logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Rumah & Taman    Taman    Bunga

Sansevieria - Tak Sekadar Tanaman Hias


Ilustrasi sansevieria

Tumbuhan hijau, seperti Sansevieria adalah salah satu penghasil Oksigen (O2) yang merupakan udara yang kita hirup sehari-hari. Terkadang, ada sebuah keinginan untuk dapat menghirup udara segar di tengah lingkungan yang penuh polusi. Jika harus menanam tanaman pelindung di depan rumah, mungkin memerlukan waktu yang cukup lama sampai tanaman tersebut tumbuh tinggi.

Atau, jika menginginkan tanaman hias diletakkan di dalam rumah, Anda perlu berhati-hati dan bijak memilih apakah tumbuhan tersebut cocok berada di dalam rumah atau tidak. Pasalnya, biasanya tumbuhan tersebut tidak cocok dijadikan sebagai tanaman hias atau tumbuhan tersebut memerlukan cahaya matahari dan air yang cukup.

Nah, jika Anda salah satu penyuka tanaman hias, Anda pasti tertarik dengan tanaman yang akan dibahas ini. Yang pasti, tanaman ini memenuhi kualifikasi tanaman hias untuk diletakkan di dalam atau di luar rumah. Nama tanaman ini adalah Sansevieria atau dikenal dengan sebutan Lidah Mertua. Ada pula yang menamakannya sebagai tanaman Pedang-pedangan karena bentuk daunnya yang runcing. Bahkan, ada pula yang menamakannya sebagai tanaman ular karena ada beberapa jenis tanaman ini yang menyerupai sisik ular.

Tanaman seperti Apakah Sansevieria?

Sansevieria atau Lidah Mertua adalah nama marga sebuah tanaman yang dapat dikatakan populer sebagai tanaman hias. Tumbuhan ini memiliki daun yang keras, tumbuh tegak dengan ujung daun meruncing, bahkan terkadang daunnya tampak seperti ular karena meliuk-liuk. Tumbuhan ini berkembang biak melalui umbi lapis.

Lidah Mertua dapat dikatakan sebagai tanaman gurun. Oleh karena itu, bentuk tumbuhan ini begitu minimalis. Selain itu, tanaman ini juga toleran terhadap cahaya rendah, air yang sedikit, serta kondisi tanah yang buruk. Tanaman ini memang cocok tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia.

Di Indonesia sendiri, tanaman ini sudah cukup lama hadir sebagai tanaman hias klasik. Tanaman unik ini kaya manfaat. Selain dapat mempercantik rumah Anda, menyehatkan karena mampu menyerap racun dan polusi di udara, tanaman ini juga merupakan penghasil serat. Dahulu, orang menggunakan serat tanaman ini untuk membuat anyaman tali, kain, bahkan jangkar kapal.

Menurut beberapa sumber, disebutkan bahwa pada abad ke-19, tanaman ini sudah menjadi komoditas tanaman hias yang penting di dunia. Bahkan, sejak sekitar tahun 1920-an, tanaman ini sudah menjadi sebuah komoditas dagang di Amerika. Baru pada kurun waktu 1930-an, tumbuhan ini menjadi populer di benua Eropa.

Sansevieria - Jenis-jenis Lidah Mertua

Sansevieria atau Lidah Mertua adalah tumbuhan perennial, alias tumbuhan yang tumbuhnya menahun. Tumbuhan unik ini juga dikatakan oleh para ilmuan sebagai tumbuhan perintis. Mengapa demikian? Hal ini karena tumbuhan ini mampu hidup pada tempat yang tidak bisa ditumbuhi tanaman lain. Sebagaimana telah dikatakan sebelumnya, tanaman ini memiliki ciri khas tanaman yang hidup di daerah gurun. Lidah Mertua terdiri dari beragam jenis, yaitu sebagai berikut.

1. Sansevieria Cylindrica

Jenis Sansevieria yang satu ini berasal dari Angola. Lidah Mertua jenis ini memiliki ciri-ciri, yaitu rimpangnya tebal dan menyerupai batang atau akar tunjang pada tanaman yang berkayu, biasanya tumbuh dalam tanah hingga kedalaman 30 cm, serta daunnya berbentuk silinder.

Ciri-ciri lainnya, yaitu tumbuh daun berbentuk roset dan terdiri dari 3 sampai 4 helai daun yang panjangnya bisa mencapai 45-140 cm, ujung daun runcing, permukaan daun biasanya tidak rata, tidak mengkilap, serta warna daun adalah hijau muda. Cara budidayanya adalah dengan melakukan stek batang atau dengan cara menumbuhkan rimpang yang memiliki tunas.

2. Sansevieria Patens

Lidah Mertua jenis ini berasal dari Afrika Timur, yakni Kenya, Tanzania, dan Uganda. Lidah Mertua jenis ini memiliki ciri-ciri, yaitu rimpang tebal dan berserat, biasanya rimpang jenis ini muncul pada permukaan tanah, daunnya cukup tebal dan berbentuk silinder, terdapat duru pada ujung daun muda dan tua, serta warna daun hijau muda dan memiliki bercak dengan warna yang lebih gelap daripada warna daun.

3. Sansevieria Trifasciata

Lidah Mertua jenis ini berasal dari Nigeria Selatan dan memiliki ciri-ciri, yaitu rimpangnya tumbuh merayap pada permukaan tanah, daunnya tebal dan mengandung air, jumlah daun biasanya lebih dari enam helai, serta ujung daunnya meruncing tapi tidak memiliki duri. Jenis Sansevieria Trifasciata ini memiliki jenis-jenis yang berbeda pula, yaitu Lorentii, Bantel’s Sensation, Futura, dan sebagainya.

Jenis Sansevieria seberulnya ada banyak, yaitu lebih kurang terdiri dari 70 jenis. Beberapa jenis Sansevieria yang lain adalah Sansevieria parva, Sansevieria Downsii Chahinian, Sansevieria Scabrifolia, Sansevieria Halii, Sansevieria Kirkii, Sansevieria Masoniana, Sansevieria Pinguicula, dan sebagainya.

Sansevieria - Membudidayakan Lidah Mertua

Untuk dapat membudidayakan tanaman Sansevieria ini cukup mudah. Anda hanya memerlukan pupuk cair untuk tanaman luar ruangan, pot yang memiliki lubang drainase, pot tanah komersil untuk kaktus, dan pisau yang tajam.

Lidah Mertua adalah tanaman yang dapat diperbanyak dengan melakukan stek atau menanam kembali rimpang tanaman tersebut. Hal yang perlu Anda lakukan adalah memotong atau memisahkan rimpang dari tanaman terdahulu. Lakukan dengan pisau tanpa memotong akar rimpang tersebut. Tarik akarnya dengan perlahan, jika kesulitan, gunakan sekop atau garpu kebun sebagai alat bantu untuk menariknya. Kemudian isilah pot dengan tanah, lalu tanamkan kembali rimpang yang telah diangkat tadi pada pot baru yang berisi tanah tersebut.

Siapkan air dan pupuk cair. Larutkan pupuk cair tersebut dalam air (perbandingan pupuk dan air biasanya tercantum pada kemasan pupuk. Pastikan tanaman terpapar sinar matahari langsung dan pantaulah selalu kelembaban tanah. Pastikan suhu pada malam hari berkisar 60 Fahreinheit dan tidak boleh kurang dari itu. Anda juga harus memastikan untuk memberikan pupuk setiap enam bulan sekali dengan pupuk cair. Gunakan pot yang lebih besar untuk memindahkan tanaman seandainya tanah yang ada pada pot kecil terlalu padat.

Sansevieria - Manfaat dan Kegunaan Lidah Mertua

Beberapa mengenai manfaat Sansevieria telah dipaparkan di atas. Namun, penting juga untuk mengetahui kegunaan tersebut secara lebih mendalam. Yuk, kita lihat beberapa kegunaan dari tanaman ini.

1. Serat untuk Tekstil

Tahukah kamu bahwa Sansevieria memiliki julukan lain, yaitu bowstringhemp. Loh, apa lagi ya itu? Bowstringhemp adalah sebuah istilah untuk serat yang fungsinya bisa untuk mengikat. Ya, semacam tali begitu.

Ini adalah sebuah julukan yang sangat beralasan karena memang daun tumbuhan ini pada zaman dahulu digunakan untuk mengikat. Mungkin karena pada zaman dahulu, belum ada tali seperti yang kita gunakan saat ini. Daun Lidah Mertua ini punya serat yang panjang karena memang daunnya pun panjang-panjang. Selain itu, seratnya juga mengkilap dan kuat, elastis dan tidak mudah rapuh, serta tahan air.

Keunggulannya inilah yang kemudian membuat Lidah Mertua dipakai sebagai bahan membuat pakaian. Serat-serat pakaian pada zaman dahulu dibuat dengan Lidah Mertua ini. Di beberapa negara, seperti Cina dan Selandia Baru, tanaman ini dibudidayakan sebagai bahan tekstil. Namun, tidak semua jenis tanaman Sansevieria ini bisa diolah menjadi bahan tekstil. Beberapa jenis tanaman Lidah Mertua yang dapat dijadikan bahan membuat pakaian adalah Sansevieria cylindrica, Sansevieria kirkii, Sansevieria trifasciata, dan Sansevieria zeylanica.

2. Sebagai Bahan bagi Obat Tradisional

Di Afrika, sansevieria telah ratusan tahun digunakan sebagai penghalau racun oleh penduduk lokal. Biasanya,  racun yang dapat disembuhkan dengan Lidah Mertua ini adalah racun yang disebabkan oleh gigitan ular dan serangga. Tentu saja keunggulan tanaman ini tidak hanya itu. Getah tumbuhan ini dapat digunakan sebagai cairan antiseptik. Bahkan, daunnya dapat dijadikan pencegahan infeksi luka dengan cara dibalutkan pada luka. Hal tersebut sudah digunakan oleh masyarakat di beberapa daerah di Asia.

Begitu luar biasanya tumbuhan ini, ia bahkan mampu menjadi obat bagi penderita diabetes dan ambeien. Biasanya  jenis yang digunakan untuk penyakit-penyakit tersebut adalah Sansevieria trifasciata. Jika Anda memiliki teman, saudara, orang tua, dan sebagainya yang terkena penyakit ini, air rebusan daun Lidah Mertua ini mungkin dapat membantu.

Anda hanya harus merebus beberapa lembar daun Lidah Mertua yang telah dipotong-potong dengan tiga gelas air. Tunggu airnya hingga sisa segelas. Air yang tingga sisa segelas inilah yang diminumkan kepada penderita diabetes dan ambeien.

3. No More Polution

Dua kegunaan Sansevieria yang telah dikemukakan tersebut telah membuat kita terkagum-kagum akan kedahsyatan tumbuhan ini. Tapi, kelebihan tanaman ini tidak cukup sampai di situ. Tahukah kamu, senyawa aktif apa yang terdapat dalam tiap helai daun Lidah Mertua? Zat senyawa itu adalah Pregnane Glykoside. Zat tersebut memiliki fungsi luar biasa, yakni mampu mengurai zat beracun menjadi senyawa-senyawa bermanfaat, misalnya, asam organik, gula, serta asam amino.

Salah satu senyawa berbahaya yang mampu diuraikan oleh Lidah Mertua adalah Kloroform. Kloroform mampu menyerang sistem saraf manusia, jantung, paru-paru, dan ginjal yang dilakukannya melalui sistem pernapasan dan juga sirkulasi darah.

Wah, ternyata, tumbuhan hebat ini juga dapat dijadikan simbol penghijauan lingkungan ya. Tidak hanya itu, kalau kamu melewati jalan raya dan melihat tumbuhan ini ditanam di pinggir jalan atau pada taman kota, ini bukan tanpa alasan. Pada jalur hijau, tanaman kecil ini punya kemampuan besar sebagai penyerap racun knalpot kendaraan.

Hebatnya lagi, jika dipajang di dalam ruangan, tanaman ini mampu mengatasi building syndrome akibat kondisi ruangan yang kurang sehat. Anda yang kerap bekerja di dapur juga perlu meletakkan tanaman ini karena kemampuannya untuk menyerap karbondioksida dan monoksida dari kompor Anda.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa satu tanaman Sansevieria trifasciata yang telah dewasa, dengan daun berkisar 4 hingga 5 helai mampu melakukan penyegaran udara dalam ruangan seluas 20 x 20 meter. Wow, tumbuhan ini memang kecil bentuknya, tapi kaya manfaat. Anda pasti tertarik dengan keunggulan tanaman ini bukan? Untuk mendapatkannya, Anda bisa membelinya di toko tanaman terdekat. Rata-rata toko bunga atau tanaman menjual tumbuhan ini karena banyak peminatnya. Selamat berburu Sansevieria.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Nuansa Tropis di Matahari Bungalow Bali
  • Pesona Keindahan Bunga Tulip
  • Macam Anggrek yang Menawan Hati
  • Merawat Palem Putri
  • Desain Taman Minimalis yang Sejuk dan Segar
  • Mengenal Budidaya Bunga Anggrek
  • Mawar Putih Yang Cantik Nan Elegan
  • Keindahan Bunga Anggrek
  • Bunga Kantil, Eksotis dan Magis
  • Mempercantik Taman dengan Tanaman Bunga Kana
  • Budidaya Bunga Mawar Ternyata Mudah
  • Tanaman Lidah Mertua
  • Nama-nama bunga
  • Cara Mudah Menanam Kembang Mawar
  • Bunga Anyelir, Si Cantik yang Berkhasiat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA