banyak badai terbentuk di perairannya.
Samudera Atlantik terletak memanjang dari Samudera Arktik menuju ke bawah mencapai pantai di Antartika. Samudera ini memiliki lebih sedikit pulau daripada Samudera Pasifik.
Samudera Hindia membentang di antara Afrika bagian barat, Australia bagian timur, Asia bagian utara, dan Antartika bagian selatan. Sebanyak 90% permukaan airnya terletak di sebelah selatan ekuator.
Samudera Arktik berukuran lebih kecil di antara samudera lainnya. Samudera ini menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik melalui celah-celah di antara benua. Suhu perairan Samudera Arktik lebih dingin di antara samudera lainnya dengan sebagian besar perairannya tertutup es.
Karakteristik Air
Samudera mengandung banyak mineral yang terdapat di permukaan bumi yang semuanya terlarut di dalam air. Volume mineral ini mencapai 3,5% dari volume total seluruh samudera. Mineral terbanyak yang terlarut dalam air laut adalah garam. Oleh karena itu air laut terasa asin.
Salinitas air laut berbeda dari satu lokasi ke lokasi lain. Salinitas tergantung pada dua hal, yaitu evaporasi dan penambahan volume air tawar. Saat air berevaporasi, garam dan mineral lain tertinggal di laut sehingga membuatnya lebih asin. Sebaliknya, ketika volume air tawar bertambah melalui sungai atau hujan, salinitas air laut akan menurun.
Semakin menjauhi ekuator, suhu air laut semakin dingin. Sisi barat samudera biasanya lebih hangat daripada sisi timur. Hal ini disebabkan karena arus memindahkan air dari ekuator menuju kutub di bagian barat samudera, dan dari kutub menuju ekuator di sisi timur samudera.
Pergerakan Air
Air di samudera dapat tercampur satu sama lain karena gelombang, arus, dan gelombang pasang. Permukaan samudera selalu bergerak ke atas dan bawah dalam bentuk gelombang.
Gelombang terbentuk dari energi yang ditransfer dari molekul ke molekul di bagian permukaan. Arus menyerupai sungai luas di dalam samudera yang mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Arus disebabkan oleh perbedaan temperatur, perbedaan salinitas, dan angin.
Faktor terpenting yang mengakibatkan perpindahan air di samudera adalah gelombang pasang. Gelombang pasang disebabkan oleh gravitasi bulan dan matahari. Karena tertarik oleh gravitasi, sejumlah besar air bergerak mengitari samudera, menyebabkan permukaan air pasang dan surut.






