Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan Sejarah Berdirinya
Ilustrasi sanata dharma yogyakarta
Hasil Ujian Akhir Nasional tingkat SMA telah diumumkan. Kampus-kampus mulai ramai didatangi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Banyak di antara mereka yang memilih universitas-universitas negeri yang terkemuka di Indonesia. Namun, sebenarnya beberapa universitas-universitas lain atau swasta, secara kualitas juga tidak kalah dengan universitas negeri. Salah satunya adalah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta merupakan universitas katholik yang juga dikenal dengan sebutan USD atau Sadhar. Sanata Dharma sebenarnya dibaca Sanyata Dharma, yang berarti kebaktiaan yang sebenarnya atau pelayanan yang nyata.
Pada awal berdirinya sampai sekarang ini, Universitas Sanata Dharma mengalami berbagai perubahan dan perkembangan. Hal ini dikarenakan adanya berbagai perubahan dari peraturan pemerintah mengenai undang-undang yang mengatur tentang perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai perkembangan dan perubahan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dari awal berdirinya sampai seperti Universitas Sanata Dharma yang kita kenal saat ini, akan diberikan ringkasan sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta mulai dari nama PTPG, FKIP, IKIP, sampai Universitas.
PTPG Santa Dharma (1955-1958)
Pada tahun 1950-an, Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Prof. Moh. Yamin, S.H., mencetuskan ide mengenai pendirian Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Ide ini pun mendapat tanggapan yang positif dari imam Katholik, terutama Ordo Societas Jesu (Serikat Jesus yang lazim disingkat S.J.).
Sebelum itu, Ordo ini telah membuka kursus-kursus B1, di antaranya adalah B1 Mendidik (Yayasan De Britto) di Yogyakarta yang dikelola oleh Pater H. Loeff, S.J. dan B1 Bahasa Inggris (Yayasan Loyola) di Semarang yang dikelola oleh pater W.J. Van der Meulen, S.J. dan Pater H.
Bastiaanse, S.J., pada tanggal 35 Oktober, Pater Kester, yang pada saat itu menjabat sebagai Superior Missionis Serikat Yesus, melalui dukungan yang diberikan oleh Conggregatio de Propaganda Fide menggabungkan kursus-kursus ini menjadi sebuah perguruan tinggi, yang diberi nama Sanata Dharma.
Sanata Dharma baru deresmikan oleh pemerintah menjadi perguruan tinggi, pada tanggal 17 Desember 1955. Nama Sanata Dharma diberikan oleh Pater K. Looymans, S.J.
Pada awal berdirinya, Sanata Dharma hanya memiliki 4 jurusan, yakni Bahasa Inggris, Sejarah, IPA, dan Ilmu Mendidik. Pater Prof. Nicolaus Driyarkara, S.J., ditunjuk untuk mengamban tugas menjadi Dekan PTPG Sanata Dharma dan Pater H. Loeff sebagai Wakil Dekan.
FKIP Sanata Dharma (1958-1965)
Pada bulan November 1958, berdasarkan ketentuan pemerintah yang dikeluarkan melalui Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan, PTPG Sanata Dharma diubah menjadi FKIP (Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan) Sanata Dharma dan merupakan bagian dari Universitas Indonesia yang berada di Yogyakarta.
Namun, secara de facto FKIP berdiri sendiri. Pada periode ini juga, FKIP mendapat status "disamakan" dengan negeri. Status ini didasarkan pada SK Menteri PTIP No.1 / 1961 pada tanggal 6 Mei 1961 jo No. 77 / 1962 tanggal 11 Juli 1962.
IKIP Sanata Dharma (1965-1993)
Agar tidak terjadi kerancuan mengenai kemandirian FKIP Sanata Dharma sebagai sebuah institusi pendidikan dan Universitas Katholik cabang Yogyakarta, maka berdasarkan SK Menteri PTIP No. 237/B – Swt/U/1965, nama FKIP Sanata Dharma berubah menjadi IKIP Sanata Dharma. SK ini berlaku mulai tanggal 1 September 1965.
Pada periode ini, IKIP Sanata Dharma juga dipercaya pemerintah untuk mengelola dan menjalankan Program Diploma I,II, dan III untuk jurusan Matematika, Fisika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, dan PMP. Namun, berbagai program Diploma ini ditutup pada tahun 1990 dan selanjutnya dibuka program Diploma II PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).
Universitas Sanata Dharma (1993-sekarang)
Zaman yang semakin maju dan berkembang menuntut masyarakat untuk selalu menambah ilmu pengetahuannya. Tuntutan dan kebutuhan intelektual yang harus dipenuhi ini, membuat IKIP Sanata Dharma juga harus menyesuaikan diri. Sehingga, pada tanggal 20 April 1993, sesuai SK Mendikbud No. 46/D/O/1993, IKIP Sanata Dharma dikembangkan menjadi Universitas Sanata Dharma atau yang kita kenal dengan USD maupun Sadhar saat ini.
Perkembangannya menjadi universitas ini, membuat Sanata Dharma Yogyakarta semakin memperluas program-program pendidikannya. Namun, program pendidikan guru tetap dipertahankan dengan tetap membuka FKIP Sanata Dharma. Sampai saat ini, Universitas Sanata Dharma memiliki 8 Fakultas dengan 25 Program Studi, 3 Program Pasca Sarjana, 1 Program Profesi, dan 3 Program Kursus Bersertifikat.
Selain di bidang program pendidikan, perkembangan Universitas Sanata Dharma juga meliputi berbagai aspek, seperti tersedianya sarana pembelajaran yang cukup memadai, di antaranya adalah gedung, lab, perpustakaan, sistem informasi, manajemen, biro/ lembaga/ pusat, serta unit pendukung, peningkatan mutu akademik, penelitian, pengajaran, serta pengabdian pada masyarakat.
Visi dan Misi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
Setiap kawasan wiyata mandala memiliki visi dan misi masing-masing. Visi merupakan suatu tujuan yang hendak dicapai oleh kawasan wiyata mandala itu. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan langkah-langkah yang harus diambil dalam mencapai tujuan tersebut. Di bawah ini merupakan visi dan misi Universitas Sanata dharma Yogyakarta.
1. Visi
Melindungi dan meningkatkan martabat manusia melalui perpaduan keunggulan akademik dan nilai-nilai kemanusiaan yang diwujudkan dalam penggalian kebenaran secara objektif dan akademis, dan pengembangan kaum muda yang didasarkan pada nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan spiritualitas Ignatian, yaitu menjadi manusia bagi sesama (human for and with others), perhatian pribadi (cura personalis), semangat keunggulan (magis), dan semangat dialogis.
2. Misi
Universitas Sanata Dharma adalah lembaga akademis yang menekankan perpaduan IPTEK dan nilai-nilai kemanusiaan, lembaga kritis masyarakat, lembaga yang menjunjung tinggi kebebasan akademis, lembaga pendidikan humanis dan dialogis yang mengembangkan segi intelektual, moral, emosional, dan sprititual mahasiswa secara terpadu, lembaga yang mendidik mahasiswa menjadi manusia yang utuh, kritis, dewasa, dan memiliki kepekaan sosial, lembaga yang memberikan pelayanan masyarakat, dan lembaga yang mempersiapkan tenaga kependidikan secara profesional.
Visi dan misi merupakan suatu konsep yang dimiliki universitas demi tercapainya manfaat bagi seluruh masyarakat dan bangsa. Namun, seringkali visi dan misi ini tidak diketahui oleh para mahasiswa.
Daftar Fakultas dan Program Studi
Setelah berkembang menjadi universitas, Sanata Dharma Yogyakarta menambah berbagai program pendidikan. Di bawah ini, daftar fakultas, program studi S1, dan akreditasi masing-masing jurusan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
1. Fakultas Pendidikan
Program Studi Akreditasi
Pendidikan Bahasa Inggris B
Pendidikan Ekonomi B
Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia & Daerah B
Pendidikan Sejarah B
Pendidikan Akuntansi B
Pendidikan Fisika B
Pendidikan Matematika B
Pendidikan Guru SD B
Pendidikan Agama Katolik B
Pendidikan Biologi B
Bimbingan dan Konseling B
2. Fakultas Sastra
Program Studi Akreditasi
Sastra Inggris A
Sastra Indonesia A
Ilmu Sejarah B
3. Fakultas Ekonomi
Program Studi Akreditasi
Akuntansi A
Manajemen A
4. Fakultas Psikologi
Program Studi Akreditasi
Psikologi B
5. Fakultas Farmasi
Program Studi Akreditasi
Farmasi C
6. Fakultas Teologi
Program Studi Akreditasi
Teologi B
7. Fakultas Sains dan Tekhnologi
Program Studi Akreditasi
Fisika C
Matematika B
Tekhnik Elektro B
Tekhnik Mesin
Ilmu Komputer B
Tekhnik Informatika B
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta merupakan salah satu universitas yang tidak boleh dilupakan para calon mahasiswa yang akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Universitas Sanata Dharma juga telah memiliki beberapa prestasi melalui mahasiswanya. Sehingga universitas ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk melanjutkan pendidikan.

